Berita

BIKKSA PDA Temanggung Bekali Generasi Muda Melalui Sosialisasi Bimbingan Pranikah

6
×

BIKKSA PDA Temanggung Bekali Generasi Muda Melalui Sosialisasi Bimbingan Pranikah

Sebarkan artikel ini

BIKKSA PDA Temanggung Bekali Generasi Muda Melalui Sosialisasi Bimbingan Pranikah

Temanggung – Biro Konsultasi Keluarga Sakinah ‘Aisyiyah (BIKKSA) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Temanggung bekerja sama dengan Majelis Tabligh dan Ketarjihan menyelenggarakan Sosialisasi Bimbingan Pranikah bagi kader Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Temanggung pada Sabtu (4/7/2026) di Gedung PDA Temanggung.

Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai pentingnya persiapan membangun kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Persiapan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kesiapan usia, tetapi juga kesiapan ilmu, mental, spiritual, kesehatan, dan ekonomi.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Suwondo menegaskan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama dan utama bagi anak-anak. Oleh karena itu, calon pasangan suami istri perlu memahami hak dan kewajiban masing-masing, membangun komunikasi yang baik, saling menghormati, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam kehidupan berkeluarga.

Menurutnya, pembentukan keluarga yang harmonis dimulai dari kesiapan pribadi yang matang. Bekal ilmu agama dan pemahaman mengenai kehidupan rumah tangga menjadi modal penting agar keluarga mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan bijaksana.

Sementara itu, dr. Wiwiek Dewi, MMR menyampaikan materi mengenai pentingnya kesiapan kesehatan sebagai bagian dari persiapan pranikah. Ia menjelaskan bahwa kesehatan fisik dan mental calon pasangan memiliki peran besar dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas. Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah, penerapan pola hidup sehat, serta kesiapan reproduksi menjadi langkah preventif yang penting untuk mendukung lahirnya generasi yang sehat.

Lebih lanjut, kedua narasumber menekankan bahwa di tengah berbagai tantangan zaman, penguatan ketahanan keluarga menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Generasi muda diharapkan mampu menjadi pribadi yang tangguh, menjaga pergaulan yang sehat, serta mampu mengambil keputusan secara bijaksana dalam membangun masa depan dan kehidupan berkeluarga.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai persiapan pernikahan, tetapi juga didorong untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang siap membangun keluarga Islami yang harmonis, berkualitas, dan mampu melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia.

Komentar