Ratusan Siswa Temanggung Ikuti Kompetisi Matematika Nalaria Realistik Tingkat Nasional
TEMANGGUNG – Ratusan siswa dari jenjang SD/MI hingga SMP/MTs di Kabupaten Temanggung mengikuti Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21 tingkat nasional yang digelar serentak pada Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini dipusatkan di SD Muhammadiyah Temanggung yang dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan.
Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias memadati lokasi ujian. Suasana kompetisi berlangsung tertib dan kondusif, dengan wajah ceria para siswa yang mengikuti ujian penuh konsentrasi.
KMNR merupakan ajang bergengsi berskala nasional yang menitikberatkan pada kemampuan penalaran logis dan pemecahan masalah kontekstual, bukan sekadar kecepatan berhitung. Kompetisi ini bertujuan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap matematika melalui pendekatan yang realistis dan aplikatif.
Pada tahun ini, KMNR diikuti sebanyak 380 peserta yang terdiri dari siswa kelas 1–6 SD/MI serta siswa SMP/MTs. Peserta berasal dari berbagai sekolah di Temanggung dan sekitarnya.
Untuk tingkat SD/MI, peserta berasal dari SD Muhammadiyah Temanggung (tuan rumah), MI Muhammadiyah Malebo, MI Muhammadiyah Kalibanger, SD Muhammadiyah Ngadirejo, MIM Purwodadi, MI Nurus Shibyan Muhammadiyah, MI Muhammadiyah Danurejo, MI Sirojul Huda Gandon, MI Muhammadiyah Al Fatakh Ngemplak, MI Muhammadiyah Botoputih, SD Muhammadiyah Parakan, MI Muhammadiyah Klepu, serta MI Muhammadiyah 01 Tempuran.
Sementara itu, untuk tingkat SMP/MTs diikuti oleh SMP Muhammadiyah PK Temanggung, MTs Ma’arif Gondang, dan MTs Al Mukmin Tembarak.
Salah satu panitia penyelenggara menyampaikan bahwa KMNR menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dalam skala nasional. “Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga melatih keberanian dan ketajaman nalar siswa dalam menyelesaikan persoalan matematika yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kepala SD Muhammadiyah Temanggung, Triana Widiastuti, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai pusat pelaksanaan KMNR tingkat nasional. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter berpikir siswa.
“Kehadiran KMNR bukan sekadar lomba, tetapi sarana melatih anak-anak untuk berpikir kritis dan solutif. Kami melihat semangat luar biasa dari para peserta, baik dari sekolah Muhammadiyah maupun sekolah sahabat lainnya di Temanggung,” katanya.
Salah satu peserta kelas 4 SD mengaku soal-soal KMNR cukup menantang karena menuntut pemahaman logika dan penalaran. “Soalnya seperti memecahkan teka-teki. Awalnya deg-degan, tapi jadi seru karena tidak hanya menghitung,” tuturnya usai ujian.
Panitia memastikan seluruh proses penilaian dilakukan secara nasional oleh tim KMNR pusat. Hasil dari babak penyisihan ini akan menentukan peserta yang berhak melaju ke babak final tingkat nasional bersama para juara dari berbagai provinsi di Indonesia.
Melalui pelaksanaan KMNR ini, diharapkan sinergi antar lembaga pendidikan, baik sekolah Muhammadiyah maupun Ma’arif di Kabupaten Temanggung, terus terjalin guna mendukung peningkatan mutu pendidikan dan mencetak generasi emas Indonesia 2045 yang cerdas secara logika serta berakhlak mulia.












