Meriah, PCM Ngadirejo Gelar Hari Ber-Muhammadiyah Putaran Ke-26
Temanggung — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngadirejo kembali menggelar Hari Ber-Muhammadiyah Ngadirejo Putaran Ke-26 di Balai Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Ahad Pahing (10/5/2026) atau bertepatan dengan 23 Dzulqa’dah 1447 H. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB tersebut berlangsung meriah dan dihadiri hampir seribu jamaah dari berbagai ranting Muhammadiyah di Kecamatan Ngadirejo maupun luar wilayah.
Acara menghadirkan Sesepuh Muhammadiyah sekaligus Ketua MUI Kabupaten Temanggung, Drs. KH Asy’ari Muhadi, M.A., sebagai pembicara utama. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa kehidupan manusia tidak lepas dari berbagai ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran dan keteguhan iman.
Menurutnya, terdapat empat ujian utama dalam kehidupan manusia, yakni ujian berupa perintah Allah SWT, ujian berupa larangan Allah, ujian dari diri sendiri melalui hawa nafsu, serta ujian yang datang dari orang lain dalam kehidupan sosial.
“Manusia hidup dalam ujian. Tinggal bagaimana kita mampu menjalani setiap ujian itu dengan iman, kesabaran, dan ketakwaan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Tri Winarno, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam mewujudkan visi “Temanggung untuk Semua”.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pemberdayaan umat, Pemerintah Kabupaten Temanggung memberikan hibah sebesar Rp500 juta kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkompimcam Ngadirejo serta unsur PDM Temanggung, di antaranya H. Ripto Susilo, S.H., M.M. dan Dr. H. Sarjana. Keduanya mengajak warga Muhammadiyah untuk terus memegang teguh nilai-nilai Risalah Islam Berkemajuan, seperti pemurnian tauhid, tajdid, sikap moderat, dan menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.
Salah satu momen yang menyentuh dalam kegiatan tersebut adalah prosesi “PCM Ngadirejo Award”. Penghargaan diberikan kepada 10 sesepuh dan perintis Muhammadiyah di Ranting Ngaren yang telah wafat. Penghargaan diterima oleh ahli waris sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan mereka dalam membesarkan Muhammadiyah.
Selain pengajian, kegiatan Hari Ber-Muhammadiyah juga diramaikan dengan berbagai layanan sosial dan edukasi. RS PKU Muhammadiyah Temanggung membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah. Di bidang pendidikan, sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) turut melakukan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mulai tingkat TK hingga SMK.
Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) dan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) juga hadir memperkenalkan program pendidikan kepada masyarakat. Sementara itu, BTM Surya Amanah Temanggung memberikan edukasi terkait layanan keuangan syariah.
Kegiatan Hari Ber-Muhammadiyah Ngadirejo Putaran Ke-26 ditutup pada pukul 08.30 WIB dengan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, PCM Ngadirejo berharap warga Muhammadiyah semakin solid dalam berdakwah serta terus menebar manfaat bagi masyarakat luas.












