Berita

Dorong UMKM ‘Aisyiyah Naik Kelas, MEK PDA Temanggung Perkuat Manajemen Usaha di Era Digital

1
×

Dorong UMKM ‘Aisyiyah Naik Kelas, MEK PDA Temanggung Perkuat Manajemen Usaha di Era Digital

Sebarkan artikel ini

Dorong UMKM ‘Aisyiyah Naik Kelas, MEK PDA Temanggung Perkuat Manajemen Usaha di Era Digital

Temanggung – Perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengelola, mengembangkan, dan memasarkan usahanya secara tepat. Menjawab kebutuhan tersebut, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Temanggung melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Usaha untuk UMKM ‘Aisyiyah, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang mengusung semangat “UMKM ‘Aisyiyah Tangguh, Naik Kelas dan Berkah” ini merupakan bentuk ikhtiar MEK PDA Temanggung dalam memperkuat kapasitas ekonomi anggota sekaligus mendorong pelaku UMKM ‘Aisyiyah agar semakin siap menghadapi perubahan pola usaha di era digital.

Pelatihan tersebut terselenggara melalui kolaborasi antara MEK PDA Kabupaten Temanggung dengan BUMN Telkom Temanggung dan Rumah BUMN Temanggung. Kegiatan dilaksanakan di Kantor PDA Kabupaten Temanggung, Jalan Gilingsari, Kelurahan Manding, Temanggung, mulai pukul 07.30 hingga 11.30 WIB. Adapun pemateri dalam kegiatan ini adalah Dr. Rochiyati Murniningsih, M.P. dari UNIMMA Magelang.

Peserta pelatihan merupakan anggota Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan serta pelaku UMKM ‘Aisyiyah dari berbagai cabang di Kabupaten Temanggung. Mereka datang dengan beragam pengalaman dalam menjalankan usaha, mulai dari usaha rumahan, perdagangan, hingga berbagai produk yang dikembangkan secara mandiri.

Kehadiran para pelaku UMKM tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi ‘Aisyiyah yang semakin kuat. Sebab, penguatan ekonomi tidak hanya berbicara mengenai seberapa banyak produk yang dihasilkan, tetapi juga bagaimana sebuah usaha mampu dikelola secara berkelanjutan, memiliki arah pengembangan yang jelas, serta mampu mengikuti perubahan kebutuhan konsumen.

Dari Mengelola Usaha hingga Menemukan Solusi

Pelatihan manajemen usaha ini tidak diarahkan hanya pada penyampaian teori. Peserta didorong untuk melihat kembali kondisi usaha masing-masing, menemukan persoalan yang selama ini menjadi hambatan, kemudian menentukan langkah penyelesaian yang dapat diterapkan secara nyata.

Materi pelatihan menekankan empat hal utama yang diharapkan dapat dibawa pulang oleh setiap peserta, yakni pemahaman, keputusan, solusi, dan rencana aksi.

Pada tahap pertama, peserta diajak memahami logika dasar pengelolaan UMKM. Pemahaman tersebut menjadi fondasi penting agar pelaku usaha tidak hanya menjalankan kegiatan jual beli secara rutin, tetapi juga mengetahui bagaimana sebuah usaha dapat dikelola dengan lebih terarah.

Selanjutnya, peserta diajak melakukan “bedah” terhadap usaha masing-masing dengan menemukan masalah utama yang dihadapi. Langkah ini penting karena setiap usaha memiliki karakter dan tantangan yang berbeda. Dengan mengetahui akar persoalan, pelaku UMKM dapat menentukan solusi yang lebih tepat daripada sekadar melakukan perubahan tanpa arah.

Tahap berikutnya adalah menyusun solusi yang realistis dan terukur. Peserta tidak hanya diajak memikirkan apa yang ingin dilakukan, tetapi juga bagaimana solusi tersebut dapat diterapkan sesuai kondisi usaha yang dimiliki.

Dari proses tersebut, peserta kemudian diarahkan untuk menyusun rencana aksi selama 30 hari. Dengan demikian, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada ruang pertemuan, melainkan berlanjut menjadi langkah konkret yang dapat dilakukan oleh masing-masing pelaku UMKM.

