MI Muhammadiyah Botoputih Gandeng KOKAM, Perkuat Karakter Siswa Lewat Outbound
TEMANGGUNG — MI Muhammadiyah Botoputih terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Salah satunya melalui kegiatan outing class berupa outbound yang dilaksanakan di Rowo Gembongan, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, pada Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi peserta didik. Dalam pelaksanaannya, MI Muhammadiyah Botoputih menggandeng BPO KOKAM Surya Bumi Phala PDPM Temanggung sebagai tim trainer outbound.
Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antarelemen Muhammadiyah dalam mendukung proses pendidikan, khususnya dalam penguatan karakter peserta didik. Melalui kegiatan di alam terbuka, para siswa tidak hanya diajak untuk bermain dan menikmati suasana di luar madrasah, tetapi juga belajar menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.
Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang diikuti oleh seluruh peserta didik, guru pendamping, serta tim trainer BPO KOKAM Surya Bumi Phala PDPM Temanggung. Dalam kesempatan tersebut, Kepala MI Muhammadiyah Botoputih, Muhammad Khoiril Azmi, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan pesan dan arahan kepada para peserta.
Ia mengajak seluruh peserta didik untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, tetap tertib, menjaga kebersamaan, serta mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan outbound.
Dalam sambutannya, Muhammad Khoiril Azmi juga menyampaikan apresiasi kepada BPO KOKAM Surya Bumi Phala PDPM Temanggung yang telah berkenan berkolaborasi dan mendampingi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur Muhammadiyah dalam kegiatan pendidikan merupakan bentuk sinergi positif yang perlu terus dikembangkan.
Setelah menyampaikan arahan, Kepala Madrasah secara resmi menyerahkan pelaksanaan kegiatan outbound kepada tim trainer BPO KOKAM Surya Bumi Phala PDPM Temanggung.
Memasuki kegiatan inti, para peserta didik mengikuti berbagai permainan dan aktivitas outbound yang dipandu oleh tim trainer. Beragam tantangan dikemas secara edukatif dan menyenangkan untuk mendorong siswa agar aktif bergerak, berkomunikasi, serta membangun kerja sama bersama teman-temannya.
Melalui berbagai aktivitas tersebut, peserta didik dilatih untuk mengembangkan keberanian, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan menyelesaikan tantangan. Selain itu, mereka juga belajar mengenai pentingnya saling membantu, menghargai teman, dan membangun komunikasi yang baik dalam sebuah kelompok.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para siswa tampak menikmati setiap permainan dan tantangan yang diberikan. Meski dikemas dalam suasana bermain, seluruh aktivitas tetap diarahkan pada nilai-nilai pendidikan dan pembentukan karakter.
Bagi MI Muhammadiyah Botoputih, kegiatan outbound bukan sekadar aktivitas rekreatif di luar lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning, di mana peserta didik memperoleh kesempatan untuk belajar secara langsung melalui pengalaman yang mereka jalani.
Kepala MI Muhammadiyah Botoputih, Muhammad Khoiril Azmi, menyampaikan bahwa kegiatan outing class menjadi salah satu upaya madrasah untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam kepada peserta didik.
“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda. Melalui outbound, mereka belajar tentang kerja sama, keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan bagaimana menghadapi tantangan bersama,” ujarnya.
Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Anak-anak juga membutuhkan ruang untuk mencoba, berinteraksi, dan mempraktikkan secara langsung nilai-nilai positif yang dipelajari.
“Anak-anak perlu mendapatkan ruang untuk belajar, mencoba, dan berinteraksi secara langsung. Karena itu, kegiatan seperti ini kami harapkan dapat memberikan pengalaman yang membekas dan dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Setelah seluruh rangkaian permainan dan aktivitas outbound selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pesan dan kesan. Dalam sesi tersebut, peserta didik diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman serta berbagai hal positif yang mereka peroleh selama mengikuti kegiatan.
Sesi tersebut sekaligus menjadi ruang refleksi bagi para peserta untuk melihat kembali pengalaman yang telah mereka lalui. Mulai dari bagaimana mereka bekerja sama dalam kelompok, menghadapi tantangan, hingga belajar untuk saling mendukung dan menghargai satu sama lain.
Kegiatan outbound ini juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dengan berbagai unsur dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Kehadiran BPO KOKAM Surya Bumi Phala PDPM Temanggung memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan, khususnya melalui pengalaman dan kemampuan tim trainer dalam mendampingi peserta didik.
Muhammad Khoiril Azmi berharap kolaborasi antara MI Muhammadiyah Botoputih dan BPO KOKAM Surya Bumi Phala PDPM Temanggung tidak berhenti pada pelaksanaan outbound saja. Ia berharap ke depan akan semakin banyak ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung pendidikan dan pembinaan generasi muda.
“Harapannya, sinergi ini tidak berhenti pada kegiatan outbound saja. Ke depan, tentu masih banyak ruang kolaborasi yang bisa kita kembangkan untuk mendukung pendidikan dan pembinaan anak-anak,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Kegiatan outbound di Rowo Gembongan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan bagi para peserta didik sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara MI Muhammadiyah Botoputih dengan BPO KOKAM Surya Bumi Phala PDPM Temanggung.
Melalui kegiatan outing class ini, MI Muhammadiyah Botoputih terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik. Pembelajaran melalui pengalaman nyata diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.












