Berita

Doa Bersama Menjelang UKOMNAS, AKMT Bekali Mahasiswa D3 RMIK dengan Ikhtiar dan Doa

4
×

Doa Bersama Menjelang UKOMNAS, AKMT Bekali Mahasiswa D3 RMIK dengan Ikhtiar dan Doa

Sebarkan artikel ini

Doa Bersama Menjelang UKOMNAS, AKMT Bekali Mahasiswa D3 RMIK dengan Ikhtiar dan Doa

Temanggung – Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) menyelenggarakan doa bersama sebagai bentuk dukungan dan persiapan spiritual bagi mahasiswa Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) yang akan menghadapi Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS). Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/8) di Kampus C AKMT tersebut diikuti oleh mahasiswa semester akhir, dosen, dan tenaga kependidikan.

Dalam kegiatan ini, AKMT menghadirkan Ust. Suwondo Abu Kahfi, M.Pd.I., Dosen Al Islam Kemuhammadiyahan, untuk memberikan tausiyah sekaligus penguatan spiritual dan motivasi kepada mahasiswa menjelang pelaksanaan UKOMNAS.

Kaprodi D3 RMIK AKMT, Ayu Fadhila, S.K.M., M.K.M., menyampaikan bahwa UKOMNAS merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan. Ia mengingatkan mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara optimal karena keberhasilan dalam ujian menjadi tanggung jawab masing-masing.

“UKOM ini tidak ada yang bisa membantu kalian. Ini penentuan untuk kalian sendiri, jadi persiapkan diri sebaik mungkin dan jangan lupa meminta doa serta restu kepada orang tua,” tuturnya.
Sementara itu, Ust. Suwondo Abu Kahfi mengajak mahasiswa untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan diri, baik dari sisi akademik maupun spiritual. Mahasiswa diingatkan agar tidak berlebihan dalam memikirkan rasa takut dan kekhawatiran menghadapi ujian. Sebaliknya, kecemasan perlu diimbangi dengan ikhtiar melalui belajar, berdoa, serta memohon kepada Allah SWT agar ilmu yang telah diperoleh dapat menjadi ilmu yang bermanfaat.

Dalam penguatannya, beliau juga menekankan bahwa kompetensi seorang tenaga kesehatan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari akhlak dan sikap dalam menjalankan profesi. Menurutnya, mahasiswa dan alumni merupakan cerminan institusi, sehingga perilaku yang baik perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika memasuki dunia kerja.

Selain mempersiapkan diri secara akademik, mahasiswa juga diajak untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia, terutama orang tua. Memohon maaf, doa, dan restu kepada orang tua menjadi salah satu ikhtiar penting sebelum menghadapi ujian.

Doa bersama ini menjadi ruang bagi mahasiswa semester akhir D3 RMIK AKMT untuk menenangkan diri, memperkuat mental dan spiritual, serta menyatukan ikhtiar dengan doa. Melalui persiapan yang matang dan dukungan dari sivitas akademika serta keluarga, mahasiswa diharapkan mampu menghadapi UKOMNAS dengan optimisme dan memperoleh hasil terbaik bagi diri sendiri, keluarga, dan almamater.

Komentar