Berita

Dakwah Nyata: Lazismu KL Ngadirejo Hampir Setahun Jalankan Program Sedekah Beras untuk Dhuafa

195
×

Dakwah Nyata: Lazismu KL Ngadirejo Hampir Setahun Jalankan Program Sedekah Beras untuk Dhuafa

Sebarkan artikel ini

Dakwah Nyata: Lazismu KL Ngadirejo Hampir Setahun Jalankan Program Sedekah Beras untuk Dhuafa

Ngadirejo – Lazismu Kantor Layanan (KL) PCM Ngadirejo terus menunjukkan komitmennya dalam dakwah sosial melalui program Sedekah Beras dan Beras Darurat yang telah berjalan hampir satu tahun. Program ini menjadi salah satu inovasi dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Ngadirejo.

Setiap bulan, Lazismu KL Ngadirejo menyalurkan sedikitnya 100 hingga 200 kilogram beras premium kepada para penerima manfaat. Beras tersebut berasal dari para donatur khusus yang menyumbangkan dana untuk program sedekah beras, kemudian dibelanjakan di toko-toko sembako milik warga Muhammadiyah. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi agar perputaran usaha warga Muhammadiyah tetap berjalan.

Dua Skema Penyaluran

Program Sedekah Beras terdiri dari dua mekanisme utama:

  1. Distribusi Beras Rutin
    Disalurkan untuk para santri pondok pesantren, fakir, miskin, dan anak yatim di wilayah Ngadirejo dan sekitarnya.

  2. Program Beras Darurat
    Layanan bantuan beras bagi keluarga fakir miskin yang pada hari itu tidak memiliki beras atau tidak mampu membelinya. Petugas Lazismu segera mengirimkan paket beras ketika laporan diterima.

Program ini resmi berjalan sejak Januari 2025 dan hingga kini telah menjangkau banyak keluarga dhuafa.

Kisah Kemanusiaan yang Menggerakkan

Salah satu penerima manfaat Beras Darurat adalah sebuah keluarga dhuafa di salah satu desa di Ngadirejo. Kisahnya sempat viral di media sosial setelah seorang anak mencuri beras dari warung tetangga. Setelah ditelusuri, keluarga tersebut ternyata tidak memiliki beras sama sekali di rumah dan tidak memiliki uang untuk membeli kebutuhan pokok.

Merespons hal itu, tim Lazismu segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, kemudian mengirimkan paket beras menggunakan Mobil Dakwah Muhammadiyah Ngadirejo.

Kisah lain datang dari seorang kepala keluarga yang menjadi korban PHK di desa berbeda. Pada hari itu, ia tidak memiliki beras sama sekali untuk dimasak. Lazismu kembali bergerak cepat mengirimkan bantuan beras untuk keluarga tersebut.

Kasus-kasus semacam ini menunjukkan bahwa masih banyak warga dhuafa yang sangat membutuhkan bantuan bahan pokok, khususnya beras, untuk bertahan hidup sehari-hari.

Meneladani Surat Al-Ma’un

Program Sedekah Beras ini menjadi wujud nyata dakwah sosial yang sejalan dengan ajaran KH Ahmad Dahlan dalam mengamalkan spirit Surat Al-Ma’un, yaitu kepedulian kepada fakir miskin dan anak yatim.

Lazismu KL Ngadirejo mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program Sedekah Beras & Beras Darurat untuk ikut berdonasi dan bergabung dalam gerakan kebaikan ini.

Masyarakat dapat menghubungi Call Center Mobil Dakwah Muhammadiyah Ngadirejo: 0823 1490 2434 untuk informasi lebih lanjut.

Komentar