18 Murid MI Muhammadiyah Purwodadi Raih Prestasi di Temanggung Open Championship Piala Dandim 0706
TEMANGGUNG — Sebanyak 18 murid MI Muhammadiyah Purwodadi berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Temanggung Open Championship (TOC) 2 Piala Dandim 0706 Temanggung yang berlangsung di Tenis Indoor GOR Bambu Runcing Temanggung, 2–4 Oktober 2026.
Kejuaraan tersebut menjadi ajang bagi para atlet pencak silat dari berbagai kelompok usia untuk menunjukkan kemampuan, mental bertanding, sekaligus menjunjung tinggi sportivitas. Berdasarkan informasi penyelenggara, peserta yang mengikuti kompetisi berada di kisaran 556 hingga 580 pesilat dari berbagai daerah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Temanggung bekerja sama dengan Kodim 0706/Temanggung.
Keikutsertaan 18 murid MI Muhammadiyah Purwodadi dalam kompetisi tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang, termasuk olahraga pencak silat.
Tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik dan teknik bertanding, pencak silat juga menjadi sarana bagi para murid untuk belajar tentang kedisiplinan, keberanian, sportivitas, kerja keras, serta kepercayaan diri.
18 Murid Berhasil Bawa Pulang Gelar Juara
Dalam kejuaraan tersebut, seluruh 18 murid MI Muhammadiyah Purwodadi berhasil meraih prestasi pada kategori dan kelas pertandingan masing-masing.
Capaian tersebut menjadi hasil membanggakan karena para murid harus berhadapan dengan atlet dari berbagai kelompok usia dan daerah yang turut ambil bagian dalam TOC 2 Piala Dandim 0706 Temanggung.
Delapan murid berhasil meraih Juara 1, yakni Anfa Abra Natagama, Aufa Abdullah El Azzam, Nazril Akhmad Alkhasani, Muhammad Musa Nailun Nabhan, Satria Athalla Bramantyo, Muhammad Annajmussaqib Al Aziz, Haidar Jesta Adabi, dan Argenta Malik Handaru.
Sementara itu, Aldeif Narain Zeroun, Safira Mecca Anjani, Almira Zaidatul Husna, Anindira Yasna Umaiza, Saqif Athwa Az-Zafran, Raqila Atharuf Al Gibran, dan Ben Arfa Muhammad berhasil meraih Juara 2.
Adapun Adeva Qaireen Zhafirah, Meysha Shakila Ardania, dan Muhammad Raffasya Alfarizqi berhasil meraih Juara 3 pada kategori masing-masing.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik madrasah memiliki ruang yang luas untuk berkembang. Pendidikan tidak hanya berbicara mengenai kemampuan akademik, tetapi juga bagaimana peserta didik menemukan minat, mengasah bakat, dan membangun karakter melalui berbagai aktivitas positif.
Belajar Disiplin dan Berani melalui Kompetisi
Pihak madrasah menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kejuaraan bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi menjadi pengalaman penting bagi anak-anak untuk belajar menghadapi tantangan dan mengembangkan mental bertanding.
“Kejuaraan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar bertanding, tetapi juga belajar disiplin, berani, dan menghargai lawan,” ujar pihak madrasah.
Pengalaman bertanding juga memberikan kesempatan kepada para murid untuk belajar menerima hasil dengan sikap sportif. Kemenangan menjadi motivasi untuk terus berkembang, sementara pengalaman belum mencapai hasil yang diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki diri.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karakter. Melalui olahraga, para murid belajar bahwa prestasi membutuhkan proses, latihan, kedisiplinan, serta keberanian untuk menghadapi tantangan.
Dukungan Madrasah dan Orang Tua Jadi Bagian dari Prestasi
Pihak madrasah menyampaikan bahwa capaian para murid tidak terlepas dari semangat mereka dalam berlatih serta dukungan berbagai pihak, terutama orang tua, pelatih, dan madrasah.
Dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk terus mengembangkan bakat yang mereka miliki. Ketika potensi peserta didik mendapatkan ruang dan pendampingan yang baik, kemampuan tersebut dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.
Keikutsertaan dalam kompetisi juga diharapkan tidak membuat para murid berhenti setelah memperoleh penghargaan. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih, memperbaiki kemampuan, dan berani mengikuti kompetisi berikutnya.
Bagi madrasah, prestasi 18 murid dalam TOC 2 Piala Dandim 0706 Temanggung menjadi bukti bahwa pengembangan peserta didik dapat dilakukan melalui berbagai jalur. Akademik dan nonakademik dapat berjalan beriringan untuk membentuk anak-anak yang memiliki kemampuan, karakter, dan semangat berprestasi.
Terus Berlatih, Terus Berprestasi
Capaian 18 murid MI Muhammadiyah Purwodadi dalam ajang Temanggung Open Championship 2 Piala Dandim 0706 Temanggung menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi madrasah untuk terus mendukung potensi peserta didik.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi pengalaman yang membekas bagi para murid, sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa setiap bakat yang dikembangkan dengan sungguh-sungguh dapat menjadi jalan menuju prestasi.
Dengan dukungan madrasah, orang tua, pelatih, dan lingkungan yang positif, para murid diharapkan terus tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki disiplin, keberanian, sportivitas, dan akhlak yang baik.
Selamat kepada 18 murid MI Muhammadiyah Purwodadi. Terus berlatih, terus bertumbuh, dan terus mengukir prestasi!
MI Muhammadiyah Purwodadi — Berprestasi, Berkarakter, dan Menginspirasi