Memanfaatkan Era Digital sebagai Peluang

Salah satu tantangan sekaligus peluang yang dihadapi UMKM saat ini adalah perkembangan teknologi digital. Perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi, memilih produk, hingga melakukan transaksi membuat pelaku usaha perlu beradaptasi dengan cara pemasaran yang semakin beragam.

Bagi UMKM ‘Aisyiyah, perkembangan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan produk secara lebih luas. Produk yang sebelumnya hanya dikenal oleh masyarakat di sekitar tempat usaha dapat dikembangkan pemasarannya melalui berbagai media digital.

Karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bekal bagi anggota ‘Aisyiyah untuk mulai melihat pemasaran digital bukan sebagai sesuatu yang sulit, melainkan sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha.

Semangat yang dibangun bukan sekadar menjadikan UMKM mampu bertahan, tetapi mendorongnya untuk naik kelas. Naik kelas berarti memiliki pengelolaan yang lebih baik, kualitas produk yang terus ditingkatkan, pemasaran yang semakin luas, serta keberanian untuk melakukan inovasi sesuai perkembangan zaman.

Menguatkan Ekonomi ‘Aisyiyah dari Potensi Anggota

MEK PDA Kabupaten Temanggung memandang potensi ekonomi anggota sebagai kekuatan yang perlu terus dikembangkan. Banyak anggota ‘Aisyiyah yang telah memiliki aktivitas usaha, tetapi masih membutuhkan pendampingan dalam hal manajemen, pemasaran, pengembangan produk, dan pemanfaatan teknologi.

Melalui kegiatan seperti ini, potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang lebih terorganisasi. Kolaborasi dengan Telkom dan Rumah BUMN Temanggung juga menjadi bagian dari upaya membuka wawasan serta memperluas kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dalam mengembangkan usahanya.

Bukan hanya tentang bagaimana produk terjual, tetapi bagaimana usaha tersebut mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitarnya.

Semangat tersebut sejalan dengan harapan agar produk-produk UMKM ‘Aisyiyah dapat semakin dikenal dan memiliki jangkauan pemasaran yang lebih luas. Ilmu yang diperoleh dalam pelatihan diharapkan dapat diserap sebanyak mungkin dan diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Dengan demikian, kegiatan pelatihan menjadi bagian dari proses panjang untuk membangun pelaku UMKM yang lebih percaya diri, adaptif, dan mampu mengambil keputusan berdasarkan kondisi usahanya.

Tangguh, Naik Kelas, dan Berkah

Penguatan ekonomi melalui UMKM menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kemandirian. Ketika anggota mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan profesional, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian di lingkungan sekitarnya.

Semangat “UMKM ‘Aisyiyah Tangguh, Naik Kelas dan Berkah” pun diharapkan tidak berhenti sebagai slogan. Ia menjadi semangat bersama untuk terus belajar, memperbaiki pengelolaan usaha, memanfaatkan teknologi, memperluas jaringan pemasaran, dan membuka peluang baru.

Melalui kolaborasi, peningkatan kapasitas, dan keberanian untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, UMKM ‘Aisyiyah di Kabupaten Temanggung diharapkan mampu tumbuh semakin kuat. Produk-produk yang lahir dari kreativitas dan kerja keras anggota ‘Aisyiyah dapat memiliki ruang pemasaran yang lebih luas sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah kecil yang diharapkan dapat melahirkan perubahan besar: dari usaha yang dikelola secara sederhana menuju usaha yang lebih terencana; dari pemasaran terbatas menuju pemasaran yang lebih luas; dan dari sekadar bertahan menuju keberanian untuk berkembang.

Dengan semangat menguatkan UMKM, menggerakkan ekonomi, dan menebar keberkahan, MEK PDA Kabupaten Temanggung terus mendorong agar potensi ekonomi anggota dapat tumbuh menjadi kekuatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi keluarga, masyarakat, dan gerakan ‘Aisyiyah.

Komentar