Berita

Lantunan Suara Langit Warnai Wisuda Tahfidz XI SD Muhammadiyah Temanggung

144
×

Lantunan Suara Langit Warnai Wisuda Tahfidz XI SD Muhammadiyah Temanggung

Sebarkan artikel ini

Lantunan Suara Langit Warnai Wisuda Tahfidz XI SD Muhammadiyah Temanggung

Temanggung – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Gedung Pemuda Tegalsari, Kowangan, Sabtu (7/2/2026), dalam gelaran Wisuda Tahfidz Angkatan XI SD Muhammadiyah Temanggung Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 209 siswa dikukuhkan sebagai wisudawan tahfidz dalam acara bertema “Dari Ayat ke Akhlak, Dari Hati ke Peradaban.”

Kegiatan ini dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung Makmun Pitoyo, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Temanggung Ustadz Muqorrobien, perwakilan Kementerian Agama Temanggung M. Zaeni Mushofa, jajaran majelis, komite sekolah, guru, karyawan, serta wali murid.

Kepala SD Muhammadiyah Temanggung, Triana Widiastuti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda tahfidz merupakan puncak apresiasi atas proses panjang pembelajaran Al-Qur’an yang telah ditempuh para siswa.

“Ini bukan titik akhir, tetapi awal untuk menjaga kalamullah dalam kehidupan mereka. Anak-anak hafidz diharapkan menjadi teladan dalam akhlaknya,” ujarnya.

Dari total 272 siswa yang mengikuti ujian tahfidz, sebanyak 209 dinyatakan lulus, sementara 63 siswa belum lulus karena standar penilaian yang lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun rincian wisudawan terdiri dari kelas 1 sebanyak 21 siswa, kelas 2 (36 siswa), kelas 3 (31 siswa), kelas 4 (37 siswa), kelas 5 (37 siswa), dan kelas 6 (47 siswa).

Ketua PCM Temanggung, Ustadz Muqorrobien, menegaskan bahwa wisuda tahfidz menjadi bagian dari ikhtiar membentuk generasi Rabbani yang siap menghadapi tantangan zaman.

“Kita tanamkan Al-Qur’an dalam jiwa mereka. Jika padi sudah ditanam dan dirawat, maka rumput liar tidak akan menguasai,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PDM Temanggung, Makmun Pitoyo, mengajak orang tua dan guru terus membersamai anak-anak dalam menjaga hafalan. Ia mengapresiasi peran wali murid yang konsisten mendampingi putra-putrinya dalam proses menghafal Al-Qur’an.

Perwakilan Kemenag Temanggung, M. Zaeni Mushofa, turut memberikan motivasi agar para wisudawan terus istiqamah hingga mampu menyelesaikan hafalan 30 juz.

Capaian Hafalan dan Penghargaan

Capaian hafalan tertinggi diraih Hasna Khoirunnisa, siswi kelas 5 Ibnu Qoyyim, dengan 10 juz. Selain itu, terdapat 3 siswa hafal 7 juz, 2 siswa hafal 6 juz, 4 siswa hafal 5 juz, 17 siswa hafal 4 juz, 28 siswa hafal 3 juz, 40 siswa hafal 2 juz, dan 114 siswa hafal 1 juz.

Sejumlah penghargaan juga diberikan kepada wisudawan berprestasi, di antaranya kategori terbaik per juz, kategori tertekun hafalan, kategori terhumble, serta siswa yang melampaui target hafalan.

Momen paling menyentuh terjadi saat sesi sungkeman, ketika para wisudawan memeluk orang tua masing-masing. Tangis haru pecah di antara doa dan pelukan, menjadi simbol kuatnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi Qur’ani.

Acara ditutup dengan pesan dan testimoni dari para alumni yang kini melanjutkan pendidikan di berbagai lembaga tahfidz dan sekolah lanjutan. Mereka memberikan motivasi kepada adik-adik kelas agar terus menjaga hafalan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Melalui wisuda tahfidz ini, SD Muhammadiyah Temanggung menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak Qur’ani dan siap membangun peradaban.

Komentar