Berita

Lima Kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Temanggung Ikuti Musykerwil II Jawa Tengah, Dorong Peran Perempuan dalam Ekologi Berkeadaban

137
×

Lima Kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Temanggung Ikuti Musykerwil II Jawa Tengah, Dorong Peran Perempuan dalam Ekologi Berkeadaban

Sebarkan artikel ini

SemarangPimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Temanggung (PDNA) mengirimkan lima kader untuk mengikuti Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) II yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah pada 7–8 Februari 2026 di Semarang. Keikutsertaan ini menjadi wujud komitmen PDNA Temanggung dalam memperkuat kapasitas kader serta memperluas kontribusi perempuan muda di tingkat wilayah.

Lima kader yang mewakili PDNA Temanggung yakni Sri Mutinah selaku ketua, Iffa Dwi Hikmawati sebagai sekretaris, serta Harini Dhewi, Ertika Nanda, dan Hinfah Septiyanti sebagai anggota delegasi. Mereka mengikuti seluruh rangkaian agenda Musykerwil secara aktif dan penuh tanggung jawab.

Musykerwil II tahun ini mengusung tema “Penguatan Peran Perempuan Muda dalam Ekologi Berkeadaban”. Tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup yang berlandaskan nilai moral, sosial, dan keagamaan.

Ketua PDNA Temanggung, Sri Mutinah, menyampaikan bahwa partisipasi dalam Musykerwil merupakan bagian dari proses kaderisasi dan penguatan kepemimpinan. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat konsolidasi organisasi, serta merumuskan arah gerakan perempuan muda yang progresif dan berkelanjutan.

“Keikutsertaan kader Temanggung di tingkat wilayah adalah bentuk tanggung jawab kami untuk ikut berkontribusi dalam perumusan kebijakan, khususnya terkait isu lingkungan dan sosial,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 35 pimpinan daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, menunjukkan soliditas dan luasnya jaringan organisasi. Rangkaian acara diawali dengan seminar lingkungan yang menghadirkan Casitha Kathmandu sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa perempuan muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam membangun ekologi yang berkeadaban.

Agenda dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah, kemudian dibahas dalam forum tanggapan dari seluruh pimpinan daerah. Proses berlangsung dinamis dan konstruktif dengan berbagai masukan strategis.

Pada sesi sidang komisi, dibahas sejumlah isu prioritas meliputi bidang organisasi, kaderisasi, dakwah, dan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, kader PDNA Temanggung, Ertika Nanda, dipercaya menjadi Ketua Sidang Komisi Lingkungan. Ia menyampaikan bahwa amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar dalam merumuskan rekomendasi yang berpihak pada keberlanjutan alam.

“Kami berupaya menghasilkan program yang tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar berdampak bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.

Partisipasi aktif kader Temanggung dalam Musykerwil II ini menunjukkan kesiapan mereka dalam berkontribusi di tingkat wilayah. Melalui forum tersebut, PDNA Temanggung berharap mampu membawa gagasan baru yang dapat diimplementasikan di daerah, sekaligus memperkuat perannya sebagai bagian dari gerakan perempuan muda Muhammadiyah yang responsif terhadap isu sosial dan lingkungan.

Dengan semangat kolaborasi, keilmuan, dan kepedulian terhadap ekologi, Nasyiatul ‘Aisyiyah Temanggung berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya perempuan muda yang berdaya, berintegritas, dan berperan aktif dalam mewujudkan ekologi berkeadaban di Jawa Tengah.

Komentar