Siswa MIM Al Fatakh Ngemplak Sambut Hangat Kunjungan Wakil Bupati Temanggung
KANDANGAN – Suasana Desa Ngemplak, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, tampak berbeda dari biasanya pada pagi hari ini. Puluhan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Al Fatakh Ngemplak berbaris rapi di sepanjang jalan desa dengan wajah berseri-seri. Keceriaan mereka menjadi simbol antusiasme luar biasa dalam menyambut kunjungan kerja Wakil Bupati Temanggung, drg. Nadia Muna.
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Temanggung tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari agenda besar Literasi dan Inklusi Keuangan yang diinisiasi oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Temanggung. Acara ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman finansial sejak dini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat desa.
Sambutan Meriah Generasi Madrasah
Begitu iring-iringan kendaraan Wakil Bupati memasuki area Desa Ngemplak, sorak-sorai dan selawat dari para siswa MIM Al Fatakh memecah keheningan desa yang asri. Dengan mengenakan seragam identitas madrasah yang rapi, para siswa ini menunjukkan bahwa pelajar madrasah memiliki semangat yang tinggi dalam menyongsong kemajuan daerah.
drg. Nadia Muna, yang dikenal dekat dengan masyarakat, tampak terharu dan bangga melihat sambutan tersebut. Beliau menyempatkan diri turun dari kendaraan lebih awal untuk bersalaman dan berdialog singkat dengan para siswa. Momen ini menjadi inspirasi tersendiri bagi anak-anak, melihat sosok pemimpin daerah yang ramah dan bersahaja hadir langsung di tengah-tengah mereka.
“Melihat binar mata anak-anak di MIM Al Fatakh ini, saya optimis masa depan Temanggung ada di tangan yang tepat. Pendidikan bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi soal karakter, keberanian, dan kemauan untuk belajar hal baru, termasuk literasi keuangan,” ujar drg. Nadia Muna di sela-sela kunjungannya.
Edukasi Literasi Keuangan BUMD untuk Masa Depan
Inti dari kunjungan ini adalah program edukasi yang dibawa oleh jajaran BUMD Kabupaten Temanggung. Dalam era ekonomi digital yang semakin kompleks, pemahaman mengenai pengelolaan uang, pentingnya menabung, dan pengenalan lembaga keuangan resmi menjadi sangat krusial, bahkan bagi anak-anak tingkat sekolah dasar.
Pihak BUMD memberikan sosialisasi interaktif kepada para siswa dan warga mengenai cara kerja perbankan daerah dan manfaat inklusi keuangan. Bagi siswa MIM Al Fatakh, ini adalah kesempatan langka untuk memahami bahwa bank bukan hanya tempat menyimpan uang, tetapi mitra dalam merencanakan masa depan.
Program “Simpanan Pelajar” (Simpel) menjadi salah satu primadona yang diperkenalkan. Dengan memberikan edukasi bahwa menabung adalah investasi masa depan, diharapkan para siswa dapat membentuk kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam menekan angka ketergantungan pada pinjaman tidak resmi yang kerap merugikan masyarakat pedesaan.
Sinergi Empat Pilar: Sekolah, Desa, Daerah, dan Masyarakat
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari kolaborasi apik antara empat pilar utama. MIM Al Fatakh Ngemplak sebagai institusi pendidikan berperan sebagai wadah pembentukan karakter dan intelektual. Pemerintah Desa Ngemplak bertindak sebagai fasilitator infrastruktur dan mobilisasi warga. Pemerintah Kabupaten Temanggung memberikan arah kebijakan dan dukungan moral, sementara masyarakat setempat menjadi pendukung utama keberlanjutan program.
Kepala Sekolah MIM Al Fatakh Ngemplak menyatakan bahwa kehadiran Wakil Bupati dan program BUMD ini memberikan suntikan motivasi bagi tenaga pendidik dan siswa. “Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah di desa pun bisa bersinergi dengan pemerintah daerah. Kunjungan drg. Nadia Muna memberikan kesan mendalam bahwa setiap anak, tanpa memandang lokasi sekolahnya, memiliki kesempatan yang sama untuk diperhatikan dan maju,” tuturnya.
Menumbuhkan Inspirasi bagi Generasi Muda
Kunjungan ini lebih dari sekadar sosialisasi ekonomi. Bagi para pelajar di lereng perbukitan Kandangan ini, kehadiran seorang pemimpin perempuan seperti drg. Nadia Muna adalah pelajaran nyata tentang kepemimpinan. Mereka belajar bahwa dengan belajar giat dan memiliki kepedulian sosial, mereka bisa menjadi siapa saja yang mereka cita-citakan.
Suasana kebersamaan begitu kental terasa saat acara makan siang bersama yang melibatkan tokoh masyarakat dan perangkat desa. Dialog-dialog santai mengenai pengembangan potensi Desa Ngemplak, mulai dari sektor pertanian hingga UMKM, turut mewarnai diskusi antara Wakil Bupati dan warga.
Penutup: Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar
Kegiatan literasi dan inklusi keuangan ini diharapkan tidak berhenti pada kunjungan hari ini saja. Sinergi yang telah terjalin kuat antara MIM Al Fatakh, Pemerintah Desa, dan Pemerintah Kabupaten Temanggung diharapkan terus berlanjut dalam bentuk program-program pemberdayaan lainnya.
Dengan semangat yang ditunjukkan oleh siswa-siswi MIM Al Fatakh Ngemplak, Kabupaten Temanggung sedang menanam benih-benih generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga melek finansial dan memiliki kedekatan emosional dengan tanah kelahirannya.
Hari ini, di Desa Ngemplak, sebuah langkah kecil telah diambil. Sebuah langkah untuk memastikan bahwa generasi muda madrasah adalah bagian tak terpisahkan dari kemajuan Indonesia di masa depan.
#MIMAIFatakhNgemplak #BUMD #temanggung #pelajarmadrasah #generasimuda












