MI Muhammadiyah Danurejo Wisuda 58 Hafiz dan Hafizah, Luncurkan Kelas Bahasa Arab dan Literasi
TEMANGGUNG – MI Muhammadiyah Danurejo terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan Islam yang unggul dan berorientasi pada masa depan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan V yang digelar di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur’an peserta didik, tetapi juga momentum peluncuran program unggulan baru, yakni Kelas Bahasa Arab dan Kelas Literasi.
Sebanyak 58 siswa diwisuda dari 74 peserta ujian tahfidz, dengan capaian hafalan meliputi juz 30, 29, 28, 27, dan 1. Menariknya, tiga siswa berhasil menuntaskan hafalan dua juz sekaligus dalam periode ujian tahun ini. Prestasi tersebut menjadi gambaran dari proses pembinaan tahfidz yang dijalankan secara berkelanjutan oleh madrasah.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Taufik Nur Priyanto, S.IP., M.M., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Temanggung yang mewakili Bupati Temanggung; K.H. Mansyur Asnawi, M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Temanggung; Drs. H. Makmun Pitoyo, M.Pd., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Temanggung; serta Agus Latif, S.Ag., M.H., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung berhalangan hadir.
Menguatkan Hafalan dan Menjaga Kedekatan dengan Al-Qur’an
Capaian para wisudawan merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan konsisten. Program tahfidz di MI Muhammadiyah Danurejo didukung oleh kegiatan murojaah harian, evaluasi bulanan, pemadatan hafalan, daurah tahfidz, hingga pelaksanaan ujian yang melibatkan unsur Kementerian Agama Kabupaten Temanggung dan Lembaga Pengembangan Tahsin Tahfidz Muhammadiyah Kabupaten Temanggung.
Dalam sambutannya, Agus Latif menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan wisuda tahfidz tersebut. Ia berpesan agar para wisudawan senantiasa istiqamah dalam menambah sekaligus menjaga hafalan Al-Qur’an.
Ia juga mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan menghafal Al-Qur’an, melainkan awal untuk terus berinteraksi dengan kitab suci tersebut dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan ini menegaskan bahwa keberhasilan program tahfidz tidak hanya diukur dari jumlah juz yang dihafalkan, tetapi juga dari kesungguhan peserta didik dalam menjaga hafalan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membentuk akhlak dan perilaku.
Luncurkan Kelas Bahasa Arab dan Kelas Literasi
Momentum wisuda tahfidz tahun ini juga ditandai dengan peluncuran Kelas Bahasa Arab dan Kelas Literasi. Peluncuran dilakukan oleh para tokoh yang hadir bersama Kepala MI Muhammadiyah Danurejo, Firman Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
Kedua program tersebut direncanakan mulai berjalan pada tahun pelajaran 2027/2028 sebagai bagian dari pengembangan mutu pendidikan dan penguatan kompetensi peserta didik.
Kelas Bahasa Arab diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa Al-Qur’an sekaligus memperluas wawasan global. Melalui program ini, siswa diharapkan memiliki kesempatan untuk mengenal dan mempelajari bahasa Arab secara lebih terarah.
Sementara itu, Kelas Literasi dirancang untuk memperkuat kemampuan membaca, memahami informasi, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik agar mampu belajar secara mandiri dan menghadapi perkembangan informasi di era modern.
Peluncuran kedua program ini memperlihatkan upaya madrasah untuk mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguatan nilai-nilai keislaman, tetapi juga mendorong kemampuan akademik dan keterampilan yang dibutuhkan peserta didik.
Siapkan Gedung Empat Lantai dan Transformasi Digital
Dalam paparannya, Firman Santoso menyampaikan rencana pembangunan gedung madrasah empat lantai sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah siswa dan semakin terbatasnya sarana prasarana pembelajaran.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menyiapkan fasilitas pendidikan yang lebih memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar serta pengembangan program-program unggulan.
Selain pengembangan sarana fisik, MI Muhammadiyah Danurejo juga menyiapkan inovasi dalam pengelolaan pendidikan melalui aplikasi AKSI (Amal, Karakter, Spiritual, Integritas). Aplikasi ini direncanakan mulai diuji coba pada November 2026 sebagai buku penghubung digital antara madrasah dan orang tua.
Kehadiran aplikasi AKSI diharapkan menjadi bagian dari penguatan komunikasi antara pihak madrasah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan peserta didik. Dengan demikian, pendidikan dan pembinaan karakter dapat berjalan melalui sinergi antara lingkungan sekolah dan rumah.
Berbagai rencana pengembangan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan memerlukan langkah yang menyeluruh, mulai dari pembinaan spiritual, penguatan kompetensi, penyediaan fasilitas, hingga pemanfaatan teknologi.
Membangun Generasi Qur’ani yang Berdaya Saing
Berbagai program yang dikembangkan MI Muhammadiyah Danurejo menjadi bagian dari komitmen untuk mewujudkan visi madrasah, yakni “Terwujudnya Madrasah Unggul dalam Menciptakan Generasi Muslim Berprestasi, Berakhlak Mulia, Berkarakter Qur’ani, dan Memiliki Daya Saing Global.”
Program tahfidz menjadi fondasi penguatan karakter Qur’ani, sedangkan Kelas Bahasa Arab dan Kelas Literasi diarahkan untuk memperluas kemampuan serta wawasan peserta didik. Di sisi lain, pengembangan sarana prasarana dan transformasi digital menjadi upaya untuk mendukung proses pendidikan yang semakin berkualitas.
Wisuda Tahfidz Angkatan V pun menjadi momentum untuk mengapresiasi capaian para siswa sekaligus meneguhkan langkah madrasah dalam mengembangkan pendidikan yang seimbang antara nilai keislaman, prestasi, karakter, dan kompetensi.
Membangun madrasah bukan sekadar membangun gedung, melainkan membangun manusia, menanamkan nilai, dan menyiapkan generasi masa depan. Sebab, membangun negara dapat dimulai dari ruang kelas, dan membangun peradaban dapat dimulai dari generasi yang mencintai Al-Qur’an.












