Berita

AKMT Gelar Yudisium Perdana, Dorong Lulusan Berdaya Saing

6
×

AKMT Gelar Yudisium Perdana, Dorong Lulusan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

AKMT Gelar Yudisium Perdana, Dorong Lulusan Berdaya Saing

TEMANGGUNG – Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) menggelar Yudisium Program Diploma Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis (29/10/2026) di Aula KH Sudjak, Kampus C AKMT. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi AKMT dalam mengantarkan lulusan angkatan pertama menuju dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Direktur II Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), Min Adadiyah, S.K.M., M.P.H., menegaskan bahwa dukungan kampus kepada mahasiswa tidak berhenti setelah mereka menyelesaikan pendidikan. AKMT berkomitmen untuk terus mendampingi alumni dalam mempersiapkan langkah karier sesuai minat dan potensi masing-masing.

“Kami akan tetap menyediakan bahu untuk bersandar, menjadi partner, sekaligus jembatan menuju dunia kerja yang sesungguhnya. Kami siap mendampingi alumni dalam mencari peluang kerja yang sesuai dengan minat dan potensi masing-masing,” ungkap Min Adadiyah.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Yuni Indrawati, S.SiT., S.K.M., M.A.N., menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa yang resmi dinyatakan lulus melalui pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium. Ia berpesan agar para lulusan tetap memiliki semangat untuk berjuang dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Perjalanan kalian tidak berhenti sampai di sini. Teruslah berusaha dan jangan mudah menyerah, karena ketika ada kemauan, di situ pasti ada jalan,” pesan Yuni.

Bekal Profesional Memasuki Dunia Kerja

Sementara itu, Direktur AKMT, dr. Galih Herlambang, Sp.A., mengingatkan bahwa dunia kerja menuntut kesiapan yang berbeda dibandingkan dengan proses pembelajaran di bangku kuliah. Menurutnya, lulusan perlu mempersiapkan diri tidak hanya dari sisi pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sikap profesional serta kemampuan berinteraksi di lingkungan kerja.

“Ketika memasuki dunia kerja, pola pikir harus berubah. Di perkuliahan, ketika menghadapi ujian, masih ada kesempatan remedial. Namun, di dunia kerja, kinerja akan dievaluasi dan hasilnya dapat menentukan apakah kalian bisa melanjutkan pekerjaan atau tidak. Karena itu, jaga attitude, bangun pengalaman, serta latih kemampuan berinteraksi dengan pasien dan teman sejawat. Bukan IPK yang dilihat, tetapi bagaimana kalian bekerja dan membawa diri,” jelasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para lulusan bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik. Kemampuan menerapkan kompetensi, menjaga etika, membangun komunikasi, dan menunjukkan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam menghadapi tuntutan profesi, khususnya di bidang kesehatan.

Penetapan Kelulusan dan Apresiasi Prestasi Mahasiswa

Prosesi yudisium dilanjutkan dengan pembacaan SK Yudisium Program Diploma AKMT Tahun Akademik 2025/2026 oleh Ketua Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK), Ayu Fadhila, S.K.M., M.K.M., sebagai penetapan kelulusan mahasiswa.

Pada kesempatan yang sama, AKMT juga menyerahkan AKMT Library Achievement Award kepada mahasiswa yang paling cepat menyelesaikan kewajiban perpustakaan pada semester V dan VI. Penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus bentuk apresiasi atas kedisiplinan mahasiswa dalam menuntaskan tanggung jawab akademiknya.

Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur atas capaian pendidikan yang telah diraih dan harapan agar para lulusan memperoleh kemudahan dalam menempuh perjalanan berikutnya.

Melalui yudisium perdana ini, AKMT berharap para lulusan mampu memasuki dunia kerja dengan bekal kompetensi, sikap profesional, serta kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kampus juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi mitra bagi alumni dalam menemukan peluang karier dan mendorong kontribusi nyata di bidang kesehatan sesuai kompetensi yang dimiliki.

Yudisium bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari pengabdian dan kesempatan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Komentar