Berita

Mahasiswa AKMT Ghufron Zachri Sabet Juara Berbakat Duta GenRe Temanggung 2026

5
×

Mahasiswa AKMT Ghufron Zachri Sabet Juara Berbakat Duta GenRe Temanggung 2026

Sebarkan artikel ini

Mahasiswa AKMT Ghufron Zachri Sabet Juara Berbakat Duta GenRe Temanggung 2026

TEMANGGUNG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT). Ghufron Zachri, mahasiswa AKMT, berhasil mengukir prestasi dalam ajang Pemilihan Duta GenRe (Pildugen) Kabupaten Temanggung 2026. Perwakilan AKMT tersebut sukses melaju hingga babak final dan meraih predikat Juara Berbakat dalam agenda tahunan yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPPAPPKB) bersama Forum GenRe Kabupaten Temanggung.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Temanggung 2026 yang berlangsung semarak di Gedung Graha Bumi Phala, Sabtu (12/9). Momen penganugerahan menjadi puncak dari rangkaian proses panjang yang telah dilalui para peserta sejak tahap awal seleksi hingga malam penentuan.

Kegiatan tersebut turut mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Temanggung. Bupati Temanggung hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran instansi daerah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya dalam membangun remaja yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kepedulian sosial, serta kesiapan dalam merancang masa depan.

Pemilihan Duta GenRe tidak sekadar menjadi ajang pencarian figur muda berbakat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi salah satu ruang bagi remaja untuk mendapatkan penguatan literasi dan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan yang dapat memengaruhi kualitas kehidupan generasi muda.

Program GenRe juga menjadi sarana edukasi dan pencegahan terhadap berbagai ancaman TRIAD KRR, yakni pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan NAPZA. Melalui pembekalan dan berbagai tahapan seleksi yang harus dilalui, peserta didorong untuk memiliki kemampuan komunikasi publik, kepemimpinan, penyuluhan, serta kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi remaja di lingkungan sekitarnya.

Para Duta GenRe diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus teman sebaya yang dapat menyampaikan informasi secara tepat dan mudah diterima oleh kalangan remaja. Dengan demikian, keberadaan mereka diharapkan turut mendukung remaja dalam menentukan pilihan yang berkaitan dengan pendidikan, pengembangan diri, karier, hingga perencanaan kehidupan dan keluarga di masa mendatang.

Bagi Ghufron, capaian sebagai Juara Berbakat merupakan hasil dari proses panjang yang tidak diperoleh secara instan. Ia harus melewati berbagai tahapan seleksi dan berhadapan dengan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Temanggung. Persaingan tersebut akhirnya membawa Ghufron masuk ke dalam 10 pasang finalis terbaik atau 20 peserta yang berhak melanjutkan perjuangan menuju babak akhir.

Perjalanan Ghufron dalam ajang tersebut dimulai dari tahap pendaftaran dan ujian pengetahuan yang dilaksanakan secara daring. Setelah berhasil melewati tahap awal, ia kemudian mengikuti sejumlah tahapan lanjutan yang menguji pengetahuan, kemampuan berpikir, komunikasi, hingga keterampilan dalam menyampaikan edukasi GenRe.

Salah satu tahapan yang harus dilalui adalah Focus Group Discussion (FGD). Pada tahap ini, peserta dituntut untuk mampu berdiskusi dan menyampaikan gagasan mengenai isu-isu yang berkaitan dengan remaja. Setelah itu, Ghufron mengikuti unjuk kebolehan dalam praktik penyuluhan GenRe serta menjalani sesi wawancara secara mendalam.

Perjuangan tersebut terus berlanjut setelah dirinya dinyatakan berhasil masuk dalam Top 10. Ghufron kemudian mengikuti rangkaian pembekalan materi secara intensif sebagai bekal untuk menghadapi tahapan berikutnya. Tidak hanya menerima materi, para finalis juga ditantang untuk memproduksi media edukasi serta melaksanakan aksi pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu rangkaian tersebut diwujudkan melalui kegiatan aksi pengabdian di Desa Bansari, Kecamatan Bulu. Tahapan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengimplementasikan pengetahuan dan kemampuan yang telah diperoleh selama proses seleksi, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Setelah melalui berbagai rangkaian tersebut, seluruh finalis kemudian mengikuti gladi bersih sebagai persiapan menuju malam penganugerahan. Berbagai proses yang telah dilewati akhirnya bermuara pada Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Temanggung 2026.

Keaktifan Ghufron selama masa karantina, ditambah dengan penampilannya di atas panggung, menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya memperoleh penghargaan Juara Berbakat. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi AKMT sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa perguruan tinggi kesehatan Muhammadiyah memiliki ruang untuk berkembang dan berkontribusi dalam berbagai bidang di luar lingkungan akademik.

Prestasi Ghufron juga diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa AKMT serta generasi muda di Kabupaten Temanggung untuk berani mengambil kesempatan, mengembangkan potensi, dan menghadirkan karya melalui berbagai bidang yang mereka tekuni.

Dengan mengusung cita-cita “Temanggung Muda Berkarya, GenRe Berdaya”, ajang Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Temanggung 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya menunjukkan kemampuan personal, tetapi juga membangun kepedulian terhadap masa depan sesama remaja.

Raihan Juara Berbakat yang diperoleh Ghufron Zachri dengan demikian tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi dirinya secara pribadi. Capaian tersebut turut membawa nama AKMT dalam ajang kepemudaan tingkat Kabupaten Temanggung sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam menguatkan edukasi dan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan dengan baik.

Melalui prestasi tersebut, Ghufron diharapkan dapat terus mengembangkan kapasitasnya sebagai generasi muda yang aktif, komunikatif, dan memiliki kepedulian sosial, serta mampu membawa semangat edukasi GenRe di lingkungan sekitarnya.

 

Komentar