Berita

Pendirian Ranting Muhammadiyah Mulyosari Resmi Dikukuhkan, Wujud Penguatan Dakwah di Tingkat Akar Rumput

223
×

Pendirian Ranting Muhammadiyah Mulyosari Resmi Dikukuhkan, Wujud Penguatan Dakwah di Tingkat Akar Rumput

Sebarkan artikel ini

Pendirian Ranting Muhammadiyah Mulyosari Resmi Dikukuhkan, Wujud Penguatan Dakwah di Tingkat Akar Rumput

Kaloran, Temanggung – Upaya penguatan dakwah dan kaderisasi Muhammadiyah di tingkat akar rumput kembali menunjukkan perkembangan positif. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kaloran secara resmi mengukuhkan berdirinya Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Mulyosari pada Sabtu malam (8 November 2025) pukul 20.00 WIB.

Kegiatan berlangsung di Dusun Mulyosari, Desa Gandon, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, jajaran pimpinan cabang Muhammadiyah, serta warga setempat. Suasana acara terasa hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan semangat dakwah yang terus hidup di tengah masyarakat.


Pemekaran untuk Percepatan Dakwah dan Pelayanan Umat

Pendirian PRM Mulyosari merupakan hasil pemekaran dari PRM Gandon, yang selama ini menaungi sejumlah wilayah di sekitarnya. Pemekaran dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjawab meningkatnya jumlah anggota, dinamika kegiatan jamaah, serta kebutuhan percepatan pelayanan organisasi di tingkat ranting.

Ketua PCM Kaloran, Bapak Muhasyim, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan ranting baru bukan sekadar penambahan struktur organisasi, melainkan bentuk nyata dari upaya memperluas peran dakwah Muhammadiyah dalam kehidupan masyarakat.

“Ranting adalah ujung tombak basis gerakan dakwah Persyarikatan. Di sinilah Muhammadiyah berinteraksi langsung dengan umat. Maka pembentukan Ranting Mulyosari ini bukan hanya penting, tetapi mendesak untuk menjawab kebutuhan dakwah yang semakin dinamis,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan ranting baru ini akan membuka ruang yang lebih luas untuk menghidupkan kegiatan keislaman, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Dengan adanya ranting ini, kita berharap kegiatan seperti pengajian, pembinaan remaja, serta gerakan sosial umat bisa lebih terkoordinasi dan menyentuh masyarakat secara langsung,” tambahnya.


Komitmen Ranting Baru: Bergerak Sesuai Tuntunan Persyarikatan

Perwakilan PRM Mulyosari yang baru dikukuhkan, Bapak Supratman, menyampaikan rasa syukur sekaligus kesiapan untuk mengemban amanah organisasi. Ia menegaskan bahwa pendirian ranting ini merupakan hasil kerja sama dan semangat kolektif masyarakat setempat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan semua pihak. Insyaallah kami akan menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Ranting ini lahir dari kebutuhan umat, maka kami akan bergerak sesuai dengan tuntunan Persyarikatan,” ungkapnya.


Antusiasme Warga dan Harapan Baru bagi Umat

Masyarakat Mulyosari menyambut baik berdirinya PRM baru ini. Salah satu tokoh masyarakat menyampaikan bahwa Muhammadiyah telah lama berperan penting dalam membina akhlak dan kehidupan sosial warga.

“Selama ini kami ikut kegiatan di PRM Gandon. Dengan adanya ranting ini, kami merasa lebih dekat dengan Muhammadiyah. Semoga membawa keberkahan bagi seluruh warga,” tuturnya.


Doa dan Program Awal Ranting

Selain prosesi pengukuhan, kegiatan malam itu juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Marzuki, sekaligus tausiah singkat yang menekankan pentingnya menjaga semangat dakwah jamaah di lingkungan ranting.

Dalam kesempatan tersebut, pengurus PRM Mulyosari juga memaparkan program awal ranting, antara lain:

  • Rencana pengajian rutin lapanan di masjid,

  • Rutinan dari rumah ke rumah antarjamaah, dan

  • Penguatan kegiatan keislaman di masjid setempat.

Kegiatan-kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan spiritual dan sosial bagi warga Muhammadiyah di Mulyosari.


Langkah Nyata Perluasan Dakwah Muhammadiyah

Dengan berdirinya PRM Mulyosari, PCM Kaloran menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan dakwah Muhammadiyah hingga ke tingkat paling dasar kehidupan masyarakat.
Langkah ini bukan hanya memperluas struktur, tetapi juga memperdalam makna keberadaan Muhammadiyah di tengah umat — sebagai gerakan dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial.

Melalui kehadiran ranting baru ini, diharapkan semangat persaudaraan, kebermanfaatan, dan kemajuan bersama dapat tumbuh semakin kuat di tengah masyarakat Mulyosari dan sekitarnya.

Komentar