Berita

LANGKAH TEMANGGUNG DI PANGGUNG CRM UNGGULAN 2026, PCM NGADIREJO DAN PRM KOWANGAN IKUTI PENILAIAN TINGKAT WILAYAH DI JEPARA

1
×

LANGKAH TEMANGGUNG DI PANGGUNG CRM UNGGULAN 2026, PCM NGADIREJO DAN PRM KOWANGAN IKUTI PENILAIAN TINGKAT WILAYAH DI JEPARA

Sebarkan artikel ini

LANGKAH TEMANGGUNG DI PANGGUNG CRM UNGGULAN 2026, PCM NGADIREJO DAN PRM KOWANGAN IKUTI PENILAIAN TINGKAT WILAYAH DI JEPARA

Jepara, 8–9 Agustus 2026 — Semangat menghidupkan cabang dan ranting Muhammadiyah terus bergerak dari daerah hingga tingkat wilayah. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung turut hadir dan membersamai Expo dan Penilaian Cabang dan Ranting Muhammadiyah (CRM) Unggulan Tahun 2026 tingkat wilayah yang digelar di Jepara, 8–9 Agustus 2026.

Dalam momentum tersebut, PDM Temanggung hadir secara langsung melalui Wakil Ketua PDM Temanggung, Muharrom, S.Ag., yang turut membersamai proses keikutsertaan cabang dan ranting dari Temanggung dalam penilaian CRM Unggulan tingkat wilayah.

Dari Kabupaten Temanggung, dua unsur persyarikatan berhasil melangkah hingga tahap penilaian tingkat wilayah, yakni Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngadirejo dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kowangan. Keduanya menjadi representasi Temanggung dalam ajang CRM Unggulan yang hingga saat ini masih dalam proses penilaian.

Keikutsertaan PCM Ngadirejo dan PRM Kowangan menjadi capaian penting sekaligus kebanggaan bagi PDM Temanggung. Pasalnya, kesempatan untuk tampil dalam penilaian tingkat wilayah tidak hadir begitu saja. Di baliknya terdapat proses panjang, kerja keras, konsistensi, serta berbagai aktivitas yang terus dihidupkan oleh cabang dan ranting di tengah masyarakat.

PCM Ngadirejo hadir dengan kekuatan gerakan cabang yang terus mengembangkan dakwah, pelayanan persyarikatan, dan berbagai program kemasyarakatan. Sementara PRM Kowangan menunjukkan bagaimana kekuatan Muhammadiyah dapat tumbuh dari tingkat paling dekat dengan masyarakat melalui kerja-kerja dakwah dan sosial yang dilakukan secara konsisten.

Di Jepara, seluruh potensi tersebut diperlihatkan melalui rangkaian expo dan penilaian CRM Unggulan tingkat wilayah. Berbagai program dan praktik baik yang selama ini dijalankan menjadi bagian dari proses penilaian sekaligus ruang untuk berbagi pengalaman dengan cabang dan ranting Muhammadiyah dari daerah lainnya.

Kehadiran Muharrom, S.Ag. selaku Wakil Ketua PDM Temanggung menjadi bentuk dukungan langsung dari PDM terhadap perjuangan PCM Ngadirejo dan PRM Kowangan. Dukungan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen PDM Temanggung dalam mendorong penguatan cabang dan ranting sebagai fondasi utama gerakan Muhammadiyah.

Tidak hanya PDM, Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCR) juga turut hadir membersamai kegiatan. Kehadiran LPCR menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terus memperkuat kehidupan cabang dan ranting agar semakin aktif, mandiri, produktif, dan memberikan kemanfaatan yang luas bagi masyarakat.

CRM Unggulan bukan sekadar perlombaan. Di balik proses penilaian terdapat semangat untuk melihat sejauh mana cabang dan ranting mampu menghidupkan persyarikatan secara nyata. Sebab, kekuatan Muhammadiyah tidak hanya terlihat dari struktur organisasinya, tetapi dari seberapa jauh gerakannya hadir dan dirasakan oleh masyarakat.

Dari Temanggung, dua nama kini membawa semangat itu ke panggung tingkat wilayah: PCM Ngadirejo dan PRM Kowangan.

Jepara menjadi ruang untuk menunjukkan karya. Menjadi tempat bertukar pengalaman. Sekaligus menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana ikhtiar cabang dan ranting telah berkembang.

Namun perjalanan ini belum selesai.

Penilaian masih berlangsung dan hasil akhirnya masih menunggu keputusan. Karena itu, keikutsertaan PCM Ngadirejo dan PRM Kowangan tidak semata-mata diletakkan pada persoalan menang atau kalah.

Lebih dari itu, kehadiran mereka di tingkat wilayah merupakan bukti bahwa gerakan Muhammadiyah di Temanggung terus bertumbuh dari akar rumput.

Dari ranting, lahir gerakan.
Dari cabang, tumbuh kekuatan.
Dan dari kerja-kerja yang dilakukan dengan istiqamah, Muhammadiyah terus melangkah membawa spirit Islam berkemajuan.

Temanggung hadir di Jepara. Membawa karya, membawa semangat, dan membawa harapan. Kini, biarkan proses penilaian berjalan. Apa pun hasil akhirnya nanti, perjuangan untuk menghidupkan cabang dan ranting akan terus berlanjut.

Komentar