Semarak HUT RI ke-81 dan Milad ke-107 TK ABA, 2.500 Peserta Meriahkan Festival Parenting Eco Print di Temanggung
TEMANGGUNG – Sebanyak 2.500 peserta yang terdiri dari anak-anak dan orang tua memeriahkan Festival Parenting Eco Print yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Temanggung di Pikatan Water Park, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Milad ke-107 TK ABA sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Festival Parenting Eco Print menjadi momentum kebersamaan antara anak, orang tua, guru, serta berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap perkembangan pendidikan anak usia dini.
Sejak pagi, ribuan peserta telah memadati lokasi kegiatan. Para murid TK/BA ‘Aisyiyah hadir bersama ayah dan ibu untuk mengikuti berbagai rangkaian acara, mulai dari persiapan peserta, Senam Anak Indonesia Hebat, Senam Rukun Sesama Teman, hingga kegiatan Parenting Eco Print.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kreativitas bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Rangkaian pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan unsur pimpinan, di antaranya perwakilan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Temanggung, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Temanggung, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Temanggung.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Temanggung, Makmun Pitoyo, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan dalam memberikan makna bagi kehidupan anak.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, tetapi juga tentang menanamkan nilai kebaikan yang akan terus memberikan manfaat. Ia mengingatkan bahwa seseorang yang menunjukkan atau mengajarkan kebaikan kepada orang lain akan memperoleh pahala sebagaimana pahala orang yang mengerjakannya.
Nilai tersebut, menurutnya, sangat relevan dengan peran seorang guru. Ketika seorang pendidik mengajarkan ilmu kepada anak dan ilmu tersebut dapat dipahami serta diamalkan, maka kebaikan dari proses pendidikan tersebut akan terus memberikan manfaat.
Bahkan, dalam proses sederhana seperti mengajarkan satu huruf hingga anak mampu melafalkannya dengan benar, terdapat nilai pengabdian dan kebaikan yang besar bagi seorang pendidik.
Makmun juga menyampaikan bahwa pendidikan anak tidak dapat dilepaskan dari perkembangan zaman. Kreativitas perlu terus dikembangkan di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat. Namun, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan pondasi keimanan yang kuat.
Menurutnya, pendidikan keimanan tidak cukup hanya mengenalkan teori tentang rukun iman dan rukun Islam, tetapi juga harus diwujudkan melalui penerapan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari.
Anak-anak perlu dibiasakan untuk mengenal Allah SWT, memahami nilai-nilai kebangsaan, serta menunjukkan sikap baik kepada sesama makhluk ciptaan-Nya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dalam dunia pendidikan, khususnya bagi para pendidik anak usia dini. Nilai-nilai yang ingin ditanamkan kepada anak harus terlebih dahulu tercermin dalam diri seorang guru.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Temanggung menyampaikan bahwa pendidikan harus terus berkembang mengikuti perubahan dan kebutuhan zaman.
Program-program pengembangan bagi para pendidik diharapkan dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan. Seluruh upaya tersebut, menurutnya, akan memiliki makna yang lebih besar apabila dilandasi dengan niat ibadah dan pengabdian.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan mengenai program revitalisasi sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Temanggung, Eni Zuhriyah, M.Si., turut menegaskan bahwa peran pengajar Pendidikan Anak Usia Dini tidak hanya sebatas memberikan pembelajaran di dalam kelas.
Menurutnya, seorang pendidik PAUD memiliki peran penting dalam membangun pondasi kehidupan anak sejak usia dini. Masa anak-anak merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, sehingga pendidikan yang diberikan perlu menguatkan nilai keimanan, akhlak, kemandirian, kreativitas, dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung menyampaikan ucapan Barakallahu fiik atas Milad ke-107 TK ABA. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga pendidik atas dedikasi, kontribusi, pengabdian, serta loyalitas yang telah diberikan dalam mendidik generasi bangsa.
Dalam sambutannya, ia mengingatkan kembali semboyan Muhammadiyah, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan dan pengabdian tidak semata-mata tentang menerima, tetapi juga tentang memberi manfaat kepada orang lain.
Milad ke-107 TK ABA juga dimaknai sebagai momentum untuk bersyukur kepada Allah SWT atas perjalanan panjang yang telah dilalui. Kesempatan umur yang diberikan hendaknya menjadi sarana untuk terus meningkatkan amal dan perbuatan baik.
Hal tersebut selaras dengan pesan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang diberikan umur panjang dan mampu memperbanyak kebaikan. Sebaliknya, umur yang singkat maupun panjang akan kehilangan makna apabila tidak digunakan untuk melakukan kebaikan.
Semangat tersebut juga sejalan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus berkontribusi, berkarya, dan mengambil peran dalam membangun generasi masa depan.
Melalui Festival Parenting Eco Print, anak-anak diberikan ruang untuk belajar dan berkreasi bersama orang tua. Keterlibatan keluarga dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran orang tua sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak.
Festival ini menjadi bukti bahwa pendidikan anak dapat dikembangkan melalui kegiatan yang menyenangkan, kreatif, dan melibatkan kolaborasi antara sekolah, guru, anak, serta orang tua.
Dengan semangat Milad ke-107 TK ABA dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PD IGABA Kabupaten Temanggung berharap pendidikan anak usia dini terus berkembang dan mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, mandiri, serta siap menghadapi tantangan masa depan.












