23 Kepala Madrasah Muhammadiyah Temanggung Ikuti DIKSUSKAMAD Region Jawa Tengah 2
TEMANGGUNG – Sebanyak 23 kepala madrasah Muhammadiyah Kabupaten Temanggung mengikuti Pendidikan Khusus Kepala Madrasah Muhammadiyah (DIKSUSKAMAD) Region Jawa Tengah 2 yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Kamis–Ahad (15–18/10/2026). Kegiatan ini bertempat di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah.
Keikutsertaan para kepala madrasah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajerial dalam mengelola lembaga pendidikan Muhammadiyah. Melalui pendidikan khusus ini, para peserta mendapatkan bekal pengetahuan, wawasan, serta strategi pengembangan madrasah agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
DIKSUSKAMAD dirancang untuk memperkuat kompetensi kepala madrasah dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang unggul, berkemajuan, mandiri, dan berdaya saing. Peran kepala madrasah dinilai penting karena tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan administrasi, tetapi juga mencakup kepemimpinan, pengembangan budaya mutu, inovasi pembelajaran, serta penguatan kepercayaan masyarakat.
Diikuti Kepala MI, MTs, dan MA Muhammadiyah
Sebanyak 23 peserta dari Kabupaten Temanggung berasal dari berbagai jenjang pendidikan madrasah Muhammadiyah. Berdasarkan data yang dihimpun, peserta terdiri atas 17 kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI), 3 kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 1 kepala Madrasah Aliyah (MA).
Keikutsertaan para kepala madrasah dari berbagai jenjang tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai pengelolaan lembaga pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masing-masing. Selain meningkatkan kompetensi pribadi, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Temanggung.
Kepala madrasah memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pengembangan lembaga. Kepemimpinan yang kuat, perencanaan yang terarah, serta kemampuan membangun kolaborasi menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.
Materi Kepemimpinan hingga Strategi Pengembangan Madrasah
Dalam kegiatan DIKSUSKAMAD Region Jawa Tengah 2, para peserta mendapatkan beragam materi yang berkaitan dengan penguatan kepemimpinan dan pengembangan madrasah. Materi tersebut meliputi Growth Mindset for Growth School, kepemimpinan dan manajemen sekolah, strategi perencanaan dan proyek pengembangan madrasah, budaya mutu dan kemandirian, serta kreativitas dan inovasi.
Selain itu, peserta juga mempelajari branding dan marketing madrasah, strategi sukses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), pembangunan kemitraan, kurikulum pendidikan Muhammadiyah, paradigma kepemimpinan di era digital, serta KontenMu.
Ragam materi tersebut memberikan cakupan pembelajaran yang luas, mulai dari penguatan pola pikir bertumbuh hingga strategi membangun identitas dan daya saing madrasah. Kepala madrasah diharapkan mampu memahami perubahan lingkungan pendidikan sekaligus mengembangkan pendekatan kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan lembaga.
Materi mengenai perencanaan dan proyek pengembangan madrasah, misalnya, menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan lembaga yang lebih terarah. Sementara itu, pembahasan mengenai budaya mutu, kreativitas, dan inovasi memberikan perspektif tentang pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang terus berkembang.
Di sisi lain, penguatan branding, marketing, dan kemitraan juga relevan dalam membangun hubungan yang baik antara madrasah dan masyarakat. Kepercayaan masyarakat merupakan salah satu unsur penting bagi keberlangsungan serta pengembangan lembaga pendidikan.
Pembahasan kurikulum pendidikan Muhammadiyah dan paradigma kepemimpinan di era digital turut memberikan bekal agar kepala madrasah mampu menjaga identitas pendidikan Muhammadiyah sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Mendorong Madrasah Muhammadiyah yang Unggul dan Berkemajuan
Keikutsertaan 23 kepala madrasah Muhammadiyah Kabupaten Temanggung dalam DIKSUSKAMAD Region Jawa Tengah 2 diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kegiatan pelatihan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh perlu ditindaklanjuti melalui penerapan nyata di lingkungan madrasah masing-masing.
Implementasi hasil pendidikan khusus ini dapat menjadi salah satu langkah untuk mendorong inovasi, meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat manajemen lembaga, serta membangun kepercayaan masyarakat. Dengan kepemimpinan yang terus berkembang, madrasah diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar memajukan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Temanggung. Madrasah tidak hanya dituntut mampu mempertahankan kualitas yang telah dicapai, tetapi juga perlu terus beradaptasi, mengembangkan potensi, dan membuka ruang bagi berbagai bentuk pembaruan.
Melalui DIKSUSKAMAD, para kepala madrasah diharapkan semakin siap menjalankan peran kepemimpinan secara profesional, membangun budaya mutu, serta menggerakkan seluruh unsur madrasah untuk bekerja bersama mencapai tujuan pendidikan.
Kepemimpinan yang terus bertumbuh menjadi salah satu kunci kemajuan madrasah. Dengan ilmu, inovasi, dan komitmen untuk meningkatkan mutu, madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Temanggung diharapkan semakin unggul, mandiri, dan berkemajuan.












