Siswa MI Muhammadiyah Klepu Praktik Manasik Haji di Fatimah Zahra Semarang
Temanggung — MI Muhammadiyah Klepu menyelenggarakan kegiatan Manasik Haji bagi peserta didik kelas V dan VI di kawasan edukasi haji Fatimah Zahra, Semarang, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada siswa tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji melalui praktik langsung yang edukatif dan menyenangkan.
Sejak menjelang siang, puluhan siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian manasik haji. Dengan mengenakan pakaian ihram, para siswa mempraktikkan tahapan ibadah haji mulai dari niat ihram, tawaf, sai, wukuf di Arafah, hingga lempar jumrah. Seluruh kegiatan dilakukan dengan bimbingan guru dan pendamping yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Kepala MI Muhammadiyah Klepu menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji merupakan bagian dari pembelajaran agama yang menekankan pengalaman langsung. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya sebatas teori di kelas, tetapi juga harus memberikan pengalaman nyata agar lebih bermakna bagi peserta didik.
“Kami ingin siswa tidak hanya mengetahui rukun dan wajib haji secara hafalan, tetapi juga memahami makna setiap rangkaiannya melalui praktik langsung,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, kebersamaan, serta menanamkan nilai kesabaran dan keikhlasan sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat aktif bertanya dan mengikuti arahan dengan tertib. Para guru secara bergantian menjelaskan makna dari setiap prosesi manasik haji. Penjelasan disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Salah satu guru pendamping menuturkan bahwa pelaksanaan manasik haji di luar madrasah memberikan suasana belajar yang berbeda. Ia mengatakan, “Anak-anak lebih fokus dan antusias karena mereka bisa melihat langsung miniatur Ka’bah dan lokasi-lokasi manasik. Hal ini tentu membuat pembelajaran lebih hidup.”
Para siswa pun mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Seorang siswa kelas VI mengatakan bahwa dirinya kini lebih memahami urutan ibadah haji. “Biasanya hanya belajar dari buku, sekarang bisa praktik langsung. Jadi lebih mudah mengerti,” tuturnya dengan wajah ceria.
Kegiatan manasik haji ini juga menjadi sarana pembentukan karakter religius bagi siswa. Selain mengenalkan rukun Islam kelima, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan cita-cita dan motivasi siswa untuk suatu saat dapat menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya.
Melalui kegiatan ini, MI Muhammadiyah Klepu menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pengalaman dan pembentukan karakter Islami sejak usia dini. (TA)












