PDM Temanggung Gelar Turba di PCM Kedu, Perkuat Koordinasi dan Pengembangan Dakwah Persyarikatan
KEDU – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung melaksanakan kegiatan turun ke bawah (turba) di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedu pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung PCM Kedu tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi organisasi, serta meningkatkan sinergi dalam menjalankan dakwah dan mengembangkan amal usaha Muhammadiyah di tingkat cabang.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur PCM Kedu, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kedu, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ora, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), serta seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berada di wilayah Kedu. Kehadiran berbagai unsur Persyarikatan tersebut menunjukkan pentingnya kebersamaan dan koordinasi dalam membangun gerakan Muhammadiyah yang berkemajuan.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, dimulai dari kultum, penyampaian materi, hingga sosialisasi program dan pengembangan organisasi. Setiap sesi menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai peran Muhammadiyah, baik dalam bidang dakwah, pelayanan kepada masyarakat, maupun pengelolaan amal usaha.
Kultum yang mengawali kegiatan memberikan penguatan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam menjalankan amanah Persyarikatan. Melalui penguatan spiritual tersebut, para peserta diajak untuk terus menjaga keikhlasan, meningkatkan semangat berkhidmat, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas organisasi.
Setelah kultum, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi yang menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas dan koordinasi antarunsur Muhammadiyah di tingkat cabang. Forum ini juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi antara PDM, PCM, PCA, PRM, KOKAM, dan AUM agar pelaksanaan program Persyarikatan dapat berjalan selaras dengan tujuan bersama.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah sosialisasi KPI. Melalui sesi ini, peserta memperoleh ruang untuk memahami program dan arah pelaksanaan KPI sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas gerakan Persyarikatan. Sosialisasi tersebut juga menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman dan mendorong koordinasi yang lebih baik di antara unsur-unsur yang terlibat.
Selain itu, kegiatan turba turut diisi dengan sosialisasi dari Tim Pengembangan Klinik Muhammadiyah dan Aisyiyah. Agenda ini menjadi bagian dari perhatian Persyarikatan terhadap pengembangan layanan kesehatan sebagai salah satu bentuk dakwah sosial. Melalui pengembangan fasilitas dan pelayanan kesehatan, Muhammadiyah dan Aisyiyah diharapkan dapat terus memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran amal usaha di bidang kesehatan.
Sosialisasi tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan arah pengembangan klinik serta membangun pemahaman mengenai pentingnya dukungan dan sinergi berbagai unsur Persyarikatan. Pengembangan layanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas, tetapi juga dengan komitmen memberikan pelayanan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Pelaksanaan turba di PCM Kedu menjadi salah satu bentuk ikhtiar PDM Temanggung dalam menjaga kedekatan dengan pimpinan di tingkat cabang dan ranting, sekaligus memastikan komunikasi organisasi tetap terjalin dengan baik. Melalui pertemuan secara langsung, berbagai unsur Persyarikatan dapat memperkuat hubungan kerja, menyelaraskan program, serta membangun semangat kolektif dalam menghadapi kebutuhan dan tantangan dakwah di tengah masyarakat.
Keterlibatan PCA Kedu, PRM Ora, KOKAM, dan seluruh AUM dalam kegiatan ini turut menegaskan bahwa kemajuan Muhammadiyah merupakan tanggung jawab bersama. Setiap unsur memiliki peran penting dalam mendukung dakwah, memperkuat kaderisasi, mengembangkan amal usaha, serta menghadirkan manfaat nyata bagi umat.
Dengan terlaksananya kegiatan turba pada 10 Oktober 2026, diharapkan koordinasi antara PDM Temanggung dan PCM Kedu semakin kuat. Selain menjadi sarana silaturahmi dan penguatan organisasi, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tindak lanjut program yang telah disosialisasikan sehingga gerakan Muhammadiyah di wilayah Kedu semakin terarah, solid, dan berkemajuan.
Melalui sinergi seluruh unsur Persyarikatan, Muhammadiyah diharapkan terus menghadirkan dakwah Islam yang mencerahkan serta memperluas kontribusi dalam bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.












