PR IPM MTs Muhammadiyah Tretep Bersama Dewan Guru Sukses Gelar FORTASI 2026, Bekali Siswa Baru dengan Nilai Kepemimpinan dan Kemuhammadiyahan
Temanggung – Semangat menyambut tahun ajaran baru terasa begitu hangat di lingkungan MTs Muhammadiyah Tretep. Selama sepekan, mulai Senin (13/7/2026) hingga Sabtu (18/7/2026), sebanyak 36 siswa baru mengikuti rangkaian kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) 2026 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs Muhammadiyah Tretep bekerja sama dengan dewan guru.
Mengusung semangat ramah, edukatif, dan penuh kekeluargaan, FORTASI tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi peserta didik baru agar siap memasuki kehidupan belajar di lingkungan Muhammadiyah.
Selama enam hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang secara sistematis untuk membantu mereka mengenal budaya sekolah, memahami nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah, serta membangun hubungan yang harmonis dengan guru maupun kakak kelas.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang penuh antusias. Gelak tawa, semangat belajar, hingga interaksi yang hangat antara peserta, guru, dan pengurus IPM menjadi pemandangan yang mewarnai setiap rangkaian acara.
Kolaborasi Guru dan IPM Ciptakan FORTASI yang Bermakna
Kesuksesan penyelenggaraan FORTASI 2026 tidak terlepas dari sinergi yang erat antara PR IPM MTs Muhammadiyah Tretep dengan seluruh dewan guru. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan peserta didik merupakan tanggung jawab bersama, baik oleh tenaga pendidik maupun organisasi pelajar.
Seluruh rangkaian kegiatan dipandu langsung oleh Pembina PR IPM MTs Muhammadiyah Tretep, Rijalul Fikri, S.Or., bersama para pengurus PR IPM yang dengan penuh semangat mendampingi adik-adik kelasnya sejak hari pertama hingga penutupan kegiatan.
Kehadiran para pengurus IPM memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan FORTASI. Sebagai sesama pelajar, mereka mampu menciptakan suasana yang lebih akrab sehingga siswa baru merasa nyaman untuk berinteraksi, bertanya, maupun mengenal lingkungan madrasah tanpa rasa canggung.
Pendampingan yang dilakukan pengurus IPM juga menjadi bentuk nyata implementasi nilai kepemimpinan pelajar Muhammadiyah, yakni membimbing, melayani, dan menjadi teladan bagi sesama.
Membekali Siswa Baru dengan Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan
FORTASI bukan sekadar kegiatan orientasi sekolah. Di lingkungan sekolah Muhammadiyah, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi yang bertujuan mengenalkan peserta didik kepada nilai-nilai Islam Berkemajuan serta budaya belajar yang berkarakter.
Selama kegiatan berlangsung, siswa baru mendapatkan berbagai materi yang disampaikan langsung oleh jajaran dewan guru MTs Muhammadiyah Tretep.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan madrasah, wawasan Wiyata Mandala, tata tertib sekolah, budaya belajar yang positif, motivasi meraih prestasi, hingga penguatan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dan ke-IPM-an.
Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya membangun karakter disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan sebagai bekal dalam menjalani proses pendidikan selama tiga tahun ke depan.
Dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, penyampaian materi tidak hanya menjadi sesi pembelajaran, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik.
IPM Hadir Sebagai Sahabat Sekaligus Teladan
Salah satu keunikan pelaksanaan FORTASI di sekolah Muhammadiyah adalah keterlibatan aktif Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sebagai penyelenggara utama.
Dalam kegiatan ini, para pengurus PR IPM MTs Muhammadiyah Tretep tidak hanya bertugas mengatur jalannya acara, tetapi juga menjadi pendamping bagi peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Mereka membantu memperkenalkan budaya sekolah, memberikan motivasi, serta berbagi pengalaman mengenai kehidupan sebagai pelajar Muhammadiyah.
Pendekatan dari kakak kelas tersebut terbukti mampu menciptakan suasana yang lebih cair sehingga siswa baru lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan madrasah.
Bagi IPM sendiri, keterlibatan dalam FORTASI juga menjadi ruang belajar untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, manajemen kegiatan, hingga kerja sama tim.
Menumbuhkan Semangat Adaptasi dan Kebersamaan
Masa transisi dari jenjang sekolah dasar menuju madrasah tsanawiyah sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi peserta didik.
Karena itu, FORTASI dirancang untuk membantu siswa baru mengenali lingkungan belajar yang baru, memahami budaya madrasah, serta membangun rasa percaya diri sejak awal memasuki tahun ajaran.
Melalui berbagai kegiatan yang interaktif dan edukatif, peserta diajak saling mengenal, membangun kerja sama, serta belajar menghargai perbedaan karakter teman-teman mereka.
Suasana kekeluargaan yang tercipta selama kegiatan diharapkan mampu menjadi fondasi terbentuknya hubungan yang harmonis antarsiswa maupun antara siswa dan guru.
Lingkungan belajar yang nyaman diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan akademik maupun karakter peserta didik selama menempuh pendidikan di MTs Muhammadiyah Tretep.
Membangun Generasi Muhammadiyah yang Berkarakter
Sebagai sekolah yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah, MTs Muhammadiyah Tretep terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama.
FORTASI menjadi salah satu pintu awal dalam proses pembinaan tersebut. Melalui kegiatan ini, peserta didik mulai dikenalkan dengan nilai-nilai keislaman, semangat dakwah, budaya organisasi, serta pentingnya menjadi pelajar yang aktif, kreatif, dan berprestasi.
Peran PR IPM sebagai organisasi kader di lingkungan sekolah juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter kepemimpinan sejak dini, sehingga para siswa memiliki kesempatan untuk belajar berorganisasi dan mengembangkan potensi diri selama berada di bangku madrasah.
Awal Perjalanan Menuju Prestasi
Berakhirnya rangkaian FORTASI bukanlah akhir dari proses pembinaan, melainkan menjadi awal perjalanan baru bagi 36 siswa yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar MTs Muhammadiyah Tretep.
Dengan bekal pengetahuan mengenai lingkungan sekolah, pemahaman terhadap nilai-nilai Kemuhammadiyahan, serta hubungan yang telah terjalin dengan guru dan kakak kelas, para siswa diharapkan mampu menjalani proses belajar dengan penuh semangat dan percaya diri.
Kolaborasi yang harmonis antara dewan guru, Pembina PR IPM, serta seluruh pengurus IPM dalam menyukseskan FORTASI 2026 menjadi bukti bahwa pendidikan yang berkualitas lahir dari kerja sama seluruh elemen sekolah.
MTs Muhammadiyah Tretep berharap seluruh peserta didik baru dapat tumbuh menjadi pelajar yang berakhlak mulia, berprestasi, mandiri, dan siap menjadi kader Muhammadiyah yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun sejak hari pertama masuk sekolah, FORTASI 2026 menjadi langkah awal yang bermakna dalam mencetak generasi muda Muhammadiyah yang cerdas, berkarakter, dan berkemajuan, sejalan dengan cita-cita pendidikan Muhammadiyah untuk melahirkan insan yang unggul dalam ilmu, iman, dan amal.












