Berita

Perkuat Syiar Olahraga Sunnah, 15 Calon Pelatih Asal Temanggung Antusias Ikuti PanahMU Coach Development di Magelang

9
×

Perkuat Syiar Olahraga Sunnah, 15 Calon Pelatih Asal Temanggung Antusias Ikuti PanahMU Coach Development di Magelang

Sebarkan artikel ini
Perkuat Syiar Olahraga Sunnah, 15 Calon Pelatih Asal Temanggung Antusias Ikuti PanahMU Coach Development di Magelang

Perkuat Syiar Olahraga Sunnah, 15 Calon Pelatih Asal Temanggung Antusias Ikuti PanahMU Coach Development di Magelang

MAGELANG – Semangat membumikan dan memajukan olahraga panahan di lingkungan perguruan Muhammadiyah terus menunjukkan geliat positif. Sebanyak 15 calon pelatih panahan utusan sekolah dan madrasah Muhammadiyah dari Kabupaten Temanggung turut ambil bagian dalam gelaran bergengsi bertajuk PanahMU Jateng Coach Development: Training Pelatih Panahan Dasar. Acara yang diinisiasi oleh Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang bersama Pengurus Daerah PanahMU Kabupaten Magelang ini dipusatkan di Pondok Pesantren Almatera 4 Kaliabu, Salaman, Kabupaten Magelang.

Delegasi asal Temanggung tersebut hadir mewakili berbagai jenjang institusi pendidikan Muhammadiyah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Adapun sekolah dan madrasah yang mengirimkan calon pelatih andalannya antara lain SD Muhammadiyah Temanggung, SMA Muhammadiyah 1 Temanggung, MI Muhammadiyah Purwodadi, SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, serta MI Muhammadiyah Malebo. Kehadiran kontingen dari Temanggung ini menjadi bukti nyata tingginya komitmen dan antusiasme para pendidik dalam membina bakat kepanduan serta olahraga prestasi bagi para peserta didik di daerahnya.

Mengusung filosofi “Memanah untuk Fisik yang Kuat, Hati yang Tenang, Karakter yang Hebat”, pelatihan intensif yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 17.00 WIB ini menyajikan kurikulum pembinaan yang terstruktur, komprehensif, dan berjenjang. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi serta pre-test guna memetakan pemahaman awal para peserta terkait olahraga panahan.

Perkuat Syiar Olahraga Sunnah, 15 Calon Pelatih Asal Temanggung Antusias Ikuti PanahMU Coach Development di Magelang

Pelatihan dibuka secara resmi dengan penegasan nilai-nilai ideologis melalui materi Keislaman dan Ideologi Muhammadiyah yang dipaparkan langsung oleh perwakilan PDM Kabupaten Magelang. Hal ini dimaksudkan agar setiap pelatih panahan di lingkungan Muhammadiyah tidak hanya menguasai kecakapan teknis semata, melainkan juga menanamkan akhlak mulia dan memahami panahan sebagai bagian dari menghidupkan sunnah Rasulullah SAW serta syiar dakwah persyarikatan.

Memasuki sesi inti, instruktur PanahMU membekali para peserta dengan materi Manajemen Ekstrakurikuler & Safety. Sesi ini menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan ketat (safety procedure) saat mengelola latihan panahan di lingkungan sekolah, mengingat panahan tergolong olahraga yang membutuhkan disiplin tinggi. Setelah itu, peserta diajak membedah materi Peralatan & Teknik Dasar, di mana instruktur mengupas tuntas standarisasi busur, anak panah, hingga postur tubuh yang tepat saat membidik.

Keseruan berlanjut pada sesi siang hari setelah ibadah salat dan santap siang. Seluruh peserta, termasuk 15 utusan dari Temanggung, terjun langsung ke arena terbuka untuk mengikuti materi Praktik Lapangan. Di bawah bimbingan instruktur profesional PanahMU, para calon pelatih mempraktikkan teknik membidik, koreksi postur (form check), pelepasan anak panah (release), serta metode melatih siswa pemula secara efektif dan aman. Kegiatan kemudian dirangkai dengan post-test, diskusi interaktif, serta perumusan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebelum ditutup secara resmi.

Keikutsertaan perwakilan dari SD Muhammadiyah Temanggung, SMA Muhammadiyah 1 Temanggung, MI Muhammadiyah Purwodadi, SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, dan MI Muhammadiyah Malebo membawa misi strategis. Selain untuk menimba ilmu guna mengembangkan ekstrakurikuler panahan yang profesional di satuan pendidikan masing-masing, kegiatan ini juga menjadi batu loncatan penting bagi pembentukan wadah resmi panahan Muhammadiyah di Temanggung.

Perwakilan peserta asal Temanggung mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini. Mereka menilai pembekalan yang didapatkan sangat aplikatif dan membuka wawasan baru mengenai pembinaan atlet panahan usia dini. Lebih dari itu, kepulangan 15 calon pelatih bersertifikat ini ke Temanggung diiringi dengan secercah harapan besar.

“Partisipasi kami dalam kegiatan ini bukan hanya sekadar mengikuti pelatihan teknik, melainkan langkah awal untuk merajut sinergi antarsekolah Muhammadiyah di Temanggung. Harapan besar kami, setelah kepulangan ini dan melalui bekal ilmu yang diperoleh, di Kabupaten Temanggung dapat segera terbentuk Pengurus Daerah (Pengda) PanahMU Kabupaten Temanggung secara definitif,” ujar salah satu peserta penuh optimisme.

Kehadiran Pengda PanahMU Temanggung nantinya diharapkan mampu menjadi payung resmi yang mengoordinasikan pembinaan atlet, standardisasi kurikulum kepelatihan di sekolah-sekolah, hingga penyelenggaraan kejuaraan antar-pelajar secara berkala. Dengan terbentuknya kepengurusan daerah di Temanggung, syiar panahan sebagai olahraga sunnah yang menumbuhkan konsentrasi, ketenangan emosional, dan kekuatan fisik generasi muda Muhammadiyah dapat berkembang kian masif dan terarah.

Semangat kebersamaan yang terbangun sepanjang pelatihan di Magelang menjadi modal berharga bagi para calon pelatih ini untuk segera melangkah, mewujudkan ekosistem panahan yang kokoh di Bumi Phaphira, Temanggung.

Komentar