Berita

Asah Keterampilan, Tim Jurnalistik SMP Muhammadiyah 5 Kandangan Wawancarai Camat Usai Upacara HUT RI ke-81

6
×

Asah Keterampilan, Tim Jurnalistik SMP Muhammadiyah 5 Kandangan Wawancarai Camat Usai Upacara HUT RI ke-81

Sebarkan artikel ini
Asah Keterampilan Jurnalistik, Tim Jurnalistik SMP Muhammadiyah 5 Kandangan Wawancarai Camat Usai Upacara HUT RI ke-81

Asah Keterampilan Jurnalistik, Tim Jurnalistik SMP Muhammadiyah 5 Kandangan Wawancarai Camat Usai Upacara HUT RI ke-81

KANDANGAN — Suasana khidmat upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Kandangan berubah menjadi ruang belajar interaktif bagi para pelajar. Usai rangkaian upacara kemerdekaan selesai digelar, sejumlah siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler jurnalistik SMP Muhammadiyah 5 Kandangan langsung menghampiri Camat Kandangan, Januri, S.STP., untuk melakukan sesi wawancara eksklusif.

Dengan membawa buku catatan, alat perekam suara, dan mikrofon sederhana, tim jurnalis cilik ini tampil percaya diri mengajukan beberapa pertanyaan terkait makna kemerdekaan ke-81 bagi generasi muda serta program pembangunan wilayah Kecamatan Kandangan ke depan.

Januri, S.STP., menyambut hangat inisiatif para siswa tersebut. Di tengah kesibukannya usai memimpin jalannya agenda upacara, ia meluangkan waktu secara khusus untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan siswa dengan ramah dan lugas.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi keberanian adik-adik dari SMP Muhammadiyah 5 Kandangan. Momen peringatan kemerdekaan ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar di Kandangan memiliki inisiatif tinggi, kritis, dan berani tampil untuk menggali informasi secara langsung dari narasumber,” ujar Januri di sela-sela sesi wawancara di Lapangan Merdeka Kandangan.

Januri juga berpesan agar para siswa terus melatih kemampuan komunikasi, menjaga etika dalam mencari berita, serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyebarkan narasi-narasi positif bagi kemajuan daerah.

Wadah Baru Pembentuk Karakter dan Literasi Digital

Aksi wawancara langsung di lapangan ini merupakan salah satu program perdana ekstrakurikuler jurnalistik SMP Muhammadiyah 5 Kandangan yang baru saja resmi diluncurkan. Pihak sekolah memfasilitasi wadah ini guna memberikan pengalaman praktis di dunia literasi dan media massa bagi para peserta didik.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, M. Ali Imron, S.Pd., dalam keterangannya, menjelaskan bahwa pembentukan ekstrakurikuler jurnalistik dilatarbelakangi oleh kebutuhan siswa untuk memahami arus informasi modern yang kian cepat. Sekolah ingin anak didik tidak hanya menjadi konsumen konten pasif di media sosial, melainkan produsen informasi yang kritis, objektif, dan bertanggung jawab.

Melalui bimbingan jurnalistik, siswa diajarkan dasar-dasar peliputan, teknik penulisan berita, etika wawancara, hingga pengemasan konten multimedia yang menarik. Praktik meliput kegiatan upacara tingkat kecamatan ini dirancang untuk menguji mental, keberanian bertanya, dan keterampilan siswa dalam mengolah fakta di lapangan secara langsung.

Misi Menyampaikan Kabar Baik dan Media Dakwah Digital

Tujuan utama dari pembentukan ekstrakurikuler ini terbagi ke dalam dua pilar utama: penyebaran kabar baik di lingkungan sekitar dan sarana dakwah di era digital.

Pertama, para siswa dilatih untuk peka terhadap berbagai peristiwa positif, prestasi warga, potensi lokal, maupun kegiatan kemasyarakatan di wilayah Kandangan. Kemampuan menangkap fakta dan menyampaikannya secara jujur diharapkan mampu membangun citra positif lingkungan sekitar serta mengimbangi peredaran hoaks dan berita bohong di dunia maya.

Kedua, sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah, sekolah menempatkan literasi media sebagai sarana dakwah kontemporer. Di era digital saat ini, penyampaian nilai-nilai kebajikan (amar ma’ruf nahi munkar) dinilai sangat efektif jika dikemas melalui tulisan berita, artikel inspiratif, foto jurnalistik, dan video informatif yang disebarkan melalui platform daring sekolah.

Salah seorang siswa perwakilan tim jurnalistik mengaku antusias dan sempat merasa gugup saat pertama kali berbicara langsung dengan orang nomor satu di Kecamatan Kandangan tersebut. Namun, kesempatan itu dinilai menjadi pengalaman berharga yang tidak bisa didapatkan hanya melalui pembelajaran teori di dalam kelas.

“Awalnya ada rasa cemas karena baru pertama kali mewawancarai pejabat publik secara resmi. Tetapi Pak Camat sangat ramah, jadi kami bisa bertanya dengan lancar. Pelajaran di ekskul jurnalistik hari ini terasa langsung manfaatnya,” tutur salah satu anggota tim peliput.

Langkah perdana siswa-siswi SMP Muhammadiyah 5 Kandangan di Lapangan Merdeka ini menandai komitmen sekolah dalam melahirkan generasi melek media. Ke depan, karya-karya liputan para siswa rencananya akan dipublikasikan secara berkala melalui buletin dinding sekolah, majalah digital, serta akun media sosial resmi milik sekolah sebagai wujud nyata jurnalisme positif di tingkat pelajar.

Komentar