Santri Kelas Unggulan Literasi MTs Almatera Asah Kemampuan Menulis Lewat Workshop Penulisan Artikel
TEMANGGUNG, 5 November 2025 – Dalam upaya menumbuhkan budaya literasi di kalangan santri, MTs Almatera Temanggung kembali menyelenggarakan kegiatan edukatif inspiratif. Kali ini, santriwan kelas IX Program Kelas Unggulan Literasi mengikuti Workshop Penulisan Artikel bertema “Seni Merangkai Kata: Teknik Efektif Menulis Artikel”, yang digelar di Resto Pawon Aryo Gondo, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan ini menghadirkan Dzikrina Dian Cahyani, S.S., M.A., dosen Universitas Tidar Magelang, sebagai narasumber utama. Workshop bertujuan membekali santri dengan keterampilan menulis artikel yang baik, efektif, serta menarik bagi pembaca.
Dalam pemaparannya, Dzikrina menegaskan bahwa menulis bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga sarana berpikir kritis dan reflektif.
“Menulis adalah cara kita berbicara kepada dunia. Ketika menulis, kita belajar mengatur pikiran, menyusun logika, dan menyalurkan gagasan dengan terarah,” ujar Dzikrina di hadapan peserta.
Ia menambahkan, banyak orang mampu berbicara panjang lebar namun kesulitan ketika diminta menuliskan pikirannya.
“Itulah mengapa literasi tulis perlu dibangun sejak dini. Dengan menulis, santri belajar disiplin, sabar, dan terbiasa berpikir jernih,” imbuhnya.
Melalui pendekatan interaktif, Dzikrina mengajak para peserta memahami tahapan dalam menulis artikel — mulai dari menentukan tema, menyusun kerangka, hingga menulis paragraf pembuka yang menarik. Ia juga memberikan contoh konkret dari artikel populer yang berhasil memadukan informasi dan gaya bahasa komunikatif.
Para santri tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga aktif berlatih menulis singkat. Setiap karya peserta kemudian mendapat masukan langsung dari narasumber.
Kepala MTs Almatera menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta atas semangat yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung.
“Kami ingin santri tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mampu menulis dengan gagasan yang tajam sebagai bekal penting menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.
Workshop ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memperkuat Program Kelas Unggulan Literasi sekaligus menciptakan ekosistem literasi yang hidup dan berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Dengan tema “Seni Merangkai Kata”, para santri belajar bahwa menulis bukan sekadar keterampilan akademik, melainkan juga bentuk seni mengolah pikiran dan perasaan menjadi karya bermakna. Dari madrasah, diharapkan lahir generasi yang cerdas, kritis, dan mampu menebar inspirasi melalui tulisan.













