Berita

Sinergi STM dan BBPVP Semarang Kemnaker RI Gelar Tailor Made Training: 4 Utusan PCPM Kandangan Siap Bangun Kemandirian

10
×

Sinergi STM dan BBPVP Semarang Kemnaker RI Gelar Tailor Made Training: 4 Utusan PCPM Kandangan Siap Bangun Kemandirian

Sebarkan artikel ini
Sinergi STM dan BBPVP Semarang Kemnaker RI Gelar Tailor Made Training: 4 Utusan PCPM Kandangan Siap Bangun Kemandiria

Sinergi STM dan BBPVP Semarang Kemnaker RI Gelar Tailor Made Training: 4 Utusan PCPM Kandangan Siap Bangun Kemandirian

Upaya nyata dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput terus digencarkan. Salah satu langkah konkret tersebut terwujud melalui program Pelatihan Tailor Made Training (TMT) yang merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sekolah Tani Masyarakat (STM) dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang, di bawah naungan langsung Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI). Pada hari pertama pelaksanaannya, antusiasme masyarakat terlihat begitu luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan terisinya seluruh kuota secara penuh pada enam kelas yang resmi dibuka.

Di antara ratusan peserta yang memenuhi ruang-ruang pelatihan, terdapat pemandangan yang menginspirasi, yakni hadirnya 4 (empat) orang utusan dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan. Kehadiran empat delegasi pemuda ini bukan tanpa alasan yang kuat. Sebagai organisasi kepemudaan yang berakar di tengah masyarakat, PCPM Kandangan menyadari betul bahwa tantangan tantangan ekonomi di era modern harus dijawab dengan tindakan nyata, yakni peningkatan soft skill dan hard skill. Pengiriman empat kader terbaik ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga tangguh secara finansial. Keempat utusan tersebut diharapkan mampu menjadi pionir, menyerap ilmu semaksimal mungkin, untuk kemudian menularkannya kepada pemuda dan masyarakat lainnya di wilayah Kandangan.

Program Tailor Made Training kali ini dirancang dengan sangat cermat untuk menjawab kebutuhan riil pasar kerja dan dunia wirausaha saat ini. Pihak penyelenggara menghadirkan lima program pelatihan utama yang didistribusikan ke dalam enam kelas yang kini berstatus full kuota. Kelima program tersebut meliputi: Pelatihan Barista, Digital Marketing, Affiliate Marketing, Laporan Keuangan UMKM, serta Pengelolaan Sampah Organik.

Masing-masing kelas memiliki daya tarik dan urgensi yang tinggi. Pelatihan Barista membidik menjamurnya industri kopi dan kafe lokal, memberikan keterampilan meracik kopi bernilai jual tinggi. Kelas Digital Marketing dan Affiliate Marketing menjadi ujung tombak bagi pemasaran modern, memungkinkan peserta meraup pendapatan melalui ekosistem digital tanpa batas ruang. Di sisi lain, pelatihan Laporan Keuangan UMKM memberikan fondasi manajerial yang sangat krusial bagi para pelaku usaha kecil untuk mengelola arus kas agar bisnis mereka bisa terus bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Tidak kalah penting, kelas Pengelolaan Sampah Organik hadir sebagai solusi pelestarian lingkungan hidup yang cerdas; mengubah limbah yang kerap diabaikan menjadi produk pupuk dan kompos bernilai ekonomis tinggi, selaras dengan visi pemberdayaan Sekolah Tani Masyarakat (STM).

Sinergi STM dan BBPVP Semarang Kemnaker RI Gelar Tailor Made Training: 4 Utusan PCPM Kandangan Siap Bangun Kemandiria

Semangat dari seluruh rangkaian pelatihan ini terangkum dengan sangat sempurna dalam satu kutipan yang menjadi ruh pergerakan program: “Dari keterampilan, lahir peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.”

Filosofi mendalam ini menegaskan bahwa kemandirian ekonomi sejati tidak bisa dicapai dengan sekadar menunggu bantuan atau keajaiban, melainkan harus dijemput melalui penguasaan keterampilan yang relevan dengan zaman. Kemnaker RI melalui BBPVP Semarang dan STM menyadari bahwa memberikan pelatihan ibarat memberikan kail pancing yang kokoh, bukan sekadar memberikan ikan. Dengan kail berupa ilmu kewirausahaan dan keahlian teknis vokasi, para peserta—termasuk para pemuda utusan PCPM Kandangan—kini memiliki modal tak ternilai untuk menciptakan lapangan kerja baru, baik untuk mengangkat derajat diri mereka sendiri maupun untuk memberdayakan masyarakat luas di lingkungan sekitar mereka.

Pada hari pertama pelatihan, atmosfer semangat untuk bertumbuh dan menjadi individu yang lebih terampil sangat terasa pekat di setiap sesi instruksi. Para peserta saling bertukar gagasan dan aktif berinteraksi dengan mentor. Rencananya, program Tailor Made Training ini akan berlangsung secara intensif selama lima hari ke depan. Dalam kurun waktu tersebut, seluruh peserta akan digembleng oleh instruktur-instruktur profesional yang memadukan teori komprehensif dengan praktik langsung, sehingga ilmu yang diserap benar-benar matang dan siap diaplikasikan.

Melihat animo masyarakat yang membludak serta potensi dampak positif yang sangat besar dari kolaborasi vokasi ini, pihak penyelenggara telah menyiapkan kabar gembira bagi masyarakat luas. Bagi warga, pelaku UMKM, maupun organisasi pemuda yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan dan kehabisan kuota pada gelombang ini, tidak perlu berkecil hati. InsyaAllah, pada bulan Oktober mendatang akan dibuka kembali batch baru dengan kuota yang kembali disiapkan untuk masyarakat.

“Jangan sampai telat daftar lagi ya,” pesan hangat dari tim penyelenggara, mengingatkan agar masyarakat lebih sigap menangkap peluang emas ini di bulan depan. Melalui inisiatif berkelanjutan dari STM dan Kemnaker RI ini, bangsa ini selangkah lebih dekat menuju cita-cita besarnya: melahirkan generasi yang terampil, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Komentar