PCNA Kandangan Resmi Dilantik: Mengusung Semangat Optimalisasi Kader Perempuan Berkemajuan
TEMANGGUNG – Aura semangat dan khidmat menyelimuti Aula SMP Muhammadiyah 5 Kandangan pada Sabtu siang, 3 Januari 2026. Ratusan kader perempuan muda Muhammadiyah berkumpul dalam rangka Pengukuhan Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Kandangan Periode 2025-2029. Acara ini menandai babak baru kepemimpinan organisasi otonom Muhammadiyah di tingkat kecamatan tersebut untuk empat tahun ke depan.
Mengusung tema besar “Optimalisasi Peran Nasyiatul ‘Aisyiyah Cabang dalam Mewujudkan Kader Perempuan Berkemajuan”, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial pergantian estafet kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi ideologis bagi seluruh kader Nasyiah di wilayah Kandangan.
Prosesi Pengukuhan yang Khidmat
Acara dimulai tepat pukul 13.30 WIB dengan pembukaan yang cukup meriah namun tetap religius. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars Nasyiatul ‘Aisyiyah, prosesi inti pun dimulai.
Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Temanggung hadir secara langsung untuk melantik dan mengambil sumpah jabatan para pengurus baru PCNA Kandangan. Di bawah sorot lampu aula dan disaksikan oleh para sesepuh Muhammadiyah, para pengurus baru mengucapkan janji setianya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.
Dalam sambutannya, perwakilan PDNA Temanggung menekankan bahwa menjadi kader Nasyiah di era digital saat ini menuntut kecakapan yang multidimensi.
“Kader perempuan berkemajuan bukan hanya mereka yang pandai dalam urusan domestik, tetapi mereka yang mampu menjadi solusi atas persoalan sosial, ekonomi, dan pendidikan di lingkungannya,” ujarnya.
Dukungan Penuh Keluarga Besar Muhammadiyah
Keberhasilan acara pengukuhan ini tidak lepas dari dukungan penuh keluarga besar Muhammadiyah di Kecamatan Kandangan. Hal ini terlihat dari kehadiran jajaran undangan yang sangat lengkap, di antaranya:
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan
Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kandangan
Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan
Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Kandangan
Pimpinan Ranting Nasyiatul ‘Aisyiyah (PRNA) se-Kecamatan Kandangan
Kehadiran lintas ortom dan pimpinan cabang ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam tubuh Muhammadiyah Kandangan. Ketua PCM Kandangan dalam pidato arahannya menyampaikan rasa bangga atas terbentuknya kepengurusan baru PCNA. Beliau menekankan pentingnya Nasyiatul ‘Aisyiyah sebagai pelapis dan penerus perjuangan ‘Aisyiyah di masa depan.
“Nasyiah adalah kawah candradimuka bagi ibu-ibu ‘Aisyiyah masa depan. Jika Nasyiahnya kuat, maka masa depan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Kandangan akan cerah,” tegasnya.
Optimalisasi Peran Perempuan di Tingkat Cabang
Tema “Optimalisasi Peran” yang diangkat tahun ini bukan tanpa alasan. PCNA Kandangan menyadari bahwa tantangan perempuan muda di pedesaan maupun pinggiran kota semakin kompleks, mulai dari isu ketahanan keluarga, kesehatan reproduksi, hingga kemandirian ekonomi.
Melalui kepengurusan periode 2025-2029, PCNA Kandangan berkomitmen untuk memperkuat peran ranting-ranting (PRNA) sebagai ujung tombak gerakan. Kehadiran perwakilan PRNA dari seluruh pelosok Kandangan dalam acara ini menjadi sinyal positif bahwa struktur organisasi di tingkat bawah siap bergerak bersama.
Gerak Cepat Melalui Rapat Kerja (Raker)
Berbeda dengan seremoni pada umumnya yang berakhir setelah foto bersama, PCNA Kandangan langsung menunjukkan etos kerja yang tinggi. Setelah prosesi pengukuhan selesai pada pukul 15.00 WIB, acara langsung dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) perdana.
Rapat kerja yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB ini bertujuan untuk menyusun roadmap atau peta jalan program kerja selama satu periode ke depan. Masing-masing departemen dalam PCNA Kandangan, mulai dari Departemen Kader, Dakwah, Pendidikan, hingga Ekonomi, memaparkan rancangan program unggulannya.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam Raker tersebut antara lain:
Penguatan Ideologi: Melalui pengaktifan kembali kajian-kajian rutin di tingkat ranting.
Pemberdayaan Ekonomi: Merintis unit usaha kecil yang dikelola oleh kader Nasyiah untuk menunjang kemandirian organisasi.
Respons Isu Sosial: Program pendampingan kesehatan ibu dan anak sebagai bentuk nyata peran perempuan berkemajuan.
Penutup: Harapan Baru untuk Kandangan
Ketika matahari mulai condong ke barat dan jarum jam menunjukkan pukul 17.00 WIB, rangkaian acara maraton tersebut resmi ditutup. Kelelahan yang tampak di wajah para peserta tertutupi oleh rona optimisme.
Dengan resminya PCNA Kandangan Periode 2025-2029 bekerja, diharapkan akan lahir inovasi-inovasi baru yang segar dari tangan dingin perempuan muda Muhammadiyah. Aula SMP Muhammadiyah 5 Kandangan hari itu telah menjadi saksi bisu lahirnya komitmen kolektif untuk membawa Nasyiatul ‘Aisyiyah Kandangan terbang lebih tinggi, menebar manfaat lebih luas, dan mewujudkan profil perempuan yang benar-benar berkemajuan.












