Berita

Turba MT PWM Jateng, 12 Mubaligh Diterjunkan di Kabupaten Semarang

105
×

Turba MT PWM Jateng, 12 Mubaligh Diterjunkan di Kabupaten Semarang

Sebarkan artikel ini

Turba MT PWM Jateng, 12 Mubaligh Diterjunkan di Kabupaten Semarang

Kabupaten Semarang — Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (MT PWM Jateng) menerjunkan sebanyak 12 mubaligh dalam kegiatan Turun ke Bawah (Turba) Dakwah di wilayah Kabupaten Semarang, Sabtu–Ahad, 28 Februari–1 Maret 2026.

Salah satu mubaligh yang mendapat amanah dalam kegiatan tersebut adalah Ustadz Suwondo dari Temanggung. Dalam agenda Turba kali ini, ia bertugas menyampaikan tabligh dan pembinaan di tiga cabang, yakni Sumowono, Ambarawa, dan Bandungan.

Kegiatan Turba dimulai sejak Sabtu sore hingga Ahad siang, dengan rangkaian tabligh, pengajian, serta pembinaan jamaah di masing-masing cabang.

Penguatan Ideologi dan Fiqih ZIS

Dalam amanah tema yang ditekankan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah melalui Majelis Tabligh, terdapat dua poin utama yang menjadi fokus penyampaian, yakni penguatan ideologi Muhammadiyah serta motivasi dan penguatan keilmuan fikih ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) di lingkungan Lazismu masing-masing kabupaten/kota.

Selain tema utama tersebut, materi juga disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi daerah setempat, sehingga dakwah yang disampaikan lebih kontekstual dan tepat sasaran.

Takziyatun Nufus hingga Self Management

Di tiga cabang tersebut, Ustadz Suwondo menyampaikan sejumlah materi penting, di antaranya tentang takziyatun nufus (penyucian jiwa), motivasi membaca, belajar dan menghafal Al-Qur’an, pentingnya self management dalam kehidupan seorang muslim, serta akhlak dalam berorganisasi.

Menurutnya, penguatan ruhiyah dan manajemen diri menjadi fondasi penting dalam menjaga istiqamah perjuangan di Muhammadiyah.

“Gerakan dakwah tidak hanya membutuhkan semangat, tetapi juga kedalaman ilmu, kebersihan hati, serta akhlak yang baik dalam berorganisasi,” pesannya dalam salah satu sesi tabligh.

Antusiasme Jamaah

Kehadiran para mubaligh Turba disambut antusias oleh jamaah di Sumowono, Ambarawa, dan Bandungan. Hal ini terlihat dari kehadiran jamaah yang memenuhi lokasi pengajian serta interaksi aktif dalam sesi tanya jawab.

Bahkan, sebagai bentuk apresiasi dan harapan keberlanjutan dakwah, sejumlah jamaah secara pribadi meminta nomor kontak Ustadz Suwondo agar dapat kembali dihadirkan dalam agenda tabligh Muhammadiyah di masa mendatang.

Kegiatan Turba ini diharapkan mampu memperkuat ideologi, memperkokoh gerakan dakwah, serta menumbuhkan semangat ber-Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting, khususnya di wilayah Kabupaten Semarang.

Komentar