Berita

PR Besar Anak Muda: Ngaji Asik Satnite Pemuda Muhammadiyah Cabang Temanggung Hadirkan Gagasan dan Spirit Baru

409
×

PR Besar Anak Muda: Ngaji Asik Satnite Pemuda Muhammadiyah Cabang Temanggung Hadirkan Gagasan dan Spirit Baru

Sebarkan artikel ini

PR Besar Anak Muda: Ngaji Asik Satnite Pemuda Muhammadiyah Cabang Temanggung Hadirkan Gagasan dan Spirit Baru

Temanggung — Gedung PAY MCC Putera Kertosari kembali dipadati para pemuda yang antusias menuntut ilmu dalam gelaran Ngaji Asik Satnite pada Sabtu malam, 15 November 2025. Kegiatan rutin yang diselenggarakan Pemuda Muhammadiyah Cabang Temanggung ini sukses menghadirkan suasana kajian yang santai, interaktif, namun tetap penuh makna.

Ngaji kali ini menghadirkan pemateri Ustadz Muhammad Ulin Absor, M.Pd., dan terbuka untuk umum. Para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari remaja IPM tingkat SMP, SMK, dan SMA Muhammadiyah, para guru, anggota IMM Byisron Muhtar dari AKMT Temanggung, hingga masyarakat sekitar yang ingin memperkuat pemahaman agama.

Dengan mengangkat tema “PR Besar Anak Muda”, kajian ini membahas persoalan mendasar yang sedang dihadapi generasi muda sekaligus menggali solusi melalui perspektif Islam.

Ilmu sebagai Pemimpin Amal

Dalam pemaparannya, Ustadz Ulin Absor menyampaikan bahwa ilmu merupakan fondasi utama bagi setiap amal. Seorang Muslim tidak boleh bertindak tanpa didasari pengetahuan dan niat yang benar.
Syarat mencari ilmu tidak hanya duduk mendengar. Ada ruh yang harus dihidupkan dalam diri seorang penuntut ilmu,” tuturnya.

Beliau menegaskan bahwa persoalan terbesar anak muda saat ini bukan sekadar kurangnya kesempatan, tetapi kurangnya kesadaran untuk menata akhlak, niat, serta keseriusan dalam mencari ilmu.

Enam Syarat Menuntut Ilmu: Modal Utama Generasi Muda

Mengutip petuah Rasulullah ﷺ, Ustadz Ulin Absor menjelaskan enam syarat penting yang harus dimiliki penuntut ilmu. Keenam syarat ini menjadi pondasi agar generasi muda mampu menjawab tantangan zaman modern:

1. Cerdas

Setiap manusia diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya. Tidak ada manusia lahir dalam kondisi bodoh. Kebodohan muncul ketika seseorang enggan belajar dan meninggalkan usaha memperbaiki diri. Maka, anak muda perlu meyakini potensi besar yang dimilikinya.

2. Semangat

Semangat adalah bahan bakar utama ilmu. Tanpa semangat, pelajaran tidak akan masuk dan tujuan hidup sulit dicapai. Pemuda harus memiliki energi positif dan keinginan kuat untuk terus berkembang.

3. Sungguh-sungguh

Kesungguhan adalah kunci keberhasilan. Menuntut ilmu tidak cukup hanya berangkat karena ajakan teman atau mengikuti suasana hati. Dibutuhkan komitmen dan tekad yang kuat.

4. Membayar (Biaya)

Menuntut ilmu menuntut pengorbanan, baik waktu, tenaga, maupun materi. Menghadiri kajian, membeli buku, atau mengikuti pelatihan—semuanya merupakan bentuk investasi untuk masa depan.

5. Bersahabat dengan Guru

Hubungan baik dengan guru menjadi syarat penting keberkahan ilmu. Guru tidak hanya memberi informasi, tetapi juga menanamkan adab, karakter, dan keteladanan. Tanpa bimbingan guru, penuntut ilmu rawan tersesat arah.

6. Membutuhkan Waktu

Ilmu tidak bisa diperoleh secara instan. Diperlukan proses panjang dan kesabaran. Anak muda tidak boleh tergesa-gesa ingin menjadi pintar, terkenal, atau terlihat lebih unggul. Yang terpenting adalah konsistensi belajar.

Suasana Kajian Hangat dan Penuh Semangat

Kajian berlangsung dengan suasana akrab, komunikatif, dan sangat cocok dengan karakter anak muda. Ustadz Ulin Absor menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami disertai contoh nyata dari kehidupan sehari-hari. Banyak peserta yang terlihat mencatat, bertanya, dan terlibat aktif dalam diskusi ringan.

Antusiasme tidak hanya tampak dari jumlah peserta, tetapi juga dari semangat mereka mengikuti kajian hingga selesai. Banyak peserta mengaku termotivasi untuk memperbaiki diri dan lebih serius dalam menuntut ilmu.

Ruang Bertumbuh bagi Pemuda Muhammadiyah Temanggung

Kegiatan Ngaji Asik Satnite kembali membuktikan diri sebagai ruang aman dan nyaman bagi generasi muda untuk belajar, bertumbuh, dan memperluas jejaring pertemanan dalam suasana Islami. Program ini juga menjadi bagian dari ikhtiar Pemuda Muhammadiyah Temanggung dalam memperkuat gerakan dakwah yang inklusif dan berkemajuan.

Melalui kajian bertema PR Besar Anak Muda ini, diharapkan para peserta mampu menata kembali niat, pola pikir, dan langkah nyata untuk membangun masa depan yang lebih cerah—baik bagi dirinya sendiri maupun bagi umat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ajakan untuk terus menghidupkan budaya menuntut ilmu di kalangan pemuda Muhammadiyah.

Ngaji Asik Satnite, sekali lagi, bukan hanya ruang kajian—tetapi ruang inspirasi bagi lahirnya generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Komentar