PRESTASI CRM AWARD SEBAGAI MOMENTUM PEMBENAHAN TATA KELOLA DAN KEBANGKITAN DAKWAH DIGITAL PRM KALIBANGER
Oleh :
Moyong Surono, S.E
Ketua PRM Kalibanger Gemawang Temanggung/ Mahasiswa Pascasarjana Ekonomi Islam Institut SEBI
Dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113 tahun 2025, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkokoh gerakan persyarikatan. Salah satu agenda strategis tahun ini adalah penyelenggaraan CRM (Cabang, Ranting & Masjid) Awards, sebuah program penghargaan yang dirancang bukan sekadar seremoni, melainkan instrumen pembinaan dan penguatan tata kelola organisasi di tingkat akar rumput.
Pelaksanaan CRM Awards memiliki makna penting. Cabang, Rranting, dan Masjid adalah nadi gerakan Muhammadiyah. Di sanalah ideologi tajdid Muhammadiyah tumbuh, kaderisasi berlangsung, dan layanan umat dijalankan. Maka, ketika PDM Temanggung memberikan ruang apresiasi kepada struktur dasar Persyarikatan, sesungguhnya PDM sedang merawat sumber kekuatan yang menjadi fondasi perjalanan panjang Muhammadiyah selama lebih dari satu abad.
CRM Awards juga menjadi momentum evaluasi diri. Penghargaan ini mendorong setiap Cabang, Ranting, dan Masjid untuk berbenah: memperkuat administrasi, meningkatkan kualitas layanan keumatan, memajukan kegiatan dakwah, hingga memperluas jejaring gerakan melalui media digital. Lebih dari itu, program ini menegaskan bahwa tata kelola yang baik, profesionalisme, dan inovasi bukan hanya milik amal usaha besar, tetapi juga menjadi nilai luhur yang harus hidup hingga ke tingkat paling bawah.
Melalui CRM Awards, PDM Temanggung menunjukkan bahwa transformasi organisasi tidak harus selalu dimulai dari pusat. Perubahan dapat dimulai dari Ranting yang aktif menggerakkan pengajian, dari cabang yang kreatif menggerakkan ekonomi umat, atau dari masjid yang berhasil menjadi pusat peradaban di lingkungannya. Inilah wajah Muhammadiyah masa depan: modern, tertib, berkemajuan, dan tetap mendarah daging di tengah masyarakat.
Prestasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kalibanger sebagai Juara 2 CRM Award merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar. Namun lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini harus dipahami sebagai momentum strategis untuk memperkuat tata kelola dan meneguhkan kembali posisi Kalibanger sebagai salah satu ranting historis dalam perjalanan Muhammadiyah di Temanggung.
Muhammadiyah di Kalibanger bukan hadir tiba-tiba. Ia lahir dari perjuangan para tokoh yang hebat, para perintis dakwah yang dengan kesungguhan visi dan keteguhan hati menegakkan ajaran Islam yang berkemajuan. Para perintis itu saat ini juga masih banyak yang hidup dan masih membersamai para pelanjut perjuangan dakwah melalui gerakan muhammadiyah ini. Dari tangan-tangan mereka, Kalibanger tumbuh menjadi wilayah yang memiliki denyut dakwah Muhammadiyah yang hidup dan memberi manfaat untuk umat.
Jejak perjuangan itu kini tampak nyata melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang telah berdiri dan berkembang di Kalibanger, yakni TK ABA, MI Muhammadiyah, TPQ, serta Masjid Muhammadiyah yang menjadi pusat ibadah, pendidikan, kaderisasi dan pemberdayaan umat. Kehadiran AUM ini meneguhkan bahwa PRM Kalibanger adalah bagian penting dari besarnya warga Muhammadiyah Temanggung. Ranting ini tidak hanya berdiri sebagai struktur organisasi, tetapi sebagai simpul dakwah yang telah memberikan warna dalam peradaban umat Islam di wilayahnya.
Namun amanah sejarah dan capaian masa kini perlu diimbangi dengan pembenahan tata kelola yang lebih profesional. Pengelolaan administrasi yang tertib (pengelolaan data base anggota, laporan keuangan yang transparan dan akuntable), perencanaan program yang terukur, dokumentasi yang baik, koordinasi rutin pekanan oleh pimpinan serta pelibatan kader secara lebih luas menjadi bagian utama dari upaya penguatan ranting untuk memaksimalkan sekertariatan PRM guna konsolidasi dengan ortom nya . CRM Award menjadi cermin bahwa PRM Kalibanger telah memiliki kapasitas yang baik, namun masih memiliki ruang untuk terus berbenah.
Di tengah perubahan zaman, strategi dakwah juga harus bertransformasi. Salah satu langkah penting yang perlu segera diwujudkan adalah pengembangan dakwah digital. Media digital bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan. Dakwah yang bergerak melalui konten edukatif, informasi kegiatan, kajian daring, dan dokumentasi program akan menjadi jembatan antara PRM Kalibanger dan masyarakat luas.
Peran ini sangat tepat bila diamanahkan kepada para pemuda Muhammadiyah, yang saat ini PRM Kalibanger memiliki ortom seperti, IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) , PRPM (Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah) , PRNA (Pimpinan Ranting Nasyiatul Asyiyah), merekalah yang tidak lain sebagai penerus perjuangan kedepannya. Di tangan merekalah generasi yang akrab dengan teknologi, kreatif, dan memiliki energi dakwah yang tinggi. Dengan memanfaatkan platform digital, PRM Kalibanger dapat memperluas jangkauan dakwah, memperkuat identitas ranting, dan menampilkan kiprah AUM, Ortom serta program kegiatan secara lebih efektif dan inspiratif.
Meraih Juara 2 CRM Award adalah langkah awal. Tugas berikutnya adalah memastikan bahwa prestasi tersebut membawa semangat pembaruan tata kelola, penguatan organisasi, dan kebangkitan dakwah digital yang sejalan dengan visi Muhammadiyah berkemajuan. Dengan kolaborasi seluruh anggota ranting, dukungan AUM, serta kiprah para pemuda, PRM Kalibanger dapat menjadi model ranting yang adaptif, modern, dan tetap berpijak pada nilai-nilai perjuangan pendiri-pendirinya.
Semoga PRM Kalibanger terus menjadi ranting yang menghidupkan dakwah amar makruf nahi mungkar, menjaga warisan para tokoh, dan memberi manfaat bagi umat serta Persyarikatan.












