Berita

Membanggakan! Guru SD Muhammadiyah Parakan Dipercaya Jadi Narasumber Briefing Nasional Kemenkeu Mengajar ke-11

24
×

Membanggakan! Guru SD Muhammadiyah Parakan Dipercaya Jadi Narasumber Briefing Nasional Kemenkeu Mengajar ke-11

Sebarkan artikel ini

Membanggakan! Guru SD Muhammadiyah Parakan Dipercaya Jadi Narasumber Briefing Nasional Kemenkeu Mengajar ke-11

TEMANGGUNG – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Temanggung. Muhammad Arfian Hariz, S.Ag., guru SD Muhammadiyah Parakan, dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Briefing Nasional Kemenkeu Mengajar ke-11 yang diselenggarakan pada Selasa (13/10/2026) di Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta.

Keterlibatan tersebut menjadi kesempatan bagi Muhammad Arfian Hariz untuk berbagi pengetahuan dan kompetensi di bidang dokumentasi dalam forum berskala nasional. Kepercayaan ini sekaligus menunjukkan bahwa potensi dan keahlian seorang guru dapat berkembang melampaui ruang kelas serta memberikan manfaat bagi komunitas yang lebih luas.

Kegiatan Briefing Nasional Kemenkeu Mengajar ke-11 diikuti sekitar 7.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, baik secara daring melalui Zoom maupun secara luring. Jumlah peserta tersebut menunjukkan luasnya jangkauan kegiatan sekaligus menjadi ruang kolaborasi, pembekalan, dan berbagi pengalaman bagi pihak-pihak yang terlibat dalam gerakan Kemenkeu Mengajar.

Berbagi Kompetensi Dokumentasi di Forum Nasional

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Arfian Hariz membagikan kompetensinya di bidang dokumentasi, sesuai dengan keahlian yang selama ini dikembangkan. Dokumentasi memiliki peran penting dalam merekam proses, mengabadikan peristiwa, serta menyampaikan cerita dan informasi kegiatan kepada khalayak yang lebih luas.

Lebih dari sekadar mengambil gambar, dokumentasi menjadi bagian dari proses komunikasi visual yang membantu masyarakat memahami rangkaian kegiatan dan pesan yang ingin disampaikan. Melalui dokumentasi yang baik, berbagai pengalaman, proses pembelajaran, dan praktik positif dapat diabadikan sekaligus dibagikan kepada publik.

Keterlibatan Muhammad Arfian Hariz sebagai narasumber menjadi wujud kontribusi seorang pendidik melalui bidang keahlian yang dimilikinya. Pengalaman dan kompetensi yang dikembangkan di lingkungan sekolah dapat menjadi bekal untuk mengambil peran dalam berbagai kegiatan di luar tugas pembelajaran sehari-hari.

Kesempatan ini juga memperlihatkan pentingnya pengembangan kompetensi secara berkelanjutan bagi seorang guru. Selain menjalankan peran mendidik peserta didik, guru memiliki ruang untuk terus belajar, berbagi pengetahuan, dan berkontribusi dalam kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas.

Kemenkeu Mengajar, Gerakan Berbagi Inspirasi bagi Pelajar Indonesia

Kemenkeu Mengajar merupakan gerakan kerelawanan yang diinisiasi oleh pegawai Kementerian Keuangan untuk berbagi pengetahuan dan inspirasi kepada pelajar Indonesia. Melalui gerakan ini, para relawan turut mengenalkan peran Kementerian Keuangan serta pentingnya keuangan negara bagi pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan Kemenkeu Mengajar ke-11, Briefing Nasional menjadi ruang pembekalan dan berbagi pengetahuan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Berbagai aspek pendukung dipersiapkan agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan pesan yang disampaikan kepada para pelajar dapat menjangkau sasaran secara optimal.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, keterampilan dokumentasi menjadi salah satu aspek yang turut mendukung penyampaian informasi. Dokumentasi membantu merekam perjalanan kegiatan, menyimpan berbagai momen penting, dan menghadirkan gambaran pelaksanaan program kepada masyarakat.

Dengan demikian, kompetensi dokumentasi tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap kegiatan, tetapi juga berperan dalam mendukung penyebarluasan informasi dan pengalaman. Hasil dokumentasi dapat menjadi rekam jejak sekaligus sarana untuk memperkenalkan berbagai praktik baik kepada khalayak yang lebih luas.

Menjadi Kebanggaan SD Muhammadiyah Parakan

Bagi SD Muhammadiyah Parakan, kepercayaan yang diberikan kepada Muhammad Arfian Hariz menjadi kebanggaan tersendiri. Keterlibatannya dalam forum nasional tersebut menjadi gambaran bahwa guru memiliki beragam potensi yang dapat terus dikembangkan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Sekolah memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi guru untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan kompetensinya. Ketika potensi tersebut memperoleh kesempatan untuk dibagikan, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjangkau komunitas dan masyarakat yang lebih luas.

Keikutsertaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga besar SD Muhammadiyah Parakan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menghasilkan karya, dan berani mengambil peran dalam berbagai kesempatan. Pengembangan kompetensi menjadi bagian penting dalam membangun pendidik yang adaptif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan zaman.

Prestasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kontribusi dalam dunia pendidikan dapat hadir melalui berbagai bidang. Setiap keahlian yang dikembangkan dengan sungguh-sungguh memiliki peluang untuk memberikan manfaat, memperluas jejaring kolaborasi, dan menghadirkan praktik baik yang dapat dipelajari bersama.

Kepercayaan kepada Muhammad Arfian Hariz dalam Briefing Nasional Kemenkeu Mengajar ke-11 menjadi langkah positif dalam memperkenalkan kontribusi pendidik Muhammadiyah di tingkat nasional. Semangat untuk terus belajar dan berbagi diharapkan dapat tumbuh di kalangan guru, sehingga semakin banyak pendidik yang mampu mengembangkan potensi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari SD Muhammadiyah Parakan untuk Indonesia. Terus bertumbuh, berbagi praktik baik, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Komentar