Berita

Mahasiswa AKMT Ikuti PIT ke-9 IABI 2026, Perkuat Kapasitas Kebencanaan dan Jejaring Nasional

46
×

Mahasiswa AKMT Ikuti PIT ke-9 IABI 2026, Perkuat Kapasitas Kebencanaan dan Jejaring Nasional

Sebarkan artikel ini

Mahasiswa AKMT Ikuti PIT ke-9 IABI 2026, Perkuat Kapasitas Kebencanaan dan Jejaring Nasional

Yogyakarta – Mahasiswa bersama Biro Kemahasiswaan Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) mengikuti Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-9 yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) pada 6–8 Mei 2026 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen kampus dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa di bidang mitigasi dan penanggulangan bencana.

PIT ke-9 IABI dihadiri sekitar 600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang terdiri atas akademisi, peneliti, praktisi kebencanaan, pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta mahasiswa. Mengusung tema “Penguatan Kolaborasi Multi Sektor dalam Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia”, forum ini menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran gagasan terkait pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari opening ceremony, knowledge sharing sessions, special session, parallel session (call for paper), pameran inovasi kebencanaan, hingga kegiatan donor darah. Beragam topik strategis dibahas dalam forum tersebut, di antaranya refleksi gempa Yogyakarta 2006, komunikasi risiko bencana, keterlibatan dunia usaha dalam penanggulangan bencana, serta pengembangan strategi mitigasi berbasis teknologi.

Keikutsertaan mahasiswa AKMT dalam kegiatan ini memberikan pengalaman dan wawasan baru terkait upaya mitigasi bencana, baik melalui pendekatan struktural maupun nonstruktural. Mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya literasi kebencanaan, edukasi masyarakat, penguatan sistem peringatan dini, serta komunikasi risiko yang efektif dalam menghadapi potensi bencana.

Selain menambah pengetahuan, forum ilmiah ini juga membuka peluang jejaring profesional dengan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor. Mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam proses mitigasi hingga pemulihan pasca bencana.

Melalui partisipasi dalam PIT ke-9 IABI, AKMT berharap mahasiswa mampu mengembangkan kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan ketangguhan bencana. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat dibagikan kepada sivitas akademika maupun masyarakat luas guna memperkuat kapasitas kebencanaan di lingkungan pendidikan dan sosial masyarakat.

Komentar