Berita

Milad ke-109 ‘Aisyiyah Cabang Kowangan: Mengukir Keikhlasan Pendahulu, Menumbuhkan Kemandirian Ekonomi Warga

54
×

Milad ke-109 ‘Aisyiyah Cabang Kowangan: Mengukir Keikhlasan Pendahulu, Menumbuhkan Kemandirian Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini

Milad ke-109 ‘Aisyiyah Cabang Kowangan: Mengukir Keikhlasan Pendahulu, Menumbuhkan Kemandirian Ekonomi Warga

 

TEMANGGUNG — Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kowangan menggelar resepsi Milad ke-109 ‘Aisyiyah di Madrasah Diniyah Muhammadiyah Kowangan pada Jumat Wage, 22 Mei 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Mengukir Jiwa Keikhlasan Pendahulu, Menumbuhkan Kemandirian Perekonomian Warga.”

 

Acara dihadiri sekitar 160 peserta yang terdiri atas jajaran Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Temanggung, Korp Mubalighot PDA Temanggung, anggota PCA Kowangan, para Ketua Ranting ‘Aisyiyah Kowangan, Lungge, dan Bolang, PCNA Kowangan, serta jamaah dari berbagai ranting.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Temanggung, Dra. Eni Zuhriyah yang memberikan apresiasi atas semangat dakwah dan pemberdayaan ekonomi yang terus dikembangkan oleh PCA Kowangan.

 

Ketua PCA Kowangan periode 2022–2027, Dra. Sri Sugiyarti dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan panjang ‘Aisyiyah selama 109 tahun merupakan bukti nyata perjuangan perempuan Muhammadiyah dalam membangun peradaban.

 

“Seratus sembilan tahun yang lalu, sebuah langkah kecil dimulai dari kesadaran bahwa perempuan adalah tiang peradaban. Hari ini, ‘Aisyiyah berdiri tegak bukan sekadar sebagai saksi sejarah, melainkan sebagai pelaku utama yang merawat kehidupan,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa Milad ke-109 menjadi momentum untuk memperkuat dakwah kemanusiaan demi terwujudnya perdamaian dan kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam rangka menyemarakkan Milad, PCA Kowangan menggelar serangkaian kegiatan di tingkat ranting. Ranting Kowangan pada 9 Mei 2026 mengadakan pengajian dan pelatihan pembuatan kokedama sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi anggota. Melalui pelatihan tersebut, para ibu diharapkan mampu memproduksi dan memasarkan hasil karya secara mandiri.

 

Sementara itu, Ranting Bolang pada 10 Mei 2026 menggelar pengajian milad, disusul kegiatan serupa oleh Ranting Lungge. Puncak kegiatan dilaksanakan pada 22 Mei 2026 berupa pengajian dan resepsi Milad Cabang.

 

Dalam sambutannya, Sri Sugiyarti juga mengenang perjuangan para pendahulu ‘Aisyiyah Kowangan. Ia menceritakan sosok ketua pertama PCA Kowangan, almarhumah Ibu Marsidah, yang rela berjalan kaki menuju daerah Bolang Klepu dengan penerangan obor demi menyiarkan dakwah ‘Aisyiyah.

 

“Perjuangan para senior dengan penuh keikhlasan inilah yang harus menjadi motivasi bagi generasi penerus untuk terus melanjutkan dakwah dan pengabdian kepada umat,” tuturnya.

 

Selain pelatihan kokedama, kegiatan Milad juga dimeriahkan dengan bazar pakaian, makanan, dan bahan kebutuhan pokok sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi warga.

 

PCA Kowangan berharap Milad ke-109 ‘Aisyiyah dapat menjadi momentum memperkuat peran perempuan berkemajuan yang mampu mencerahkan semesta.

 

“Semoga ‘Aisyiyah semakin maju dan menjadikan perempuan berkemajuan yang mencerahkan semesta. Menjadi samudera bagi ilmu yang dahaga, menjadi pelita bagi yang tersesat di kegelapan, serta menjadi rahim lahirnya pemimpin-pemimpin bangsa yang bertakwa,” pungkas Sri Sugiyarti.

Komentar