Berita

Praktik Dakwah MA Almatera di Banjarnegara, 73 Santri Diterjunkan ke Masyarakat

107
×

Praktik Dakwah MA Almatera di Banjarnegara, 73 Santri Diterjunkan ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Praktik Dakwah MA Almatera di Banjarnegara, 73 Santri Diterjunkan ke Masyarakat

Temanggung – Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak (Almatera) Temanggung melalui unit Madrasah Aliyah (MA) kembali menggelar kegiatan Praktik Dakwah Lapangan (PDL) sebagai agenda rutin tahunan di bulan Ramadan. Sebanyak 73 santri diterjunkan ke Kabupaten Banjarnegara untuk melaksanakan dakwah dan pengabdian masyarakat.

Pelepasan peserta PDL dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) di Masjid Kampus 1 Almatera. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pesantren Syamsuri Adnan bersama Kepala Madrasah Aliyah Romadlon.

Dalam sambutannya, Syamsuri Adnan menekankan pentingnya tanggung jawab dan kesungguhan para santri dalam menjalankan amanah dakwah di tengah masyarakat.

“Laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik mungkin. Jadikan kegiatan ini sebagai ajang pembelajaran sekaligus pengabdian,” pesannya.

Kegiatan PDL berlangsung selama dua pekan, mulai 23 Februari hingga 9 Maret 2026. Para santri dibagi ke dalam 24 kelompok, masing-masing terdiri dari tiga orang dan satu kelompok beranggotakan empat orang.

Santriwan ditempatkan di Cabang Pandanarum sebanyak 9 kelompok, sedangkan santriwati ditempatkan di Cabang Batur, Banjarnegara, sebanyak 15 kelompok.

Di Pandanarum, kedatangan para santri dipusatkan di Masjid At-Taqwa dan disambut langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pandanarum, Khamdani. Ia menyambut baik kehadiran para santri, terlebih momentum PDL bertepatan dengan bulan Ramadan yang penuh dengan kegiatan keagamaan.

“Kehadiran para santri sangat tepat waktunya karena bertepatan dengan Ramadan, di mana banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Sambutan serupa juga diberikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Batur Banjarnegara yang menerima penempatan santriwati.

Ketua panitia PDL, Jakfar Shodiq, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengalaman langsung kepada santri untuk membaur dan berinteraksi dengan masyarakat.

“Tujuan kegiatan PDL menekankan kepada santri untuk membaur langsung di tengah masyarakat. Ini menjadi pembelajaran berharga yang tidak didapatkan selama di pondok,” jelasnya.

Selama pelaksanaan PDL, para santri mendapatkan bimbingan dari orang tua asuh di masing-masing lokasi. Peran orang tua asuh dinilai sangat penting dalam memberikan arahan, pengalaman, serta solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi santri di lapangan.

Setiap kelompok juga diwajibkan membuat laporan tertulis sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan, dengan pendampingan dari guru pembimbing.

Beragam kegiatan dakwah dijalankan para santri, mulai dari menjadi imam salat Tarawih, menyampaikan kultum, hingga mengajar anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Di Ranting Muhammadiyah Salam Pandanarum, misalnya, Kelompok 3 yang diketuai Hilmi Nazzih Al Akbar dipercaya menjadi imam Tarawih.

Selain menjalankan tugas dakwah, para santri juga merasakan pengalaman tinggal di lingkungan masyarakat dengan suasana alam yang asri dan sejuk, yang turut menjadi penyemangat dalam mengoptimalkan kegiatan PDL.

Melalui kegiatan ini, MA Almatera berharap para santri tidak hanya memiliki bekal keilmuan, tetapi juga pengalaman sosial dan kepemimpinan yang kuat sebagai kader dakwah Muhammadiyah di masa depan.

Komentar