PM dan NA Ranting Danurejo Gelar Kajian NGOPI Spesial Bahas Bijak Bermedia Sosial
KEDU – Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) Danurejo, Kedu, menggelar Kajian NGOPI (Ngobrol Perkara Iman) Spesial pada Jumat malam Sabtu, 9 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Darul Muttaqien dan diikuti sekitar 40 peserta putra dan putri.
Kajian NGOPI merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap malam Sabtu sebagai upaya pembinaan iman, karakter, dan wawasan generasi muda secara berkelanjutan.
Kajian kali ini menghadirkan Firman Santoso, M.Pd., Kepala Sekolah MIMDA, sebagai pemateri. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi bertema “Menggunakan Internet dan Media Sosial dengan Bijak”.
Firman Santoso mengawali kajian dengan menampilkan sejumlah figur publik, seperti Forrest Lee dan Chris Feng, yang dinilai berhasil memanfaatkan media sosial secara positif hingga memberikan nilai manfaat, termasuk secara ekonomi. Menurutnya, media sosial dapat menjadi peluang apabila dikelola dengan tepat dan bertanggung jawab.
“Media sosial ibarat pisau bermata dua. Jika digunakan dengan bijak, bisa menjadi sarana belajar, berdakwah, dan berwirausaha. Namun jika disalahgunakan, dapat memicu berbagai dampak negatif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan potensi dampak buruk dari penyalahgunaan media sosial, seperti tawuran pelajar, pergaulan bebas, penyebaran hoaks, hingga persoalan hukum akibat konten negatif.
Lebih lanjut, Firman menegaskan bahwa keberhasilan dalam bermedia sosial tidak diukur dari viralitas semata, melainkan dari dampak positif yang dihasilkan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan Kajian NGOPI Spesial ini, diharapkan para peserta dapat menjadi generasi yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan internet dan media sosial, serta mampu memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi masa depan.












