Berita

Kajian Satnite ke-7: Menggali Makna Hubungan antara Aku, Kau, dan Medsos

202
×

Kajian Satnite ke-7: Menggali Makna Hubungan antara Aku, Kau, dan Medsos

Sebarkan artikel ini

Kajian Satnite ke-7: Menggali Makna Hubungan antara Aku, Kau, dan Medsos

Temanggung — Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Temanggung kembali menggelar kajian rutin bulanan bertajuk Satnite ke-7, pada Sabtu (11/10/2025), bertempat di MCCLKSA Muhammadiyah Putra Temanggung. Kegiatan yang diikuti sekitar 70 peserta ini mengangkat tema “Antara Aku, Kau, dan Medsos” dengan menghadirkan Ustadz Ja’far Shadiq, Lc. sebagai narasumber.

Acara dimulai pukul 18.00 hingga 20.00 WIB dan diawali dengan sambutan dari panitia penyelenggara. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa tema ini diangkat karena semakin besarnya peran media sosial dalam kehidupan sehari-hari yang perlu dihadapi dengan bijak. Melalui kajian ini, para peserta diharapkan dapat memahami bagaimana berinteraksi secara sehat di media sosial sekaligus menjaga hubungan baik antar manusia di dunia nyata.

Dalam pemaparannya, Ustadz Ja’far Shadiq menjelaskan bahwa media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Namun, penggunaannya yang tidak bijak dapat membawa dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Media sosial dapat menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, ia memudahkan kita terhubung dan mendapatkan informasi. Namun di sisi lain, media sosial juga bisa menjerumuskan kita dalam perbandingan sosial, iri hati, bahkan merusak hubungan antar manusia,” ujar Ustadz Ja’far.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga adab dan etika dalam bermedsos, serta menyadari bahwa di balik setiap akun terdapat manusia yang memiliki perasaan. “Kita harus berhati-hati dalam berinteraksi di media sosial. Setiap kata yang kita tulis dapat berdampak pada orang lain,” tambahnya.

Selain itu, Ustadz Ja’far mengingatkan agar generasi muda mampu membedakan antara kehidupan nyata dan dunia virtual. “Jangan sampai kehidupan virtual mengganggu kehidupan nyata kita. Dunia digital hanyalah alat, bukan tujuan hidup,” tegasnya.

Kajian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman seputar penggunaan media sosial. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta.

Melalui Satnite ke-7 ini, PCPM Temanggung berharap para pemuda dan pemudi Muhammadiyah semakin bijak memanfaatkan media sosial, mampu menjaga hubungan sosial dengan baik, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas.

Komentar