Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, BA Aisyiyah Kertosari Temanggung Gelar Program “Polisi Sahabat Anak”
TEMANGGUNG – Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti aula sekolah BA Aisyiyah Kertosari, Kabupaten Temanggung, pada Jumat pagi (13/2/2026). Puluhan siswa yang mengenakan pakaian olahraga seragam tampak berkumpul dengan antusias untuk mengikuti kegiatan edukasi profesi bertajuk “Polisi Sahabat Anak” (PSA) yang diselenggarakan atas kerja sama dengan Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Temanggung.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.45 WIB ini bertujuan untuk memperkenalkan profesi kepolisian kepada anak-anak usia dini sekaligus menghilangkan kesan menakutkan terhadap sosok polisi. Melalui pendekatan yang humanis dan menyenangkan, para personel dari Polres Temanggung hadir untuk memberikan wawasan tentang ketertiban berlalu lintas dan tugas-tugas kepolisian.
Pendekatan Humanis: Menghapus Stigma “Polisi Menakutkan”
Selama ini, tak jarang orang tua masih menggunakan sosok polisi sebagai sarana untuk menakut-nakuti anak agar patuh. Melalui program PSA ini, Sat Binmas Polres Temanggung ingin mengubah paradigma tersebut. Polisi hadir bukan sebagai sosok yang harus ditakuti, melainkan sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat bagi anak-anak.
Kepala Sekolah BA Aisyiyah Kertosari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum edukasi profesi yang rutin dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar langsung (experiential learning) bagi para siswa.
“Kami ingin anak-anak memiliki cita-cita yang tinggi dan memahami bahwa polisi adalah teman mereka. Dengan melihat langsung seragamnya, kendaraannya, dan berinteraksi dengan petugasnya, anak-anak akan merasa lebih dekat dan aman,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Rangkaian Kegiatan: Dari Bernyanyi hingga Mengenal Kendaraan Dinas
Acara dibuka dengan sesi interaktif di mana para personel Sat Binmas mengajak siswa bernyanyi bersama lagu-lagu bertema kedisiplinan dan keselamatan. Gelak tawa anak-anak pecah saat petugas melakukan atraksi ringan dan memberikan kuis berhadiah bagi siswa yang berani tampil ke depan.
Memasuki inti acara, para petugas memberikan materi edukasi mengenai rambu-rambu lalu lintas dengan cara yang sangat sederhana. Menggunakan alat peraga visual, anak-anak diajarkan arti warna lampu lalu lintas, pentingnya menggunakan helm saat dibonceng motor, serta cara menyeberang jalan yang aman menggunakan zebra cross.
Momen yang paling dinantikan oleh para siswa adalah sesi pengenalan kendaraan dinas. Berdasarkan pantauan di lokasi, Polres Temanggung menghadirkan unit sepeda motor besar (motor patroli) dan mobil dinas kepolisian. Anak-anak diberikan kesempatan langka untuk berfoto, bahkan duduk di atas motor patroli didampingi oleh petugas. Pengalaman ini diharapkan dapat membekas dalam ingatan mereka dan menumbuhkan rasa bangga terhadap institusi kepolisian.
Membentuk Karakter dan Budaya Tertib Sejak Dini
Perwakilan dari Sat Binmas Polres Temanggung menjelaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter bangsa. Pendidikan karakter dan budaya tertib hukum memang idealnya dimulai dari bangku taman kanak-kanak.
“Tujuan utama kami adalah menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi. Jika sejak kecil mereka sudah cinta dan percaya kepada polisi, maka saat dewasa nanti mereka akan lebih mudah diarahkan untuk menjadi warga negara yang patuh hukum dan memiliki disiplin tinggi,” ungkap salah satu petugas yang memandu acara.
Selain materi lalu lintas, petugas juga memberikan pesan-pesan moral mengenai pentingnya menjaga diri, menjauhi tindakan perundungan (bullying) antarteman, serta berani melapor kepada guru atau orang tua jika mengalami hal yang tidak menyenangkan di lingkungan sekitar.

Antusiasme Orang Tua dan Dukungan Pihak Sekolah
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid. Banyak dari mereka yang ikut mendampingi dari kejauhan merasa senang melihat putra-putrinya tidak lagi merasa takut saat melihat petugas berseragam.
“Anak saya biasanya takut kalau melihat polisi di jalan. Tapi hari ini dia malah semangat sekali mau pakai baju olahraga dan bilang mau ketemu Bapak Polisi. Ini edukasi yang sangat bagus,” kata salah satu wali murid BA Aisyiyah Kertosari.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran guru, petugas Sat Binmas Polres Temanggung, dan seluruh siswa. Semangat kebersamaan yang terjalin hari ini di BA Aisyiyah Kertosari Temanggung membuktikan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dan kepolisian sangat efektif dalam membangun fondasi generasi muda yang unggul dan sadar hukum.
Dengan suksesnya acara ini, diharapkan kerja sama serupa dapat terus berlanjut di masa depan, menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Temanggung, dan menjadikan “Polisi Sahabat Anak” bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang dirasakan oleh setiap anak di Indonesia.














