BeritaPCM

Semarak Kuliah Ahad Pagi PCM Kandangan: Harmoni Syiar Agama, Kepedulian Sosial, dan Aksi Kemanusiaan di Ufuk Pagi Temanggung

1
×

Semarak Kuliah Ahad Pagi PCM Kandangan: Harmoni Syiar Agama, Kepedulian Sosial, dan Aksi Kemanusiaan di Ufuk Pagi Temanggung

Sebarkan artikel ini
Semarak Kuliah Ahad Pagi PCM Kandangan: Harmoni Syiar Agama, Kepedulian Sosial, dan Aksi Kemanusiaan di Ufuk Pagi Temanggung

Semarak Kuliah Ahad Pagi PCM Kandangan: Harmoni Syiar Agama, Kepedulian Sosial, dan Aksi Kemanusiaan di Ufuk Pagi Temanggung

KANDANGAN, 12 Juli 2026 — Suasana sejuk dan berkabut khas dataran tinggi Temanggung mengiringi langkah kaki ratusan warga pada Minggu pagi, 12 Juli 2026. Sejak pukul 06.00 WIB, pelataran dan ruang utama Masjid Nurul Iman yang berlokasi di Dusun Punduhan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, telah dipadati oleh para jamaah. Kehadiran mereka bukan tanpa alasan; pagi ini Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan menggelar acara rutin dan akbar bertajuk “Kuliah Ahad Pagi” yang tidak hanya menyuguhkan asupan rohani, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial melalui layanan kesehatan dan donor darah massal.

Acara yang berlangsung dengan khidmat dari pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini sukses menarik perhatian dan antusiasme warga sekitar. Berdasarkan catatan panitia, sekitar 150-an jamaah dari berbagai rentang usia, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga kelompok lanjut usia (lansia), hadir memenuhi saf-saf masjid. Mereka duduk rapi dengan penuh kekhusyukan, menantikan siraman rohani yang menjadi agenda utama pada perhelatan pagi ini.

Semarak Kuliah Ahad Pagi PCM Kandangan: Harmoni Syiar Agama, Kepedulian Sosial, dan Aksi Kemanusiaan di Ufuk Pagi Temanggung

Hadir sebagai penceramah utama adalah Ustaz Drs. H. Asy’ari Muhadi, MA, yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung. Dalam tausiyahnya, Ustaz Asy’ari mengangkat pesan sentral yang sejalan dengan moto acara yang tertulis, yakni “Ilmu yang bermanfaat, Hidup yang berkah”. Beliau memaparkan dengan lugas dan penuh hikmah betapa pentingnya menuntut ilmu bagi setiap muslim, tidak sekadar untuk kecerdasan intelektual semata, melainkan tentang bagaimana ilmu tersebut dapat diimplementasikan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi lingkungan sekitar. Hal inilah yang pada akhirnya akan bermuara pada keberkahan hidup di dunia maupun akhirat. Gaya penyampaian beliau yang komunikatif dan diselingi dengan contoh-contoh kontekstual kehidupan sehari-hari membuat para jamaah tidak beranjak dari tempat duduknya hingga sesi ceramah usai.

Namun, daya tarik Kuliah Ahad Pagi PCM Kandangan kali ini tidak berhenti pada mimbar dakwah semata. Mengusung konsep syiar yang inklusif dan membumi, panitia penyelenggara turut merangkaikan kajian rutin ini dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Hal ini merupakan manifestasi dari teologi Al-Ma’un yang selalu dipegang teguh oleh persyarikatan, yakni kewajiban untuk menyantuni dan memberdayakan umat, termasuk dalam aspek menjaga kesehatan fisik masyarakat.

Di area serambi dan halaman masjid, panitia telah menyediakan stan khusus untuk Cek Kesehatan Gratis. Program mulia ini dapat terlaksana berkat sinergi yang apik antara panitia PCM Kandangan dengan tim medis dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan dasar kesehatan fisik serta konsultasi ringan dengan tenaga medis profesional yang bertugas. Layanan ini disambut hangat oleh jamaah, terutama dari kalangan paruh baya dan lansia. Berdasarkan pantauan dan laporan dari tim di lokasi, belasan orang jamaah tampak mengantre dengan tertib untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara saksama. Melalui deteksi dini ini, diharapkan para jamaah dapat lebih mawas diri dan menjaga pola hidup sehat agar ibadah yang mereka jalankan sehari-hari dapat semakin optimal.

Semarak Kuliah Ahad Pagi PCM Kandangan: Harmoni Syiar Agama, Kepedulian Sosial, dan Aksi Kemanusiaan di Ufuk Pagi Temanggung

Selain pemeriksaan kesehatan, aksi kemanusiaan lain yang tak kalah krusial adalah penyelenggaraan Donor Darah. Untuk kegiatan ini, PCM Kandangan menggandeng langsung Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Temanggung. Mengingat kebutuhan suplai kantong darah di fasilitas kesehatan yang terus meningkat, inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam menyelamatkan nyawa sesama yang sedang berjuang memulihkan kesehatan. Antusiasme jamaah untuk menyumbangkan darahnya patut diapresiasi tinggi. Setelah melewati serangkaian proses skrining atau pemeriksaan kesehatan awal yang cukup ketat guna memastikan kelayakan donor—seperti pengecekan kadar hemoglobin (Hb) dan tekanan darah—tercatat sebanyak 12 orang pendonor dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya pagi ini. Keberhasilan 12 orang pahlawan kemanusiaan ini tentu memberikan tambahan stok darah yang sangat berharga bagi PMI Temanggung untuk disalurkan kelak.

Kesuksesan seluruh rangkaian acara ini tentu tidak lepas dari peran aktif, solidaritas, dan kerja keras berbagai elemen di bawah naungan PCM Kandangan. Sebagaimana tersemat dalam identitas acara, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari kolaborasi lintas Organisasi Otonom (Ortom), mulai dari Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Tapak Suci, hingga Hizbul Wathan.

Guna memperluas jangkauan dakwah di era modern, acara ini juga didokumentasikan untuk disebarluaskan melalui platform digital. Publik dapat mengikuti jejak digital syiar mereka melalui Instagram, Facebook, dan YouTube resmi ‘Muhammadiyah Kandangan’, serta melalui platform TikTok di akun ‘SUARA PEMUDA’.

Secara keseluruhan, perhelatan Kuliah Ahad Pagi di Masjid Nurul Iman Punduhan hari ini sukses mengukir kesan mendalam. Kegiatan ini menjadi prototipe ideal bagaimana sebuah pengajian agama tidak hanya berhenti pada pengayaan wawasan spiritualitas, melainkan langsung bertransformasi menjadi arena penebaran manfaat sosial yang nyata. Masyarakat berharap agenda komprehensif semacam ini dapat terus dipertahankan secara berkala di masa-masa yang akan datang.

Komentar