Semarak Perjumsa 2026 di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan: Wadah Pembentukan Karakter, Disiplin, dan Kolaborasi Lintas Generasi
KANDANGAN — Semangat kebersamaan dan keceriaan menyelimuti halaman SMP Muhammadiyah 5 Kandangan sejak Jumat pagi. Ratusan peserta didik tampak antusias mengikuti pembukaan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjumsa) yang berlangsung selama dua hari satu malam, mulai Jumat (14/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026). Agenda tahunan ini dirancang bukan sekadar ajang berkemah biasa, melainkan sarana edukatif terpadu untuk membentuk karakter mandiri, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan.
Rangkaian acara resmi dimulai dengan apel pembukaan khidmat di lapangan utama sekolah. Bertindak sebagai pembina upacara, Pembina Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) SMP Muhammadiyah 5 Kandangan memimpin langsung jalannya apel. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas, tata krama, dan kepatuhan terhadap aturan selama agenda berlangsung. Momentum pembukaan ini sekaligus membakar semangat para peserta dan pendamping agar dapat menjalani setiap sesi kegiatan dengan energi positif dan kekompakan tinggi.
Uji Ketangkasan dan Kedisiplinan Lewat Lomba PBB
Usai apel pembukaan, suasana perkemahan langsung beralih menjadi arena kompetisi yang dinamis. Panitia telah menyiapkan serangkaian agenda serta perlombaan kepanduan, salah satunya adalah lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Dalam perlombaan ini, setiap regu dituntut untuk menampilkan formasi terbaik dengan aba-aba yang tegas, presisi gerakan yang rapi, dan konsentrasi penuh.
Lebih dari sekadar memperebutkan gelar juara, lomba PBB menjadi instrumen efektif untuk menguji ketahanan mental, kerja sama kelompok, serta rasa tanggung jawab kolektif. Setiap instruksi yang dieksekusi secara serempak mencerminkan tingkat pemahaman dan soliditas antaranggota kelompok.
Kepala SMP Muhammadiyah 5 Kandangan dalam sesi wawancara khusus menegaskan bahwa Perjumsa merupakan bagian esensial dari kurikulum pembentukan karakter di luar kelas.
“Perjumsa bukan hanya kegiatan mendirikan tenda dan bermalam di sekolah. Ini adalah miniatur laboratorium kehidupan sosial bagi peserta didik. Mereka belajar bagaimana membagi tugas, menghadapi kendala secara langsung di lapangan, memupuk kemandirian tanpa bergantung penuh pada orang tua, serta membangun empati terhadap teman sebaya,” ujar Kepala Sekolah.
Hal senada diutarakan oleh Pembina HW. Menurutnya, seluruh modul kegiatan Perjumsa tahun ini dikonstruksi secara berimbang antara pembekalan materi kepanduan HW dan simulasi keterampilan hidup (life skills). Kesiapsiagaan, keberanian mengambil keputusan, dan sikap saling tolong-menolong menjadi nilai utama yang ditanamkan secara berkelanjutan kepada seluruh peserta.

Kehadiran Alumni dan Semarak Malam Pentas Seni
Daya tarik istimewa pada Perjumsa 2026 ini terletak pada keterlibatan aktif para alumni SMP Muhammadiyah 5 Kandangan. Kehadiran para purna-pelajar tersebut memberi warna tersendiri di arena perkemahan. Mereka tidak lagi hadir sebagai peserta didik, melainkan mengambil peran strategis sebagai instruktur pendamping dan fasilitator kegiatan.
Salah seorang perwakilan alumni mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali berkontribusi bagi almamater. Keterlibatan ini menjadi jembatan transfer pengalaman dan tradisi positif antara lulusan dan adik-adik kelas. Secara khusus, para alumni membantu melatih dan mengarahkan para pendamping dari kelas 8 dan kelas 9 agar lebih percaya diri, taktis, dan bertanggung jawab dalam membimbing adik kelas mereka di kelas 7.
Ketika senja berganti malam, ketegangan lomba mereda dan suasana berubah menjadi hangat serta penuh tawa. Seluruh peserta, guru, dan pendamping berkumpul melingkar untuk menyaksikan Pentas Seni (Pensi). Berbagai atraksi kreatif ditampilkan, mulai dari:
Musikalisasi puisi bertema kepanduan,
Penampilan vokal grup dan perkusi barang bekas,
Gerak dan lagu islami, hingga
Drama komedi singkat yang mengundang gelak tawa.
Malam Pensi terbukti efektif mencairkan kelelahan fisik setelah seharian beraktivitas, sekaligus menjadi ruang ekspresi untuk menumbuhkan rasa percaya diri di hadapan khalayak ramai.

Menjaga Api Nilai Positif Tetap Menyala
Perjumsa SMP Muhammadiyah 5 Kandangan 2026 ditutup pada Sabtu siang dengan upacara penutupan yang diwarnai rasa haru dan kebanggaan. Sinergi antara siswa, pembina, dewan guru, dan alumni membuktikan bahwa kolaborasi solid mampu menciptakan iklim pendidikan yang inklusif dan menyenangkan.
Pihak sekolah menaruh harapan besar agar seluruh nilai positif yang ditempa selama perkemahan—seperti kemandirian, kedisiplinan beribadah tepat waktu, kebersamaan, dan ketangguhan mental—tidak luntur saat kegiatan berakhir. Nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan tersebut diharapkan terus diinternalisasi dan diwujudkan dalam aktivitas belajar sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat luas.
Kontributor / Penulis: Tim Jurnalis Sahabat Muma | SMP Muhammadiyah 5 Kandangan












