Gerakkan Semangat Jum’at Pon, PCM Kandangan Bersama Ranting dan Seluruh AUM Gelar Aksi Bersih Lingkungan Serentak
KANDANGAN – Menindaklanjuti Surat Edaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung Nomor 168/III.0/A/2026 mengenai Gerakan Jum’at Bersih, segenap elemen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan menghelat kerja bakti massal kebersihan lingkungan serentak pada momentum Jum’at Pon. Kegiatan rutin selapanan ini melibatkan jajaran pimpinan cabang, seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), organisasi otonom, hingga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kecamatan Kandangan.
Mengusung semboyan “Bersih Lingkungannya, Kuat Persyarikatannya”, gerakan ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian ekologis sekaligus merekatkan ukhuwah antarwarga persyarikatan. Pagi hari sejak pukul 06.30 WIB, suasana kebersamaan tampak membuncah di berbagai titik sentral dakwah dan pendidikan Muhammadiyah di wilayah Kandangan.
Aksi bersih-bersih difokuskan pada pembenahan fasilitas publik, kompleks madrasah dan sekolah, masjid, musala, serta saluran drainase di lingkungan permukiman sekitar. Di ranah pendidikan dasar dan menengah, dua institusi pendidikan andalan PCM Kandangan—SMP Muhammadiyah 5 (MUMA) Kandangan dan MI Muhammadiyah Baledu—tampil terdepan dengan mengerahkan ratusan siswa, guru, serta tenaga kependidikan.
Di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, para pelajar membagi tugas secara berkelompok. Sebagian siswa membersihkan ruang kelas, menata taman sekolah, serta memilah sampah organik dan anorganik di halaman kampus. Kelompok lainnya, didampingi para guru, turun ke jalan membersihkan selokan dan bahu jalan di depan gerbang sekolah.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Kandangan menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda gotong royong biasa, melainkan media pendidikan karakter bagi para peserta didik. Menurutnya, pembiasaan menjaga kebersihan selaras dengan pesan moral poster sekolah yang menekankan bahwa lingkungan bersih dan sehat akan mendongkrak prestasi belajar. Para siswa diajak memahami bahwa iman tercermin langsung lewat kepedulian terhadap kelestarian alam dan kebersihan tempat belajar.
Semangat serupa terlihat nyata di MI Muhammadiyah Baledu. Sejak pagi hari, para guru memandu para murid membawa peralatan kebersihan seperti sapu lidi, cikrak bambu, dan kantong sampah ramah lingkungan. Anak-anak madrasah tampak riang memungut dedaunan gugur, membersihkan rumput liar di sekitar lapangan, serta membersihkan area tempat wudu musala.

Keterlibatan ranting-ranting Muhammadiyah di tingkat desa turut mengukuhkan keberhasilan aksi serentak ini. PRM Baledu dan PRM Kedungumpul mengerahkan warga persyarikatan serta pimpinan ranting untuk membersihkan masjid-masjid jami’, musala warga, hingga fasilitas umum desa. Di Ranting Baledu, kerja bakti dipusatkan di sekitar kompleks perguruan Muhammadiyah dan masjid ranting. Warga kompak mengangkut endapan lumpur selokan guna mengantisipasi genangan air di musim hujan.
Sementara itu di Ranting Kedungumpul, para bapak dan pemuda Muhammadiyah bahu-membahu menata area sekitar fasilitas umum desa. Kebersihan tempat ibadah menjadi perhatian utama, mulai dari mencuci karpet masjid, membersihkan mimbar, mengepel lantai, hingga memastikan tempat wudu bebas dari lumut. Kehadiran Ranting Baledu, Ranting Kedungumpul, dan ranting-ranting lainnya di se-Cabang Kandangan menjadi bukti solidnya struktur persyarikatan dalam merespons instruksi pimpinan.

Ketua PCM Kandangan menegaskan bahwa aksi kebersihan pada setiap Jum’at Pon ini merupakan mandat penting dari edaran PDM Temanggung yang disepakati lintas majelis dan lembaga, termasuk LPCR, Majelis Dikdasmen, LHKP, dan MPMLH. Selain membersihkan lingkungan, edaran tersebut juga mengamanatkan implementasi gaya hidup minim sampah (less waste). Dalam kegiatan ini, seluruh panitia dan relawan diimbau untuk menghindari penggunaan kemasan plastik sekali pakai, baik untuk konsumsi maupun wadah makanan, serta menggantinya dengan bahan alami seperti besek bambu atau daun pisang.
Selain aksi lapangan, PCM Kandangan bersama AUM aktif mengampanyekan Gerakan Jum’at Bersih melalui kanal media sosial resmi, seperti Instagram dan grup komunikasi warga persyarikatan. Dokumentasi kegiatan para siswa dan masyarakat diunggah sebagai bentuk syiar edukatif agar masyarakat luas tergerak menjaga keasrian tempat tinggalnya.
Melalui konsistensi Gerakan Jum’at Pon ini, PCM Kandangan optimistis ikhtiar menjaga kebersihan lingkungan mampu menjadi budaya yang mengakar kuat di kalangan pendidik, pelajar, serta seluruh kader Muhammadiyah. Lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi lahirnya masyarakat Islam yang berkemajuan, mencerahkan umat, dan menghadirkan kemaslahatan nyata bagi sesama.














