Berita

Ikhtiar Batiniah Warga SD Muhammadiyah Temanggung, Gelar Salat Istisqa untuk Memohon Turunnya Hujan

0
×

Ikhtiar Batiniah Warga SD Muhammadiyah Temanggung, Gelar Salat Istisqa untuk Memohon Turunnya Hujan

Sebarkan artikel ini

Ikhtiar Batiniah Warga SD Muhammadiyah Temanggung, Gelar Salat Istisqa untuk Memohon Turunnya Hujan

TEMANGGUNG – Sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi berbagai ujian dan kondisi lingkungan, SD Muhammadiyah Temanggung menggelar Salat Istisqa atau salat memohon hujan pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan berlangsung khusyuk mulai pukul 07.15 hingga 08.00 WIB di halaman Gedung Tahfidz Kampus 2 SD Muhammadiyah Temanggung.

Salat sunah berjamaah ini diikuti seluruh warga sekolah, mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6, serta jajaran guru dan karyawan. Sejak pagi, para siswa telah memenuhi halaman sekolah dengan membawa perlengkapan salat masing-masing. Seluruh peserta menempati saf yang telah disiapkan dengan tertib untuk mengikuti rangkaian ibadah bersama.

Bagi keluarga besar SD Muhammadiyah Temanggung, pelaksanaan Salat Istisqa ini menjadi bentuk ikhtiar batiniah sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah berbagai ujian yang dihadapi masyarakat.

Mengajak Jamaah Memperbanyak Istigfar dan Introspeksi Diri

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan Salat Istisqa tersebut adalah Ustaz Agus. Dalam khotbahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istigfar, merendahkan diri di hadapan Allah SWT, serta melakukan introspeksi atas berbagai cobaan dan bencana yang terjadi akhir-akhir ini.

Ia mengingatkan bahwa berbagai ujian yang terjadi hendaknya menjadi momentum bagi manusia untuk memperbaiki diri dan kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Salat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar batiniah kita. Melalui salat dan doa bersama ini, kita memohon agar Allah SWT berkenan menurunkan hujan yang membawa berkah dan rahmat, sekaligus mengangkat berbagai ujian serta bencana yang menimpa masyarakat dalam beberapa waktu terakhir,” tutur Ustaz Agus.

Pesan tersebut mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ibadah bukan sekadar rutinitas, melainkan juga sarana memperkuat keimanan, menumbuhkan kesadaran diri, dan memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi kesulitan.

Menanamkan Nilai Spiritual kepada Peserta Didik

Selain menjadi bentuk ibadah dan permohonan doa, pelaksanaan Salat Istisqa juga menjadi sarana pembelajaran edukatif dan spiritual bagi para siswa. Melalui praktik langsung, peserta didik diajak memahami pentingnya bertawakal, peduli terhadap kondisi lingkungan, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT ketika menghadapi kesulitan.

Keterlibatan seluruh warga sekolah dalam kegiatan ini turut memberikan pengalaman beribadah secara berjamaah di lingkungan pendidikan. Nilai-nilai keislaman tidak hanya disampaikan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga ditanamkan melalui kegiatan nyata yang dapat diikuti dan dipahami oleh para siswa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang diamini secara khidmat oleh seluruh peserta. Suasana penuh harap menyertai akhir kegiatan sebelum para siswa kembali melanjutkan aktivitas pembelajaran di kelas.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, keluarga besar SD Muhammadiyah Temanggung berharap Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan rahmat, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai ujian dan bencana.

Ikhtiar lahir dan batin terus dilakukan, doa dipanjatkan, dan harapan disandarkan kepada Allah SWT. Semoga hujan yang membawa berkah segera diturunkan dan menjadi rahmat bagi seluruh alam. (Media SDMT)

Komentar