Berita

Semangat Persiapan KEMAIS 2025: TPQ Ar Rahmah Malebo Mulai Dirikan Tenda di Ngadirejo

200
×

Semangat Persiapan KEMAIS 2025: TPQ Ar Rahmah Malebo Mulai Dirikan Tenda di Ngadirejo

Sebarkan artikel ini
Semangat Persiapan KEMAIS 2025: TPQ Ar Rahmah Malebo Mulai Dirikan Tenda di Ngadirejo

Semangat Persiapan KEMAIS 2025: TPQ Ar Rahmah Malebo Mulai Dirikan Tenda di Ngadirejo

TEMANGGUNG – Suasana di Lapangan Gondang Winangun, Ngadirejo, pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.00 WIB, puluhan pendamping dan panitia mulai memadati area lapangan untuk melakukan persiapan fisik menjelang pembukaan perhelatan besar bagi santri cilik se-Kabupaten Temanggung. Di antara kerumunan tersebut, terlihat rombongan pendamping dari TPQ Ar Rahmah Malebo yang begitu antusias mendirikan tenda untuk para santri mereka yang akan mengikuti Kemah Anak Islam (KEMAIS) 2025.

Pemasangan tenda pada hari Jumat, 26 Desember 2025 ini, merupakan agenda awal sebelum rangkaian kegiatan inti dimulai secara resmi pada hari Sabtu esok. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan panitia, seluruh TPA/TPQ memang diberikan waktu sepanjang hari ini, mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, untuk memastikan area perkemahan siap digunakan.

Wujudkan Karakter Melalui “Ceria dalam Iman, Hebat dalam Akhlak”

KEMAIS 2025 merupakan agenda besar yang diinisiasi oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Temanggung. Dengan mengusung tema “Ceria dalam Iman, Hebat dalam Akhlak,” kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi penerus dengan pendidikan agama yang kokoh, akhlak mulia, serta karakter kepemimpinan sejak usia dini.

Menurut dokumen Term of Reference (TOR) kegiatan, KEMAIS bukan sekadar ajang rekreasi atau hiburan islami. Lebih dari itu, acara ini dirancang sebagai media pembentukan karakter, pelatihan kemandirian, dan penguatan nilai-nilai keislaman melalui suasana yang edukatif di alam terbuka. Bagi para santri TPQ Ar Rahmah Malebo, momen ini adalah kesempatan emas untuk belajar hidup mandiri jauh dari rumah selama tiga hari dua malam.

Persiapan Matang dari Peserta dan Panitia

Partisipasi TPQ Ar Rahmah Malebo dalam ajang ini mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia, di mana peserta adalah santri kelas 4 hingga 6 SD yang berusia antara 10 sampai 12 tahun. Setiap regu yang dikirimkan terdiri dari 10 hingga 15 anak. Untuk mendukung kelancaran logistik selama berkemah, setiap lembaga memberikan Sumbangan Wajib Organisasi (SWO) sebesar Rp 200.000,- per regu.

Pendamping dari TPQ Ar Rahmah Malebo menjelaskan bahwa persiapan tidak hanya dilakukan hari ini. Para santri telah diinstruksikan untuk membawa perlengkapan pribadi yang lengkap, mulai dari alat shalat, Al-Qur’an, alat tulis, hingga alat makan pribadi guna menjaga kebersihan dan ketertiban selama di lapangan. Selain itu, pihak TPQ juga menyiapkan tenda dapur sendiri beserta alat masak untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para santri secara mandiri.

Rangkaian Kegiatan dan Perlombaan yang Menanti

Setelah proses pendaftaran dan upacara pembukaan yang dijadwalkan pada Sabtu siang (27/12), para santri akan langsung dihadapkan pada berbagai kegiatan menarik. Salah satu yang paling dinantikan adalah berbagai jenis lomba antar-TPA yang dirancang untuk mengasah bakat dan keberanian mereka.

Beberapa cabang lomba yang akan digelar antara lain:

  • Lomba Adzan: Menguji ketepatan lafadz, tajwid, dan irama dengan durasi maksimal 3 menit.
  • Lomba Murattal: Membaca QS Al-Kahfi ayat 1-10 untuk menguji kelancaran dan makhraj santri.
  • Lomba Pidato: Tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa dengan tema-tema menarik seperti bakti kepada orang tua dan tantangan generasi Alpha.
  • Cerdas Cermat Al-Qur’an (CCQ): Kompetisi tim yang menguji hafalan Juz ‘Amma, sirah nabawiyah, serta tajwid dasar.
  • Lomba Konten Islami: Inovasi lomba berbasis teknologi di mana peserta mengunggah video kreatif ke YouTube.

Tidak hanya kompetisi, sisi spiritualitas juga menjadi prioritas utama. Para santri akan diajak melaksanakan shalat tahajud berjamaah, dzikir pagi per halaqah, serta mendapatkan bimbingan intensif dari pembina kafilah yang berasal dari kalangan pelajar SMA/MA Muhammadiyah di Temanggung.

Membangun Ukhuwah di Bawah Langit Ngadirejo

Salah satu keunikan KEMAIS 2025 adalah sistem “Kafilah”. Meskipun berangkat dari TPQ Ar Rahmah Malebo, nantinya para santri akan dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang beranggotakan anak-anak dari TPA yang berbeda-beda. Tujuannya sangat jelas: untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan kemampuan bersosialisasi antar-lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Temanggung.

Puncak kemeriahan akan terjadi pada hari Ahad malam (28/12) melalui sesi Pentas Seni. Setiap TPA, termasuk rombongan dari Malebo, akan menampilkan pertunjukan kreatif seperti drama, nasyid, acapela, hingga pantomim di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan.

KEMAIS 2025 direncanakan akan ditutup pada Senin sore (29/12) setelah seluruh peserta menyelesaikan kegiatan outbound yang menantang dan menyenangkan. Bagi masyarakat yang ingin memantau perkembangan kegiatan ini, panitia telah menyediakan portal informasi resmi di laman https://kemais.centermu.com atau melalui Call Center di nomor +62 851-1730-7400.

Dengan berdirinya tenda-tenda di Lapangan Gondang Winangun pagi ini, semangat “Ceria dalam Iman” sudah mulai terasa. Semoga kegiatan ini menjadi wasilah lahirnya generasi yang “Hebat dalam Akhlak” bagi masa depan bangsa.

Komentar