Berita

PHU Muhammadiyah Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Tiga Wilayah di Temanggung

0
×

PHU Muhammadiyah Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Tiga Wilayah di Temanggung

Sebarkan artikel ini

PHU Muhammadiyah Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Tiga Wilayah di Temanggung

TEMANGGUNG – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih diwujudkan melalui aksi sosial PHU Muhammadiyah (PHUM). Pada September hingga Oktober 2026, PHUM menyalurkan bantuan air bersih ke tiga wilayah di Kabupaten Temanggung, yakni Selopampang, Klepu, dan Tempuran, Kecamatan Kaloran.

Dalam tiga kali penyaluran, PHUM mendistribusikan sebanyak lima tangki truk air bersih dengan total volume mencapai 20.000 liter. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat untuk keperluan sehari-hari.

Penyaluran pertama dilaksanakan pada 18 September 2026 dengan mengirimkan satu tangki truk berkapasitas 4.000 liter air bersih ke wilayah Selopampang. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Selanjutnya, pada 26 September 2026, PHUM kembali menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah Klepu. Kali ini, bantuan yang diberikan sebanyak dua tangki truk dengan total volume 8.000 liter.

Aksi sosial tersebut berlanjut pada 20 Oktober 2026. PHUM menyalurkan dua tangki truk air bersih dengan total volume 8.000 liter ke wilayah Tempuran, Kecamatan Kaloran.

Tiga Kali Penyaluran, Total 20.000 Liter

Jika dihitung secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan PHUM dalam tiga kegiatan tersebut mencapai 20.000 liter air bersih. Rinciannya meliputi 4.000 liter untuk Selopampang, 8.000 liter untuk Klepu, dan 8.000 liter untuk Tempuran, Kecamatan Kaloran.

Penyaluran secara bertahap ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga di wilayah penerima.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini mencerminkan semangat berbagi dan gotong royong dalam membantu sesama. Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu wujud pengabdian sosial yang dapat dirasakan secara langsung.

Melalui aksi tersebut, PHUM turut menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya diwujudkan melalui penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Dakwah melalui kepedulian, berbagi melalui tindakan, dan hadir memberi manfaat bagi sesama.

Komentar