Berita

Menanamkan Jiwa Pemberani Sejak Dini: Keseruan Outing Class TK ABA Baledu Kandangan di Kantor Damkar Temanggung

194
×

Menanamkan Jiwa Pemberani Sejak Dini: Keseruan Outing Class TK ABA Baledu Kandangan di Kantor Damkar Temanggung

Sebarkan artikel ini
Menanamkan Jiwa Pemberani Sejak Dini: Keseruan Outing Class TK ABA Baledu Kandangan di Kantor Damkar Temanggung

Menanamkan Jiwa Pemberani Sejak Dini: Keseruan Outing Class TK ABA Baledu Kandangan di Kantor Damkar Temanggung

TEMANGGUNG – Suasana riuh ceria menyelimuti area Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Temanggung pada Selasa pagi, 12 Januari 2026. Puluhan siswa-siswi dari TK ABA Baledu Kandangan mengikuti kegiatan Outing Class yang mengusung tema “Frosen Outbond”. Nama “Frosen” sendiri merupakan akronim dari Fire, Rescue, Outbond, Simulation, Games, and Education, sebuah program edukasi luar ruangan yang dirancang khusus untuk mengenalkan profesi penyelamat kepada anak-anak usia dini.

Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Pihak sekolah TK ABA Baledu Kandangan sengaja memilih Kantor Damkar sebagai lokasi pembelajaran untuk memberikan pengalaman langsung (experiential learning) kepada para siswa mengenai pentingnya keselamatan, keberanian, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Mengenal Lebih Dekat Sosok Pahlawan Berbaju Merah

Tepat pukul 08.00 WIB, bus yang membawa rombongan kecil ini tiba di lokasi. Wajah-wajah antusias terpancar dari para siswa saat melihat deretan truk pemadam kebakaran berwarna merah menyala yang berjejer rapi. Agenda dimulai dengan sesi “Damkar Class”. Pada jam pertama ini, anak-anak diajak untuk mengenal lebih dalam mengenai profesi petugas pemadam kebakaran.

Para petugas dengan sabar memberikan penjelasan mengenai bahaya kendaraan Damkar saat berada di jalan raya. Anak-anak diberi pengertian bahwa ketika sirene berbunyi, kendaraan lain harus memberi jalan karena ada nyawa atau harta benda yang sedang terancam. Selain itu, diperkenalkan pula berbagai Sarana dan Prasarana (Sarpras) yang ada di mobil pemadam, mulai dari selang raksasa (hose), berbagai jenis sambungan (nozzle), hingga baju tahan panas yang berat.

Hal yang paling menarik perhatian siswa adalah sesi pengenalan Animal Rescue. Ternyata, tugas petugas Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga mengevakuasi hewan liar seperti ular atau membantu menyelamatkan kucing yang terjebak. “Aku baru tahu kalau Pak Damkar juga bisa menangkap ular,” celetuk salah satu siswa dengan mata berbinar.

Menanamkan Jiwa Pemberani Sejak Dini: Keseruan Outing Class TK ABA Baledu Kandangan di Kantor Damkar Temanggung

Simulasi Pemadaman: Dari Cara Tradisional hingga Modern

Setelah beristirahat sejenak untuk minum dan memulihkan energi pada pukul 09.00 WIB, adrenalin para siswa kembali dipacu dalam sesi “Outbond Time”. Sesi ini dimulai dengan ice breaking untuk mencairkan suasana dan membangun kerja sama tim di antara anak-anak.

Puncak keseruan terjadi saat simulasi pemadaman kebakaran. Petugas Damkar mengajarkan dua metode berbeda. Pertama adalah metode tradisional, di mana anak-anak diajak memadamkan api kecil menggunakan karung goni basah. Simulasi ini melatih ketenangan dan ketepatan posisi saat mendekati sumber api.

Kedua adalah metode modern. Dengan pengawasan ketat petugas, anak-anak diberi kesempatan memegang nozzle dan menyemprotkan air langsung dari tangki mobil Damkar. Sorak sorai pecah saat air menyembur deras, membasahi area simulasi sekaligus memberikan sensasi menjadi “petugas cilik” yang sesungguhnya.

Melatih Ketangkasan di Arena Outbond

Tak berhenti di pemadaman api, para siswa juga diuji ketangkasannya melalui jalur Track Outbond. Materi yang diberikan meliputi evakuasi darat dan evakuasi rawa. Dalam simulasi ini, anak-anak diajarkan cara merangkak dan bergerak cepat di medan yang sulit, yang merupakan keterampilan dasar yang dibutuhkan saat terjadi bencana.

Orientasi medan juga menjadi bagian penting, di mana anak-anak diajak mengenali lingkungan sekitar dan memahami ke mana harus berlari jika melihat tanda-tanda bahaya. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian dan rasa percaya diri pada anak dalam menghadapi tantangan fisik.

Pentingnya Edukasi Luar Ruang bagi Anak Usia Dini

Kepala Sekolah TK ABA Baledu Kandangan mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum yang bertujuan mengenalkan berbagai profesi kepada siswa. “Melalui Outing Class di Damkar ini, kami ingin anak-anak tidak hanya tahu nama profesinya, tapi juga merasakan nilai-nilai keberanian dan pengabdian yang dimiliki oleh para petugas,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Selain aspek edukasi, pihak sekolah juga menekankan kedisiplinan kepada orang tua dan siswa. Hal ini terlihat dari daftar perlengkapan yang wajib dibawa, seperti baju ganti, perlengkapan mandi, serta kantong plastik untuk baju kotor. Mengingat sebagian besar kegiatan melibatkan air dan lumpur, kesiapan fisik dan logistik menjadi kunci kenyamanan anak-anak.

Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WIB setelah sesi penutupan dan mandi bersama. Meski terlihat lelah, raut wajah puas terlihat jelas pada para siswa TK ABA Baledu Kandangan. Mereka pulang tidak hanya membawa baju kotor di dalam tas plastik, tetapi juga membawa segudang cerita dan inspirasi tentang menjadi pahlawan bagi sesama.

Program “Frosen Outbond” di Kantor Satpol PP dan Damkar Temanggung ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai sarana literasi keselamatan publik bagi generasi mendatang. Dengan mengenal bahaya kebakaran sejak dini, diharapkan angka kecelakaan akibat kelalaian dapat ditekan, dan anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih waspada dan peduli lingkungan.

Komentar