UKM Kerelawanan AKMT Terlibat Operasi SAR di Gunung Slamet
TEMANGGUNG – Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) turut ambil bagian dalam Operasi Search and Rescue (SAR) yang digelar oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bekerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di kawasan Gunung Slamet.
Operasi SAR tersebut dilaksanakan selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (6–8/1/2026), dengan fokus pada penentuan titik koordinat serta upaya pencarian survivor di jalur pendakian Gunung Slamet yang berada pada ketinggian sekitar 3.428 meter di atas permukaan laut.
Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerelawanan, AKMT menugaskan satu mahasiswa, Muhammad Fikri Rahman, sebagai perwakilan kampus untuk terlibat langsung dalam tim SAR di lapangan. Keterlibatan ini merupakan wujud komitmen AKMT dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Partisipasi mahasiswa dalam operasi tersebut memberikan pengalaman lapangan yang berharga, terutama dalam penguatan kemampuan kerja sama tim, kedisiplinan, serta kepedulian sosial. Selain itu, keikutsertaan ini juga memperluas pemahaman mahasiswa terkait penanganan kondisi darurat secara langsung.
Muhammad Fikri Rahman berharap Operasi SAR yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil optimal.
“Semoga dalam kegiatan Operasi SAR ini dapat memberikan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Melalui keterlibatan dalam Operasi SAR MDMC di Gunung Slamet, AKMT berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif. Partisipasi tersebut sekaligus menegaskan peran aktif civitas akademika AKMT dalam aksi sosial dan kemanusiaan.












