Temanggung, 20 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung menggelar acara bertajuk Tausiah Pendidikan dan Silaturahmi Kebangsaan. Acara ini turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, serta Bupati Temanggung Agus Setiawan, S.E., yang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Muhammadiyah dalam membangun pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Temanggung menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan di daerah. Ia menyampaikan bahwa saat ini Muhammadiyah Temanggung membina lebih dari 100 amal usaha pendidikan dan kesehatan, dengan hampir 900 guru dan 9.000 siswa aktif.

Tausiah Pendidikan: Transformasi Pendidikan Menyongsong Indonesia Emas 2045
Menteri Abdul Mu’ti hadir memberikan tausiah pendidikan dan motivasi kepada para guru serta kader Muhammadiyah. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya pendidikan yang relevan dengan tantangan abad ke-21. Beliau memperkenalkan pendekatan deep learning bukan sebagai kurikulum baru, melainkan sebagai metode pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, pembentukan karakter, dan keterampilan yang kontekstual.
“Anak-anak kita perlu dibekali dua hal: kemampuan bertahan hidup di zaman ini, dan kapasitas memberi makna dan kontribusi bagi masa depan,” ungkap Prof. Mu’ti. Ia menyebutkan bahwa pembelajaran tak boleh hanya berorientasi pada nilai atau kelulusan, tetapi harus membangun kepribadian, semangat nasionalisme, dan nilai keagamaan yang kokoh.

Dalam konteks disrupsi teknologi dan pergeseran nilai sosial, Prof. Mu’ti juga memperingatkan tentang tantangan generational gap, degenerasi nilai, dan meningkatnya tren agnostisisme di kalangan generasi muda. Ia mengajak para pendidik untuk menanamkan nilai-nilai spiritual, kebangsaan, dan budaya lokal yang menjadi fondasi moral anak-anak bangsa.
“Pendidikan kita tidak cukup hanya dengan hard skill. Justru soft skill dan pewarisan nilai itulah yang menentukan keberlanjutan karakter bangsa,” tegasnya. Beliau juga menyinggung pentingnya peran guru sebagai pembimbing dan pendamping murid, bukan sekadar pengajar.
Lebih lanjut, Prof. Mu’ti menjelaskan kebijakan-kebijakan baru terkait guru, termasuk penyederhanaan RPP dan fleksibilitas dalam pemenuhan jam mengajar. Ia mendorong guru untuk aktif dalam kegiatan sosial dan pelatihan sebagai bagian dari pengembangan profesional.
Beliau menutup tausiahnya dengan ajakan untuk memperkuat kolaborasi antarelemen bangsa: “Muhammadiyah dan NU adalah dua sayap Garuda. Kalau dua-duanya mengepak, Indonesia akan terbang tinggi. Persatuan adalah kekuatan kita,” ujarnya penuh semangat.
Sambutan Bupati Temanggung: Komitmen Kolaborasi dan Aspirasi Daerah
Bupati Temanggung, Agus Setiawan, S.E., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat hadir dalam acara tersebut. Ia mengungkapkan bahwa perkenalannya secara luas dengan masyarakat Temanggung tak lepas dari peran Muhammadiyah. “Saya dikenal karena Muhammadiyah. Ini momen yang tak akan saya lupakan,” ujarnya.
Bupati juga menyinggung pentingnya pendidikan dan kesehatan dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Ia memuji kontribusi Muhammadiyah dalam dua sektor tersebut, bahkan menyebut bahwa warganya yang mayoritas Nahdlatul Ulama pun kerap berobat ke RS PKU Muhammadiyah.
Terkait aspirasi guru, Bupati mengangkat masalah nasib 106 guru swasta peserta P3K tahun 2023 yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan. Ia meminta Menteri untuk membantu menjembatani persoalan ini ke pemerintah pusat.
“Temanggung adalah kabupaten agraris, tapi pendidikan tetap menjadi prioritas. Kami terbuka dan siap bersinergi dengan Muhammadiyah untuk membangun Temanggung yang lebih baik,” tegas Agus Setiawan.

Rangkaian Acara:
- Harmoni Pendidikan dan Kebudayaan
- Pembukaan dan Tilawah Al-Qur’an
- Sambutan Ketua PDM Kabupaten Temanggung
Penyampaian capaian amal usaha Muhammadiyah dan harapan kolaborasi strategis dengan pemerintah. - Sambutan dan Tausiah Pendidikan oleh Menteri Dikdasmen RI
Memotivasi guru dan pelajar, sekaligus menyampaikan strategi transformasi pendidikan nasional. - Sambutan Bupati Temanggung, Agus Setiawan, SE
Penegasan komitmen sinergi serta aspirasi daerah terkait status guru swasta P3K. - Pemberian Cenderamata kepada Bupati Temanggung
- Musikalisasi Puisi Kolaboratif
Penampilan dari SMP Muhammadiyah Program Khusus dan SMA Muhammadiyah Temanggung. - Doa dan Penutup
- Kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Mukmin Muhammadiyah Tembarak
Peletakan batu pertama pembangunan asrama santri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. - Penutup
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi titik temu penting antara nilai-nilai perjuangan, pendidikan, dan kebudayaan. Diharapkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan Muhammadiyah di Temanggung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun bangsa dari akar rumput.














