Berita

Mencetak Dai Muda Berkarakter Militan: PC IPM Almatera Putra Gelar PKDTM & PDPM 2025 di Kaki Gunung Sumbing

223
×

Mencetak Dai Muda Berkarakter Militan: PC IPM Almatera Putra Gelar PKDTM & PDPM 2025 di Kaki Gunung Sumbing

Sebarkan artikel ini

Mencetak Dai Muda Berkarakter Militan: PC IPM Almatera Putra Gelar PKDTM & PDPM 2025 di Kaki Gunung Sumbing

Temanggung, 7–9 November 2025 — Dalam upaya memperkuat kaderisasi dan membangun karakter pelajar berjiwa dakwah, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak (Almatera) Putra menggelar kegiatan akbar Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati (PKDTM) dan Pendidikan dan Pelatihan Pemimpin Muda (PDPM).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat (7/11) hingga Ahad (9/11), bertempat di Balai Desa Giyanti, Kecamatan Temanggung, dan diikuti 51 peserta dengan dukungan 24 panitia kader senior PC IPM Almatera Putra.

Menyiapkan Pilar Dakwah yang Militan

Ketua panitia, Angga Roif Sa’roni, dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan tahapan wajib dalam proses kaderisasi IPM Almatera.

“PKDTM dan PDPM adalah kawah candradimuka yang mempersiapkan kader dakwah masa depan. Kami ingin melahirkan dai muda yang berintegritas, berilmu, dan memiliki militansi gerakan Muhammadiyah,” ujar Angga.

Ia menambahkan, desain kurikulum kali ini menekankan keseimbangan antara penguatan ideologi Muhammadiyah dan keterampilan kepemimpinan lapangan, agar kader tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan spiritual.

Empat Sesi Pembentukan Karakter

Kegiatan dilaksanakan dalam empat sesi utama yang memadukan unsur intelektual dan fisik:

  1. Sesi Pagi: Penguatan ideologi dan materi dasar Kemuhammadiyahan.

  2. Sesi Siang: Pelatihan soft skill — manajemen organisasi dan public speaking.

  3. Sesi Sore: Aktivitas interaktif, simulasi, dan praktik kerja tim.

  4. Sesi Malam: Muhasabah, diskusi mendalam, hingga debat kader.

Kepala Kepegasuhan Putra, Ahmad Arkom, S.Psi., menjelaskan bahwa sesi malam menjadi ujian ketahanan mental peserta.

“Kami ingin kader yang tidak hanya cerdas bicara, tapi juga tahan uji secara emosional, logis, dan disiplin dalam ibadah,” tegasnya.

Debat kader menjadi puncak kegiatan malam, menguji kemampuan argumentasi dalam tema-tema aktual seperti “Dakwah Muhammadiyah di Era Post-Truth” dan “Fikih Lingkungan dalam Islam Berkemajuan.”

“Debat bukan tentang siapa yang paling keras, tapi siapa yang paling bijak dan berbasis dalil. Kader dakwah harus berpikir sistematis dan berdakwah dengan hikmah,” ujar salah satu panitia senior.

Kolaborasi Intelektual dan Praktisi

Sejumlah narasumber hadir mengisi kegiatan dengan gaya interaktif dan aplikatif:

  • Ustaz Muharrom, S.Ag. – Materi Fikih dan Keislaman, menekankan aplikasi manhaj tarjih dalam kehidupan modern.

  • Ustaz Ragil – Strategi Dakwah Digital, menegaskan pentingnya kader IPM menjadi influencer kebaikan di media sosial.

  • Wildan Azzam – Kader senior dan alumni berprestasi, berbagi pengalaman kepemimpinan dan semangat juang kaderisasi.

  • Agus Efendi, S.Pd.I., M.Ag. – Visi dan Ideologi Persyarikatan, menekankan bahwa militansi harus berakar pada pemahaman ideologis, bukan sekadar emosionalitas gerakan.

Dukungan Lembaga dan Ortom Muhammadiyah

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan pesantren dan lembaga pendidikan di lingkungan Almatera.
Kiai Syamsuri Adnan, Mudir Ma’had, menegaskan bahwa pesantren adalah garda terdepan pencetak kader umat.

“PKDTM dan PDPM adalah jantung Ma’had. Kami ingin mencetak kader yang kuat dalam ilmu agama sekaligus siap memimpin di dunia profesional,” ujarnya.

Kepala MTs Thoriqul Ula, S.Pd., dan Kepala SMK Herry Rusmanto, S.Pd., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas kerapian dan kedisiplinan panitia.

“Kader Muhammadiyah harus melek teknologi dan industri, tapi tetap kokoh dalam keimanan,” pesan Herry.

Sinergi dengan Komunitas Desa Giyanti

Kegiatan berlangsung dengan dukungan pemerintah Desa Giyanti.
Ibu Lurah Giyanti menyambut baik kehadiran peserta yang menginap selama tiga hari.

“Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat bagi peserta, tapi juga menginspirasi pemuda desa untuk aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PD IPM Temanggung, Ipmawan Istajib, menilai lokasi di kaki Gunung Sumbing sangat tepat untuk membangun suasana reflektif.

“Almatera Putra konsisten menjadi teladan dalam pelaksanaan kaderisasi wajib IPM. Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan militansi panitianya,” tuturnya.

Lahirkan Generasi Pemimpin Dakwah

Melalui kegiatan PKDTM dan PDPM ini, PC IPM Almatera Putra membuktikan komitmennya dalam menyiapkan kader berjiwa dai, berkarakter militan, dan berorientasi pada Islam Berkemajuan.

Dengan 51 peserta yang telah ditempa selama tiga hari di kaki Gunung Sumbing, diharapkan lahir generasi penerus kader dakwah Muhammadiyah yang mampu menebar pencerahan di tingkat lokal, nasional, hingga global.

Komentar